Terdengar Bunyi Ledakan, 2 Kios di Gemolong Sragen Terbakar
Petugas pemadam kebakaran dan warga memadamkan api yang melalap kios di Kampung Kauman, Kelurahan/Kecamatan Gemolong, Sragen, Selasa (12/1/2021) malam. (Istimewa-BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Dua kios di wilayah Kampung Kauman RT 003/RW 001, Kelurahan/Kecamatan Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, ludes dilalap api pada Selasa (12/1/2021) malam. Kebakaran itu belum diketahui penyebabnya secara pasti.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran kios di Gemolong itu tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Wali Kota Solo Rudy Tak Masuk Daftar Penerima Vaksin Covid-19, Ternyata Ini Penyebabnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Sugeng Priyono menyatakan mendapat laporan dari Camat Gemolong Kurniawan Sukowati tentang adanya musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.15 WIB.

Dia mengatakan dari laporan camat itu menyebut ada dua kios yang terbakar, yakni kios tambal ban milik Supardi, warga Kauman RT 004/RW 001, Gemolong; dan kios toko elektronik milik Eko Heriyanto, warga Kedungdowo RT 007, Desa Sumomorodukuh, Plupuh, Sragen.

Arab Saudi Bangun The Line Kota Nol Karbon di NEOM

Sugeng menjelaskan kronologi peristiwa yang disampaikan Camat Gemolong itu berawal saat ada seorang pedagang yang mendengar suara ledakan dari arah kios tambal ban.

Merambat ke Kios Elektronik

Saat melihat ke luar, ujar dia, ada kepulan asap. Kemudian pedagang itu, ujar dia, berteriak ada kebakaran.

“Sejumlah warga mendekat dan berusaha memadamkan api. Api dari kios tambah ban itu kemudian merambat ke kios toko elektronik,” jelasnya.

Sugeng menerangkan saat peristiwa itu ada warga yang melapor ke Polsek Gemolong dan ditindaklanjuti menghubungi unit petugas pemadam kebakaran.

Warga Klaten Utara Meninggal Positif Covid-19, Kasus Baru Tambah 24 Orang

Dua unit mobil tangka pemadam kebakaran tiba untuk memadamkan api. Dia mengatakan api sudah padam sekitar pukul 22.30 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom