Tutup Iklan

Terancam Virus Corona Varian Delta, Sydney Perpanjang Lockdown

Lockdown atau penguncian Sydney diperpanjang setidaknya empat pekan karena Australia gagal menahan penularan virus corona pemicu Covid-19.

 Papan pemberitahuan yang memperingatkan "Kita semua bisa menjadi pembawa Covid-19" di tempat publik di Sydney, Australia, Selasa (27/7/2021). Setelah sebulan melakukan Lockdown, kasus harian Covid-19 di kota Sydney tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. (Bisnis-Bloomberg-Brendon Thorne)

SOLOPOS.COM - Papan pemberitahuan yang memperingatkan "Kita semua bisa menjadi pembawa Covid-19" di tempat publik di Sydney, Australia, Selasa (27/7/2021). Setelah sebulan melakukan Lockdown, kasus harian Covid-19 di kota Sydney tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. (Bisnis-Bloomberg-Brendon Thorne)

Solopos.com, JAKARTA — Penguncian selama sebulan di Sydney akan diperpanjang setidaknya empat pekan. Alasan lockdown Sydney itu karena otoritas Australia gagal meratakan kurva kasus penularan virus corona pemicu Covid-19 harian yang justru melonjak hingga mencatatkan rekor baru, Rabu (28/7/2021).

Dilansir Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) dari Bloomberg, Perdana Menteri negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian, mengatakan penguncian telah diperpanjang hingga setidaknya 28 Agustus 2021. Pembatasan dimulai pada 26 Juni, ketika 12 kasus baru dicatat di masyarakat setempat.

Wabah kota itu telah membengkak, didorong oleh penyebaran varian delta yang sangat menular, dengan 177 kasus lagi tercatat pada hari ini, Rabu (28/7/2021). Berejiklian mengatakan pembatasan penguncian paling ketat, yang sekarang berlaku di wilayah barat daya Sydney, akan diperluas ke area lain di barat kota.

Baca Juga: Korea Selatan Ancamkan Sanksi Pelanggar Pembatasan Sosial

Kampanye vaksinasi juga akan digencarkan untuk siswa sekolah menengah di wilayah tersebut. Namun dia membuat konsesi untuk ekonomi, mengatakan bahwa sektor konstruksi dapat memulai kembali pekerjaan di daerah lain di kota.

Dalam upaya untuk mengurangi tekanan pada bisnis dan pekerja di New South Wales, Perdana Menteri, Scott Morrison, telah mengumumkan lebih banyak dana federal untuk usaha kecil yang terkena dampak penguncian mencapai sebanyak 100.000 dolar Australia (US$74.000) seminggu, bersama dengan peningkatan pembayaran kesejahteraan untuk pekerja berpenghasilan rendah yang kehilangan gaji.

Vaksinasi Meningkat

Pemerintahnya sekarang menghabiskan sekitar 750 juta dolar Australia sepekan untuk mendukung negara. “Kita harus mendorong melalui penguncian ini di Sydney,” kata Morrison kepada wartawan di Canberra.

Dia menambahkan bahwa vaksinasi yang meningkat dapat berarti bahwa perintah tinggal di rumah karena wabah tidak akan diperlukan pada akhir tahun.

Baca Juga: Waspada, Varian Baru Covid-19 Ancam Anak-Anak & Remaja!

Berejiklian telah dikritik oleh beberapa pakar kesehatan dan saingan politik yang menga takan dia terlalu lambat untuk menerapkan penguncian di kota berpenduduk 6 juta orang itu, dalam upaya untuk tetap membuka negara bagian paling penting secara ekonomi di Australia itu. Sydney bertanggung jawab atas sekitar sepertiga dari produk domestik bruto nasional.

Sementara Melbourne dan Adelaide keluar dari penguncian terbaru pada pagi ini, wabah Sydney menyoroti bagaimana seluruh negara semakin rentan terhadap virus corona varian delta, yang telah bocor keluar dari sistem karantina hotel yang rapuh untuk mengembalikan penduduk ke komunitas lokal.

