Tergiur Iklan Filer di Facebook, Bibir Wanita Ini Berubah Jadi Mengerikan
Sebelum dan sesudah filler bibir. (Daily Mail)

Solopos.com, SUSSEX — Tergiur dengan iklan Facebook filler bibir murah, Louise Smith, wanita dari Sussex barat ingin memanjakan dirinya dengan perawatan tersebut sebelum natal. Bukannya meningkatkan kepercayaan dirinya, hasil filler bibir itu malah sangat mengerikan.

Seorang Pemilik Kios Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pasar Jeto Klaten Tutup 3 Hari

Melansir Dailymail, Jumat (22/1/2021), wanita 25 tahun tersebut membagikan foto-foto mengerikan hasil treatment tersebut. Dalam foto yang beredar, bibirnya terlihat membengkak, menggumpal, dan miring.

Louise membayar £80 untuk menjalani treatment itu pada 10 Desember. Namun, wanita itu mengklaim prosedur treatment itu sangat menyakitkan sehingga membuatnya hampir pingsan. Kegembiraan Louise segera berubah menjadi ngeri saat bibirnya, berukuran tiga kali lipat dan menggumpal dan tidak rata.

Dari pengalaman tersebut Louise memutuskan untuk membagikan pengalamannya di media sosial. Ia mendorong orang-orang untuk lebih berhati-hati ketika mereka melihat iklan treatment atau perawatan lainnya, dan lebih baik menelitinya secara menyeluruh.

Gibran Ngaku Sudah Siapkan Program 100 Hari Pertama Pimpin Solo, Apa Saja Ya?

Seperti memeriksa halaman bisnis, memabca ulasan, meminta untuk melihat kualifikasi mereka, sebelum dan sesudah gambar.

Louise menjalani prosedur tersebut setelah melihat iklan Facebook yang mengaku dari seorang praktisi berpengalaman dan baru di daerah itu. sehingga menawarkan kesempatan untuk meningkatkan basis kliennya.

Awalnya Ragu

Awalnya Louise merasa ragu, namun akhirnya dia dan seorang temannya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut, sebagai hadiah sebelum natal. “Saya agak waspada. Tampaknya agak aneh karena sangat murah tetapi kami tetap melakukannya karena praktisi meyakinkan dia berpengalaman,” ujarnya.

Muatan Truk Tronton Berceceran Saat Kecelakaan di Karanganyar, Video Penjarahan Minuman Isotonik Viral di Medsos

Di tengah prosedur, Louise berkata bahwa dia meminta praktisi tersebut untuk berhenti karena dia mulai merasa tidak enak. Louise mulai merasa pusing dan hampir pingsan. Prosedur tersebut menggunakan banyak jarum suntik, tidak seperti treatment filler bibir yang ia lakukan pertama kali di tempat berbeda.

'Begitu saya keluar dari salon, saya berkata kepada teman saya "Saya tidak suka mereka". Ungkapnya. Louise mengaku tidak nyaman untuk mengatakan itu kepada praktisi tersebut.

Setelah bibir membengkak, saat itu dirinya panik dan langsung mengirim pesan kepada praktisi itu, dan mengklaim bahwa dia diblokir oleh praktisi salon itu.

Batal Dites Swab, Pengungsi Gempa Mamuju Dijemput Keluarga Dari STP Solo

Bingung bagaimana cara menghubunginya, Louise mengatakan dia terpaksa untuk mengunggahnya di Facebook yang sekarang dihapus, demi menuntut pengembalian uang, dan mendapatkan nya.

Wanita ini kemudian meminta nasihat dari praktisi lain, yang menasihatinya untuk membiarkan bibirnya mengedap terlebih dulu. Bibirnya kemungkinan membutuhkan perawatan lebih lanjut dalam beberapa bulan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom