Terdakwa Kasus Penembakan Bos Duniatex Lukas Jayadi Divonis 10 Tahun, Izin Kepemilikan Senpi Dicabut

Lukas Jayadi, terdakwa kasus penembakan bos Duniatex dalam mobil Toyota Alphard pada Desember lalu divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Solo.

 Tersangka penembakan Lukas Jayadi memeragakan adegan saat menembaki mobil Toyota Alphard milik Bos Duniatex dalam rekonstruksi di Jl. Monginsidi Solo, Kamis (28/1/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Tersangka penembakan Lukas Jayadi memeragakan adegan saat menembaki mobil Toyota Alphard milik Bos Duniatex dalam rekonstruksi di Jl. Monginsidi Solo, Kamis (28/1/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Lukas Jayadi, 73, terdakwa kasus penembakan bos Duniatex dalam mobil Toyota Alphard pada Desember lalu divonis 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo pada Rabu (4/5/2021) siang. Izin kepemilikan senjata api (senpi) milik terdakwa yang merupakan adik ipar korban IN, 72, itu turut dicabut oleh majelis.

Hal itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Solo, Endang Sapto Pawuri, kepada wartawan, Kamis (5/5/2021). Menurutnya, jika tidak banding pihaknya segera mengeksekusi isi putusan itu. Saat ini, terdakwa masih ditahan di Rutan Kelas 1 A Solo.

Menurutnya, vonis majelis hakim sama degan dakwaan primer yakni terdakwa Lukas Jayadi terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 53 Ayat (1) KUHP tentang tindak pidana percobaan pembunuhan berencana. Ia menyebut hal-hal yang memberatkan terdakwa dalam vonis yakni terdakawa tidak mengakui perbuatannya.

Baca Juga: Waduk Gembong, Tempat Alternatif Wisata Seusai PPKM

“Terdakwa tidak merasa bersalah, tidak ada rasa penyesalan, perbuatan termasuk keji karena dilakukan kepada kerabat sendiri. Berbelit-berbelit dan ada tiga orang yang berpotensi kehilangan nyawa,” papar dia.

Menurutnya, hal yang meringankan terdakwa berusia tua dan belum pernah dihukum. Lalu, menyikapi putusan itu terdakwa dan jaksa menyatakan pikir-pikir. Ia menunggu keputusan terdakwa menempuh banding atau menerima putusan selama satu pekan.

Sebelumnya, Vonis Lukas Jayadi lebih ringan dari tuntutan JPU selama 12 tahun penjara. Vonis dibacakan oleh hakim ketua Sunggul Simanjuntak dan didampingi hakim anggota Heri Soemanto serta Hasanur Rachmansyah di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Sebagai informasi, kasus penembakan bermula saat korban berinisial IN, 72, warga Tegal Harjo, Jebres Surakarta bersama sopir K, 42, berada mobil Toyota Alphard dari rumah menuju ke kawasan Jl. Slamet Riyadi untuk makan siang.

Pada saat melintas di depan Gereja Kepunton, korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku bersama istri yang mengajak ke sebuah gudang di Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari, Kecamatan Banjarsari. Lukas Jayadi merupakan adik ipar dari korban IN.

Baca Juga: Jembatan Gantung di Girpasang Klaten Mulai Dibangun

Saat di lokasi Lukas turun dari mobil dan menyuruh sopir membantu mengangkat barang, namun sopir enggan karena melihat Lulas membawa senjata api di celananya.

Sopir langsung kabur hingga akhirnya pelaku menembaki mobil sebanyak delapan kali. Sopir lantas mengamankan diri di Mako Brimob Polda Jateng. Selang beberapa jam, pelaku Lukas Jayadi ditangkap polisi di salah satu pool bus saat hendak menuju Jakarta.

Berita Terkait

Espos Premium

Ini Pandangan Pemimpin Uni Soviet Khruschev Soal Sepak Terjang PKI

Ini Pandangan Pemimpin Uni Soviet Khruschev Soal Sepak Terjang PKI

Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khruschev, menilai aksi militer oleh PKI dengan G30S/PKI adalah kecerobohan karena tidak memahami situasi politik aktual di Indonesia. Media-media Uni Soviet menyebut PKI beraksi atas arahan pemimpin China, Mao Zedong.

Berita Terkini

Ada DPC PDIP di Jateng Dukung Ganjar, Ini Komentar Wawali Solo

Wawali Solo Teguh Prakoso yang juga Sekretaris DPC PDIP Solo menanggapi ihwal dukung mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Selain Bhre-Paundra, Sosok Ini Dinilai Layak Pimpin Mangkunegaran Solo

Selain Bhre dan Paundra yang merupakan putra Mangkunagoro IX, ada sosok lain yang dianggap layak memimpin Pura Mangkunegaran Solo.

Agrowisata Desa Pasung Klaten Punya Koleksi 1.000 Lebih Tanaman Buah

Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten mengembangkan agrowisata, sejak empat tahun terakhir. Hingga sekarang, Desa Pasung telah memiliki lebih dari 1.000 tanaman buah.

Ngeri! Ratusan Sarang Tawon Vespa Diamankan Damkar Wonogiri

Ratusan sarang tawon vespa di Wonogiri telah dievakuasi anggota damkar dalam kurun waktu Januari hingga September 2021.

Solo Tuan Rumah Liga 2, Ini Pesan Gibran untuk Suporter

Pasoepati dan warga Solo, diminta menjadi tuan rumah yang baik terkait penyelenggaraan pertandingan Grup C Liga 2 tahun 2021 di Stadion Manahan.

Bupati Wonogiri Beri Sinyal Siswa Boleh Naik Angkot Saat PTM

Saat pembelajaran tatap muka (PTM) nanti berlangsung, siswa di Wonogiri akan diperkenankan naik transportasi umum.

Akibat Korsleting Listrik, Kandang Kambing di Sambirejo Sragen Hangus

Kebakaran menghanguskan kandang kambing milik, Pranoto, 45, warga Jatirejo RT 004, Blimbing, Sambirejo, Sragen.

Siap-Siap, Disdik Kota Solo akan Tes Covid-19 Acak di Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo berencana mengadakan uji swab deteksi Covid-19 secara acak (random test) terhadap warga sekolah.

Ciamik! Colomadu Dirancang Jadi Solo Baru-nya Karanganyar

Bupati Karanganyar berencana menjadikan Kecamatan Colomadu sebagai pusat industri dan perdagangan selayaknya Solo Baru.

Jos, Atlet Jateng dari UTP Solo Juara Umum Kickboxing PON Papua

Atlet kickboxing Jawa Tengah (Jateng) meraih juara umum di PON XX Papua merupakan mahasiswa UTP Solo.

Rasa Teh di Solo Ternikmat No Debat, Sepakat?

Teh ginastel di Kota Solo yang diracik dengan mengoplos berbagai merek merupakan sajian kuliner khas ternikmat, sepakat?

Melihat Bayangan Seperti Makhluk Gaib di CCTV, Warga Wonogiri Trauma

Kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumah pengusaha properti di Wonogiri merekam bayangan hitam.

Sambil Nglarisi Bakul, Bupati Sukoharjo Sosialisasi Prokes

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memiliki cara tersendiri untuk menyosialisasikan protokol kesehatan kepada pedagang di pasar tradisional.

Jos! Vaksinasi Covid-19 di Desa Sidomulyo Boyolali Capai 75%

Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali, antusias dalam mengikuti vaksinasi Covid-19. Hal itu terbukti dengan capaian vaksinasi yang menembus angka 75%.

Kebakaran Pasar Janglot Sragen: 50 Kios Kobong, Rp4,1 Miliar Melayang

Nilai kerugian akibat kebakaran di Pasar Janglot Sragen, Jawa Tengah, Minggu (26/9/2021) diperkirakan mencapai Rp4,1 miliar.