Terbelit Utang, Pekerja Proyek Nekat Curi Motor
Tersangka pencurian saat diperiksa di Mapolres Sukoharjo, Rabu (9/1/2013). (Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS)
Tersangka pencurian saat diperiksa di Mapolres Sukoharjo, Rabu (9/1/2013). (Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS)

SUKOHARJO -- Sekitar dua jam seusai kejadian, polisi menangkap tersangka pencurian sepeda motor, Widodo, 38 di tempat kerjanya di Pasar Ir Soekarno, Sukoharjo awal Januari. Warga Desa Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri ini berikut barang bukti diamankan di Mapolres Sukoharjo dan terancam penjara tujuh tahun.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (9/1/2013), tersangka mencuri sepeda motor rekan kerjanya bernama Marmiadi alias Tebog, 35, warga Banmati, Sukoharjo, 2 Januari.

Kasubbag Humas Polres Sukoharjo, AKP Widodo didampingi Kasat Reskrim Polres, AKP Andis Arfan Taufani dan Kaurbinops Reskrim Iptu Parwanto menyatakan, tersangka ditangkap sebelum menjual barang curian.

“Kejadian terungkap saat korban Marmiadi mau pulang ternyata sepeda motor miliknya tak ada di tempat parkir di Pasar Ir Soekarno. Korban sempat bingung namun ada seseorang di sekitar TKP yang memberitahukan bahwa baru saja ada orang menuntun sepeda motor,” ujar Kasubbag Humas.

Dijelaskannya, kejadian itu sekitar pukul 19.00 WIB dan polisi menangkap tersangka selang dua jam berikutnya. Ditambahkan oleh Kaurbinops Reskrim, Iptu Parwanto, kunci sepeda motor masib tergantung di bodi sepeda motor.

“Sepeda motor sempat disembunyikan di sekitar stasiun Sukoharjo. pelaku ditangkap saat kembali ke tempat kerja.”

Tersangka Widodo mengatakan, sepeda motor milik rekannya itu akan dijual untuk menutup utang di leasing.

“Sudah tiga pekan ini saya bekerja di proyek (Pasar Sukoharjo-red) namun gaji belum dibayarkan. Melihat sepeda motor di parkir terbersit pikiran soal utang sehingga langsung saya bawa ke stasiun.”

Diceritakannya dirinya mendapatkan gaji per hari senilai Rp30.000 sedangkan angsuran sepeda motor senilai Rp355.000/bulan.
“Saya sudah menunggak angsuran sepeda motor dua bulan sehingga motor curian akan kami jual untuk melunasi utang.”



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom