Tutup Iklan

Terbukti Menyelundupkan Harley Davidson, Ari Ashkara Akhirnya Tak Dipenjara, Lho?

JPU mencabut banding atas vonis PN Tangerang terhadap mantan Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, yang membuatnya tak dipenjara.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Masih ingat kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton oleh Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara? Kasus ini meledak di Desember 2019 setelah dibongkar oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Ari Ashkara dengan seenaknya menyalahgunakan jabatannya untuk menyelundupkan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat Garuda Indonesia. Ia akhirnya dipecat Erick Thohir yang kemudian membongkar sejumlah kebobrokan di perusahaan penerbangan pelat merah tersebut. Selain Ari Ashkara, sejumlah direktur lain juga diberhentikan.

Ari Askhara kemudian diadili di PN Tangerang dan didakwa kasus kepabeanan terkait penyeludupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. Sesuai UU, Ari Askhara terancam hukuman paling singkat 1 tahun penjara dan paling lama 10 tahun penjara.

“Bahwa terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dan terdakwa Iwan Joeniarto didakwa melanggar pertama Pasal 102 huruf e Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP,” kata jaksa penuntut umum dalam berkas dakwaannya. Ari tidak ditahan dalam kasus ini.

PN Tangerang menjatuhkan hukuman kepada Ari Askhara pidana penjara 1 tahun dengan masa percobaan 20 bulan, denda Rp 300 juta. Padahal, UU mengancam minimal dihukum 1 tahun penjara.

Dengan hukuman itu, Ari Askhara tidak perlu menjalani masa hukumannya di penjara sepanjang selama 20 bulan melakukan tindak pidana.

Baca Juga: Tak Tega Garuda Terus Merugi, Yenny Wahid Mundur sebagai Komisaris

Terkait vonis tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) sempat mengajukan banding atas vonis majelis hakim yang dianggap terlalu ringan. Namun akhirnya banding itu dicabut. Dengan dicabutnya banding itu, maka Ari Akhara tidak dipenjara di kasus penyelundupan Harley-Davidson dan Brompton beberapa waktu lalu. Dengan catatan, tidak berbuat pidana selama 20 bulan ke depan.

“Ternyata Jaksa Penuntut Umum Tangerang telah mencabut bandingnya berdasarkan akta pencabutan tanggal 9 Agustus atas nama terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (mantan Direktur Utama Garuda),” kata juru bicara Pengadilan Tinggi (PT) Banten, Dr Binsar Gultom, Senin (20/9/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Pencabutan banding tersebut baru diterima PT Banten pada 14 September 2021 di kepaniteraan pidana dan surat pencabutan tersebut diterima Humas PT Banten hari ini.

Baca Juga: Tarif Dinilai Terlalu Mahal dan Pasar Tergerus, Garuda Indonesia Masih Bisa Bertahan?

“Hal ini kami sampaikan kepada masyarakat luas termasuk media agar tidak bertanya-tanya lagi kapan perkara tersebut diputus PT Banten,” ucap Binsar.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bertambah 4 Jenazah, Korban Erupsi Semeru 43 Orang

Pencarian korban serta pembersihan lokasi yang dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Dusun Curah Kobokan.

Playoff USW Championship Season 2 Dimulai

Turnamen e-sports antartim kampus se-Indonesia, Unity Student Warchief Championship Season 2, memasuki babak akhir mulai Kamis (9/12/2021).

Ini Tampang Guru Cabul Perkosa 13 Santri hingga Lahirkan 9 Anak

Inilah tampang Herry Wirawan, guru cabul yang tega memperkosa 13 santri di Bandung hingga melahirkan sembilan anak.

Hindari Banjir Lahar, Posko Induk Tim SAR Dipindah dari Sumberwuluh

Banjir lahar dingin menerjang Desa Sumber Wuluh dan mengakibatkan rumah-rumah warga terendam pasir hingga nyaris seatap rumah.

Erupsi Semeru Dikaitkan Ramalan Jayabaya, Ini Penjelasan BPBD

Aktivitas vulkanik di Gunung Semeru yang menyebabkan guguran awan panas dan dikira erupsi dikaitkan dengan Ramalan Jayabaya.

+ PLUS Setop Kriminalisasi dan Kekerasan Terhadap Pembela HAM!

Serangan kepada pembela HAM kian meningkat setiap tahun. Peningkatan itu mencakup jumlah maupun ragam kekerasannya.

Ribuan Hektare Lahan Rusak Akibat Erupsi Semeru, Jadi Lautan Abu

Ribuan hektare lahan terdampak erupsi Gunung Semeru yang kini berubah menjadi lautan abu.

Jokowi Disebut Bakal Jadi King Maker dalam Pilpres 2024

Tiga partai politik (parpol) penghuni Senayan diprediksi menjadi penentu dalam pertarungan Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) tahun 2024.

Ridwan Kamil Blak-blakan Cari Parpol untuk Maju Pilgub dan Pilpres

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengaku sedang mencari parpol sebagai kendaraan untuk maju kembali dalam Pilgub Jawa Barat (Jabar) maupun Pilpres 2024.

Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa? Ini Sebabnya

Selama 76 tahun berdiri, Indonesia  telah dipimpin oleh tujuh presiden yang kebanyakan berasal dari Suku Jawa. Apakah memang presiden harus dari Jawa?

Jeff Smith Ditangkap Lagi, Polisi Sebut Kemungkinan Hukuman Lebih Berat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut kemungkinan Jeff Smith mendapatkan hukuman lebih berat karena pernah terjerat kasus serupa.

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Kisah Ali Nguli Pasir Demi Sesuap Nasi, Hilang Ditelan Erupsi Semeru

Kisah tragis tentang Ali, seorang kuli penambangan pasir yang hilang diduga tertimbun awan panas erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021).

Jokowi Singgung Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyinggung tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi PT Asabri.

Orang Suku Jawa Mudah Diterima, Ini Alasannya!

Jumlah populasi Suku Jawa yang cukup signifikan di berbagai daerah di Indonesia ini menjadi bukti bahwa Suku Jawa adalah kelompok masyarakat yang paling mudah diterima.

Olaf Scholz Resmi Dilantik Jadi Kanselir Jerman Gantikan Angela Merkel

Olaf Scholz resmi dilantik sebagai Kanselir baru Jerman pada Rabu (8/12/2021), mengakhiri empat masa jabatan Angela Merkel di pucuk pimpinan negara tersebut.