Terapkan Prokes Ketat, Pasar Burung dan Ikan Depok Solo Kembali Dibuka Lur!

Pasar Burung dan Pasar Ikan Hias Depok, Banjarsari, Solo, mulai kembali dibuka dengan pembatasan ketat pada Selasa (27/7/2021). Pengunjung pasar wajib memakai masker.

 Para pengunjung pasar mulai berdatangan ke Pasar Burung dan Pasar Ikan Depok pada Selasa (22/7/2021). (Istimewa/Dok Suwarjo)

SOLOPOS.COM - Para pengunjung pasar mulai berdatangan ke Pasar Burung dan Pasar Ikan Depok pada Selasa (22/7/2021). (Istimewa/Dok Suwarjo)

Solopos.com, SOLO — Pasar Burung dan Pasar Ikan Hias Depok, Banjarsari, Solo, mulai kembali dibuka dengan pembatasan ketat pada Selasa (27/7/2021). Pengunjung pasar yang tidak memakai masker, tidak diperbolehkan masuk ke kawasan pasar demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Burung dan Ikan Depok, Suwarjo, kepada Solopos.com, Selasa (27/7/2021) siang. Menurutnya, para pedagang antusias dan sangat senang para pedagang kembali diperbolehkan buka setelah sejak awal bulan ini tutup dampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meskipun ada pembatasan, pukul 15.00 WIB pasar harus tutup, dibukanya kembali pasar membawa semangat baru para pedagang.

“Para pedagang burung dan ikan sudah kembali buka. Pasar-pasar lain juga sudah mulai buka meskipun pasar non esensial dengan batasan waktu pukul 15.00 WIB dan protokol kesehatan ketat,” papar Ketua Bolo Pasar itu.

Baca Juga: Wow! Bocah 13 Tahun Ini Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Ia menyebut dengan pembatasan atau tidak, kondisi pasar saat ini cenderung sepi. Namun, para pedagang seluruhnya mengikuti aturan pemerintah kota (pemkot). Pembatasan itu membuat para pedagang harus memanfaatkan waktu dengan baik saat berjualan.

“Saya sudah koordinasi dengan tim keamana dan para pedagang untuk selalu mengutamam protokol kesehatan. Tanpa masker tidak boleh masuk,” papar dia.

Menurut Suwarjo, saat penutupan awal secara mendadak, beberapa burung, unggas, dan ikan milik pedagang banyak yang mati. Burung yang mati mayoritas burung grosiran. Namun, setelah ada kelonggaran tingkat kematian burung dan ikan bisa ditekan.

“Kemarin diberi waktu untuk merawat hingga pukul 15.00 WIB. Kami hanya merawat dagangan dan tidak ada aktivitas jual beli. Petugas pengamanan juga berjaga di depan pasar,” imbuh dia.

Saat ini seluruh pedagang sudah kembali, akses masuk Pasar Burung Depok Solo juga sudah dibuka. Namun, pengunjung belum banyak yang ke pasar. Ia menduga belum banyak warga yang tahu pasar sudah kembali buka.

Baca Juga: Kisah Pilu Pria Mojokerto, Akhirnya Meninggal Dunia Setelah Ditolak 9 RS

Sementara itu, pedagang ikan hias, Defia Javalia, mengatakan ia sudah mulai berjualan bersama para pedagang ikan lain dengan pembatasan seperti batasan waktu dan penerapan protokol kesehatan ketat. Para pedagang juga telah menata dagangan agar lebih rapi.

“Alhamdulillah ikan terawat, kemarin diberi toleransi kasih pakan dan perawatan. Tapi beberapa pedagang ikannya juga mati, itu jenis ikan yang perlu perawatan ekstra tiap hari,” papar Defia. Ia menyebut meskipun ada pembatasan waktu, para pedagang sangat menerima dibandingkan harus tutup sama sekali.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.