Terbelit Utang, Keluarga Polisi Diusir Puluhan Preman

Pengusiran yang terjadi pada awal Oktober 2021 itu membuat R dan keluarganya harus berpindah-pindah tempat tinggal.

 Rumah di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, yang ditinggali keluarga polisi sebelum diusir paksa oleh sejumlah preman. (Okezone)

SOLOPOS.COM - Rumah di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, yang ditinggali keluarga polisi sebelum diusir paksa oleh sejumlah preman. (Okezone)

Solopos.com, JAKARTA — Gara-gara terbelit utang, sebuah keluarga polisi yang bertempat tinggal di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, diusir paksa oleh sejumlah preman.

Wanita dengan inisial R, 51, mengaku telah diusir paksa dengan gaya premanisme, bersama suami, anak hingga cucunya, dengan total anggota keluarganya yang berjumlah 8 orang.

PromosiJogja Darurat Sampah, Jawa Tengah Penyumbang Sampah Tertinggi Nasional

Dari pengusiran itu, R mengaku tak membawa harta bendanya sedikitpun. Bahkan, untuk pakaian sendiri tak sehelai baju pun dapat dibawa olehnya kecuali yang menempel di badannya.

“Masih ada didalam rumah barang-barang semuanya (perhiasan, perabotan, sertifikat, baju-baju),” ujar R kepada Okezone, Senin, (29/11/2021).

Suami R bekerja di Polres Metro Jakarta Barat, dan sudah menempati rumahnya tersebut selama 6 tahun. Pengusiran yang terjadi pada awal Oktober 2021 itu membuat R dan keluarganya harus berpindah-pindah tempat tinggal.

“Saya sekarang lagi numpang di rumah anak saya,” ujar R.

Kuasa hukum R, Darmon Sipahutar menjelaskan permasalahan yang dialami kliennya itu bermula ketika kliennya meminjam uang sebesar Rp200 juta di tahun 2016, ke sebuah PT yang bergerak di bidang finance.

Darmon menuturkan kliennya telah membayar utangnya itu sebanyak Rp130 juta hingga pada tahun 2018. Namun diakuinya adanya pandemi Covid-19 membuat pembayaran angsurannya tersendat.

Darmon menuturkan kliennya sudah mengajukan surat ke PT finance tersebut sebanyak dua kali guna meminta relaksasi.

Baca Juga: Lahan Depan Mal Solo Paragon Dieksekusi, Ahli Waris Gugat Gubernur Jateng 

Namun sayangnya, ajuan tersebut tak berbalas dan R pun baru mengetahui bahwa PT finance tersebut tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ibu ini (R) berikan surat ke PT untuk diberikan relaksasi terhadap utang. Tapi tidak ada jawaban karena PT sudah dua kali dibekukan oleh OJK karena dianggap bermasalah,” tutur Darmon.

Lebih lanjut, Darmon menuturkan kliennya dibuat terkejut bahwa ternyata rumah tersebut telah dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I dengan harga Rp735 juta.

Diketahui sosok bernama J Supriyanto lah yang menjadi pemilik rumah keluarga R yang berprofesi sebagai pemilik balai lelang swasta bernama Griya Lestari.

Namun tak berlangsung lama, Supriyanto kembali melelang rumah tersebut dan kini beralih kepada pihak bernama Rasmidi.

Dari semua ini, Rasmidi diwakilkan pengacaranya, Sopar J. Napitupulu menyambangi rumah R untuk memberitahukan kepemilikan baru atas nama Rasmidi pada 23 September 2021 lalu.

Awal mula kedatangan Sopar sebagai upaya melayangkan somasi terhadap keluarga R. Somasi yang pertama terjadi pada 27 September 2021 dan somasi kedua pada tanggal 2 Oktober 2021.

Jalur Pengadilan

Di somasi kedua Sopar justru kembali ke rumah R didampingi oleh 30 orang lainnya. “Ketika dilakukan pengusiran di mana SN ini datang dengan teman-temannya kurang lebih 30 orang,” ujar Darmon menceritakan permasalahan kliennya.

Darmon menegaskan, perlakuan terhadap kliennya tersebut tak sesuai dengan prosedur dan janggal. Seharusnya, eksekusi tersebut dilakukan lewat jalur pengadilan.

“Patut diduga karena telah melakukan tindak pidana. Karena sepanjang pengetahuan kami, setiap melakukan eksekusi tidak boleh dilakukan di luar jalur pengadilan,” tuturnya.

“Tapi ini agak lucu dan aneh, mereka lakukan eksekusi di luar jalur pengadilan. Kami anggap Ini adalah eksekusi premanisme,” tambahnya.

Lantas dari hal ini, R telah melaporkan hal ini ke Polsek Cipondoh lalu diarahkan ke Polres Metro Tangerang Kota.

Sumber: Okezone

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Kuliah Umum di UNS, Menteri Bahlil Kisahkan Orang Tuanya Buruh & Tukang Cuci

Di hadapan 600-an mahasiswa UNS yang hadir secara luring, Bahlil Lahadalila mengatakan ada dua jenis pengusaha berdasarkan kondisinya, yakni pengusaha by nasab dan by nasib.

India Dihantam Gelombang Panas 49,2 Derajat Celcius

Gelombang panas itu merupakan yang kelima di Kota Delhi, India sejak Maret 2022.

Pakar Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir Maksimal Awal 2023

Akhir krisis kesehatan pandemi Covid-19 akan terjadi jika sepertiga negara di dunia telah masuk dalam kategori terkendali atau endemi.

Isu Strategis Penentu Kelancaran Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja keras menyelesaikan lima isu strategis yang akan menjamin kelancaran pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024.

Legawa Ditolak Singapura, UAS Masih Sisakan Kekecewaan Ini

Namun Abdul Somad masih menyisakan rasa kecewa lantaran perlakuan petugas Imigrasi Singapura dinilainya tidak manusiawi.

Jokowi Pernah Bilang Buka Masker 6 Bulan Lagi, Kenapa Mulai Hari Ini?

Saat meninjau proyek Sirkuit Formula E di Ancol Jakarta, Presiden Jokowi mengatakan tidak perlu tergesa-gesa dalam membuka masker, kira-kira enam bulan lagi.

Sumuk! Ini Penyebab Cuaca Panas Sepanjang Mei 2022

Inilah penyebab suhu udara di Indonesia terasa panas sepanjang Mei 2022.

Bangun Bendungan Raksasa, China Dituding Rusak Hutan Filipina

Proyek bendungan di Filipina yang dibiayai China dianggap telah merusak alam Pegunungan Sierra Madre yang merupakan hutan terbesar di negara tersebut.

1.432 Mahasiswa Kuliah di ITS PKU Muhammadiyah Solo, dari 29 Provinsi Hlo

Saat ini ITS PKU Muhammadiyah Solo telah memiliki 1.432 mahasiswa yang tersebar di delapan program studi yang saat ini ada di kampus tersebut.

Kuartal I/2022, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Raih US$813 Juta

Hasil keuangan kuartal I/2022 PT Barito Pasific Tbk. (BRPT) mencerminkan kinerja yang solid walaupun terdapat gejolak di pasar energi yang terjadi didorong oleh konflik Rusia-Ukraina.

Ceramah Ini Dijadikan Alasan Singapura Tolak Ustaz Abdul Somad

Ministry of Home Affairs atau MHA menyatakan menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk ke Singapura karena isi ceramah UAS dinilai mengandung ajaran ekstrimisme.

Pelaku Perjalanan ke Luar Negeri Wajib Bermasker Tiga Lapis

Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) wajib mengenakan masker tiga lapis meskipun pandemi Covid-19 mulai mereda.

Henry Indraguna "Kowe Meneh" Jadi Anggota Tim Ahli Wantimpres

Henry Indraguna sebagai pengacara kondang juga penulis buku Memahami Tafsir Pasal Tindak Pidana Korupsi (Kaidah-Kaidah Hukum dan Doktrin-Doktrin) dipercaya membidangi Hukum dan Perundang-undangan.

Pelaku Perjalanan KA Tetap Wajib Pakai Masker

Bagi pelaku perjalanan, masker tetap wajib dikenakan baik saat berada dalam KA maupun selama berada di lingkungan stasiun.

Mengintip Kemolekan Capitoline di Roma Italia, Museum Tertua di Dunia

Hari Museum Internasional diperingati setiap tahun pada 18 Mei sejak 1977. Capitoline yang berlokasi di Kota Roma, Italia, merupakan museum tertua di dunia.