Tutup Iklan

Terbaik Se-Soloraya, Pemkot Solo Raih Penghargaan WTP Kali Ke-11

Pemkot Solo mendapat plakat penghargaan atas raihan opini WTP kali ke-11 atas laporan pengelolaan keuangan daerah tahun 2020.

 Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solo, Hartana, menyerahkan plakat dan penghargaan opini WTP kali ke-11 atas LKPD 2020 kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Selasa (19/10/2021) siang. (Istimewa/Humas Pemkot)

SOLOPOS.COM - Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solo, Hartana, menyerahkan plakat dan penghargaan opini WTP kali ke-11 atas LKPD 2020 kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Selasa (19/10/2021) siang. (Istimewa/Humas Pemkot)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerima plakat dan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP kali ke-11 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Plakat dan penghargaan itu diserahkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solo, Hartana, kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa. Acara berlangsung di Balai Kota Solo, Selasa (19/10/2021) siang.

Penghargaan tersebut diharapkan semakin mendorong Pemkot mempertahankan tata kelola keuangan dan aset daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga: Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah Solo, Tes Acak bakal Diperluas

“Solo sudah mendapatkan yang ke-11, paling tinggi atau terbaik se-Soloraya. Penghargaan dan plakat ini adalah bentuk apresiasi dari Menteri Keuangan,” ucap Hartana, kepada wartawan, mengenai penghargaan WTP yang diterima Pemkot Solo itu.

Ia berharap seluruh entitas Pemkot Solo terus berkomunikasi, berkoordinasi, dan bersinergi guna mendukung laporan keuangan pemerintah yang baik. “LKPD kan merupakan gabungan dari seluruh organisasi perangkat daerah [OPD]. Kriteria penilaian di masa Pandemi tak berubah, sehingga kami berharap WTP ini dipertahankan untuk LKPD 2021,” imbuhnya.

Tak Ada Catatan

Kriteria penilaian LKPD meliputi kesesuaian dengan sistem akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap undang-undang (UU). Kemudian berfungsinya sistem pengendalian internal, serta kepatuhan terhadap peraturan dalam aset negara dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Event Pameran Dongkrak Transaksi Solo Great Sale 2021

Hartana menyebut tak ada catatan dalam penghargaan WTP yang diraih Pemkot Solo kali ini. Namun penertiban aset daerah dan negara kembali ditekankan kepada hampir seluruh daerah yang menerima opini WTP.

“Saya berterimakasih sekali untuk penghargaan kali ke-11 ini. Saya berharap tahun depan kembali meraih WTP,” ucap Gibran menanggapi penghargaan itu.

Gibran menyebut catatan soal aset bakal terus diperbaiki. Terlebih, Badan Pendapatan Pengelola Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo terus memproses sertifikasi ruas jalan lingkungan, tanah, dan jalan kota yang selama ini belum mengantongi sertifikat.

Baca Juga: Rock in Solo Digelar Indoor, Down for Life Dipastikan Tampil

Aset Bermasalah

Ihwal 10 aset yang dinilai bermasalah, Gibran menyebut masih terus diurus. Aset-aset tersebut di antaranya tempat pemakaman umum (TPU) Pracimaloyo dan TPU Daksinoloyo masing-masing seluas 145.000 meter persegi dan 158.000 persegi.

Selain itu, tanah yang dikuasai tiga partai politik besar zaman Orde Baru sejak 1980-an. Kemudian tanah Hak Pakai (HP) No 15 seluas 37.400 meter persegi di Kelurahan Semanggi yang di atasnya diterbitkan 100 sertifikat hak milik (SHM).

Baca Juga: Ketemu Atta Halilintar Seusai Laga PSG Pati Vs PSIM, Gibran Bilang Gini

Selain itu, tanah HP No 40 dan No  41 di Kelurahan Sriwedari seluas masing-masing 60.220 meter persegi dan 38.150 meter persegi yang digugat oleh ahli waris di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

“Sambil jalan ya, kami urus dulu. Kami akan selesaikan satu per satu. Tanah di Sriwedari juga kami selesaikan, masih berproses. Belum ada petunjuk bagaimana. Tapi akan kami selesaikan,” jelas Gibran.


Berita Terkait

Berita Terkini

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.