Dengan kota terpadat di Australia yang akan ditutup dari negara lain setidaknya selama satu bulan lagi yang akan mempengaruhi sektor pariwisata dan ritel, menjadi jelas bahwa dampak ekonominya bisa parah, setidaknya dalam jangka pendek. Ekonomi akan berkontraksi sebesar 2,7% pada kuartal ketiga, menurut Commonwealth Bank of Australia, sementara Australia & New Zealand Banking Group Ltd. memperkirakan kontraksi 1,3%.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemerintah Dukung Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi mendapat dukungan pemerintah untuk bisa kembali pulih.

Gatot Nurmantyo Tuding TNI Disusupi Paham Komunis, Apa Kata Kostrad?

Tudingan Gatot Nurmantyo langsung memanaskan tensi politik Tanah Air menjelang Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2021.

Hancur Akibat Pertempuran, Rekonstruksi Rumah di Gaza Dimulai Oktober

Rekonstruksi rumah yang hancur atau rusak akibat pertempuran sengit antara Israel dan Palestina pada Mei akan dimulai pekan pertama Oktober.

Sempat Jadi Buron, Nurbaeti Calo Ratusan TKI Ilegal Ditangkap

BP2MI dan Polisi menangkap Nurbaeti, calo 500 orang pekerja migran ilegal setelah menerima laporan dari calon pekerja migran Indonesia

Yahya Waloni: Saya Minta Maaf Saudaraku Umat Nasrani

Yahya Waloni berjanji ke depan akan berdakwah tanpa harus menyakiti umat lain.

Pengamat UGM Soal Peluang Ganjar-Airlangga Duet Pilpres 2024

Pengamat Politik UGM, Wawan Mas'udi menyebut Ganjar populer sedangkan Airlangga memiliki modal kuat secara politik.

BEM SI Tuntut Jokowi Tanggung Jawab Soal Pelemahan KPK

Aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI), yang berdemo di dekat gedung KPK, menyampaikan lima tuntutan terkait KPK.

Bungkam Vanuatu di PBB, Ini Sosok Diplomat Muda RI Sindy

Sosok Sekretaris Ketiga Perwakilan Tetap RI di New York, Sindy Nur Fitri menjadi sorotan saat berbicara di Sidang Umum PBB. Siapa Sindy?

Edyaan! Pemuda Ini Siram Pacarnya Pakai Air Keras sampai Meninggal

Kisah tragis dialami seorang remaja asal Medan, Sumatra Utara, yang meninggal akibat disiram pacarnya dengan air keras.

Sakeco Perempuan Mengatasi Tabu dan Memodernkan Tradisi

Secara literal istilah sakeco berasal dari kata keco (bahasa Sumbawa) yang berarti kicau dalam bahasa Indonesia.

10 Berita Terpopuler: Rossi Soal Sirkuit Mandalika hingga Kabar Tukul

Komentar Valentino Rossi tentang tantangan membalap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (27/9/2021).

Usai Periksa Luhut, Polda Metro Akan Panggil Haris Azhar-Fatia

Polda Metro Jaya akan memanggil Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti dalam waktu dekat terkait dugaan pencemaran nama baik melibatkan Menko Bidang Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan.

Bandara Dibuka, Afghanistan Siap Bekerja Sama dengan Semua Maskapai

Taliban pada Minggu (26/9/2021) mengumumkan bahwa semua masalah teknis di bandara Kabul sudah teratasi dan penerbangan internasional siap kembali beroperasi.

Menko Marinvest Luhut soal Data Tambang: Kita Buka di Pengadilan!

Menko Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan, tidak ambil pusing soal tantangan membuka data bisnis tambang di Papua yang disebut-sebut miliknya.

Sadis! Kuping Muazin Disayat Jemaah Masjid, Dapat 39 Jahitan

Kisah tragis dialami seorang muazin yang telinganya disayat jemaah masjid hingga nyaris putus dan mendapat 39 jahitan.