Sebagian kelompok alumni 212 berbeda sikap, karena ada yang tidak ingin Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA -- Panitia Penjemputan Imam Besar (PPIB) Habib Rizieq Shihab (HRS) mengakui ada kelompok alumni 212 yang berbeda pandangan dari Persaudaraan Alumni 212? mengenai rencana kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu. Kelompok yang berbeda itu menginginkan Rizieq Shihab tidak pulang ke Indonesia hari ini.

Wakil Ketua Panitia Penjemputan Imam Besar (PPIB) Habib Rizieq Shihab, Mohammad Nur Sukma, mengklaim seluruh umat Islam menginginkan Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Namun, ternyata ada kelompok yang berbeda pandangan dan menamakan dirinya Presidium Alumni 212 yang sejak awal memprediksi Rizieq Shihab tidak akan pulang ke Tanah Air.

"Kalau memang beda ya sudah. Tapi yang jelas, umat Islam ingin Habib pulang kan. Saya tidak mau banyak menanggapi soal itu lah," tuturnya, Rabu (21/2/2018). Baca juga: Batal Pulang, Rizieq Shihab Minta Pengikutnya Setia.

Menurutnya, Persaudaraan Alumni 212 dan Presidium Alumni 212 ?memiliki pandangan yang berbeda, namun memiliki imam besar yang sama yaitu Rizieq Shihab. Sesuai keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Alumni 212, kata Sukma, kepengurusan Alumni 212 yang sah ada di tangan kelompok Persaudaraan Alumni 212.

Keputusan Persaudaraan Alumni 212 ditandatangani pada 26 Januari 2018 dengan pimpinan sidang di antaranya adalah Amien Rais, Asep Syaripudin, Eggi Sudjana, Muhammad Al Kaththath, dan Nurdiati Akma. Baca juga: Alasan Rizieq Shihab Ogah Pulang.

"Sesuai hasil keputusan Munas waktu itu, kepengurusan yang sah ada di Persaudaraan Alumni 212. Waktu itu juga hadir seluruh ormas dari sekitar 22 Provinsi di Indonesia sebagai saksinya," katanya.

Rizieq dipastikan batal pulang hari ini. Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Kombes Pol Akhmad Yusef Gunawan, mengatakan bahwa nama Rizieq Shibab dan keluarga tidak ada dalam daftar manifes airlines dari Jeddah menuju Indonesia.

"Saya sudah cek di data manifes [penumpang], kalau semua airlines dari Jeddah menuju Indonesia tidak terdaftar nama Rizieq Shihab, dari tujuh penerbangan dengan dua maskapai yakni, Garuda dan Saudi Arabian Airlines," katanya pada Rabu (21/08/2018) dini hari.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten