Kategori: Jatim

Terendam Banjir, Aktivitas Warga Desa Balerejo Madiun Lumpuh


Solopos.com/Abdul Jalil

Solopos.com, MADIUN – Aktivitas warga di Desa/Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, lumpuh total akibat banjir, Senin (2/11/2020) siang. Hal ini terjadi akibat jalanan di desa tersebut terendam air hingga 1 meter.

Pantauan Madiunpos.com di Desa Balerejo, Senin siang, sejumah anak-anak terlihat bermain-main air di akses jalan yang terendam air. Sejumlah orang dewasa terlihat duduk di depan rumah sambil memandangi air yang semakin meninggi.

Seorang wanita lanjut usia bernama Ranti, 68, terlihat termenung di depan rumah kayunya. Di sekeliling rumahnya sudah terendam air. Beruntung pondasi rumahnya memiliki ketinggian sekitar 1 meter. Sehingga rumahnya tidak kemasukan air banjir.

Presiden Prancis Buka Suara Soal Karikatur Nabi Muhammad

Namun, warga RT 039/RW 004 Desa Balerejo ini mengaku takut kalau hujan turun lagi dan mengakibatkan banjir lagi. Gara-gara banjir ini, ia pun tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Dia seharian ini hanya berada di rumah sembari berdoa semoga banjir segera surut.

“Ini airnya baru naik pagi tadi [Senin pagi]. Tadi malam belum banjir. Ini airnya kok malah semakin tinggi,” ujar dia.

Ranti mengaku belum berencana untuk mengungsi kalau kedalaman airnya masih di bawah pondasi rumahnya. Tetapi, nanti kalau kondisi air terus semakin tinggi, ia akan mencari tempat yang aman untuk mengungsi.

“Takutnya seperti banjir tahun 2019. Rumah ini sampai tenggelam,” ujar dia.

4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Boyolali Ditangkap, 3 Warga Klaten

Seorang warga Desa Balerejo, Madiun, lainnya, Setyowati, mengatakan banjir mulai merendam pada Senin pagi. Air kemudian menutup akses jalan di desa.

Guru di salah satu SD di Balerejo ini menyampaikan banjir yang menutup akses jalan ini tentu membuat aktivitas warga tersendat. Warga jadi tidak bisa bekerja karena akses jalan tertutup banjir.

“Tadi pagi pas berngkat ke sekolah, jalannya masih terlihat. Tetapi, siang ini kok udah tergenang air. Sepeda motor, saya titipkan di pinggir jalan raya. Ini terpaksa jalan kaki untuk sampai ke rumah,” jelasnya.

Mitos Dukuh Brunggang Sukoharjo yang Pantang Dikunjungi Para Pejabat, Kenapa?

Ketua RT 039/RW 004, Sobirin, menuturkan air yang masuk ke desanya memang berasal dari sungai Jeroan. Air di sungai tersebut meluap hingga masuk ke perkampungan warga.

Dia menturukan ada sebagian rumah yang pondasi rumahnya pendek terendam air. Air banjir di Desa Balerejo Madiun itu mencapai 1 meter.

“Total ada 25 rumah. Tapi yang terendam air hanya beberapa karena pondasinya rendah,” ujar dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita