Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

 Barang bukti kasus pencurian kotak amal di Masjid Baitul Syukur, Gondang Tegal, Joho, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (28/1/2022). (Istimewa-Polsek Mojolaban)

SOLOPOS.COM - Barang bukti kasus pencurian kotak amal di Masjid Baitul Syukur, Gondang Tegal, Joho, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (28/1/2022). (Istimewa-Polsek Mojolaban)

Solopos.com, SUKOHARJO — Seorang pria warga Matesih, Karanganyar, berinisial EWS, 29, tertangkap tangan mencuri kotak amal di Masjid Baitul Syukur, Gondang Tegal RT 001/RW 009, Desa Joho, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (28/1/2022) dini hari. Saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan oleh petugas Polsek Mojolaban, Sukoharjo.

Berdasarkan pantauan Solopos.com dari video yang tersebar di Whatsapp, EWS sempat tertangkap basah oleh sejumlah warga setempat saat mencuri kotak infaq masjid. EWS juga sempat diinterogasi oleh masyarakat setempat dan mengakui tindakan yang dilakukannya. Diketahui tersangka melancarkan aksinya sekitar pukul 01.00 WIB.

PromosiDi Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Kapolsek Mojolaban, Iptu Tarto, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan polisi diketahuinya pencurian kotak amal saat salah satu saksi yang berada di depan rumah mendengar suara seperti kotak yang terjatuh dan berasal dari dalam masjid sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah itu, suara kotak jatuh diikuti suara sepeda motor yang dinyalakan dan pergi meninggalkan masjid menuju ke arah lapangan Desa Joho dan berhenti di dekat lapangan.

Baca juga: Bukannya Digebuki, Maling Masjid Ini Malah Disuruh Bikin Tutorial Bobol Kotak Amal

“Karena curiga, kemudian saksi mengejar EWS dengan sepeda motornya. Saksi kemudian bertanya kepada pria yang dia curigai itu dan menyorotinya dengan senter yang dibawa dan ditemukan kotak amal masjid yang dibuang di sungai irigasi sawah,” jelas Kapolsek ketika dihubungi Solopos.com, Jumat.

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid. Saksi langsung mengamankan pelaku sembari menghubungi dua warga lainnya.“Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke Polsek Mojolaban untuk diamankan dan ditindaklanjuti melalui jalan hukum,” imbuh dia.

Mencuri di Masjid Lain

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan oleh polisi, pelaku mengaku tak hanya sekali melancarkan aksinya mencuri kotak amal. Selain di Mojolaban, pelaku juga mengaku sempat mencuri kotak amal di dua masjid berbeda di Bolong, Jumantono, Karanganyar, pada Selasa (25/1/2022).

Baca juga: Pria Tertangkap Kamera CCTV Ngembat Sepeda Milik Warga Kartasura

Akibat aksi yang dilakukan EWS, pengurus masjid Baitul Syukur mengalami kerugian material sejumlah Rp34.000.

“Sudah kami pastikan juga dari petugas di Karanganyar kalau pelaku benar sempat mencuri di dua masjid lainnya di Karanganyar dari barang bukti rekaman kamera CCTV yang ada,” terang dia.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat AD 3640 VP, alat congkel dari besi, kotak amal, dan uang tunai sejumlah Rp645.300.

“Saat ini pelaku masih diproses dan diamankan di Polsek Mojolaban untuk didalami terus kasusnya,” beber dia.

Baca juga: 6 Kamera CCTV Dipasang di Titik Rawan Macet Sukoharjo, Ini Lokasinya

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Wacana Maju DKI 1 Mencuat Lagi, Begini Tanggapan Gibran

Di sela kegiatan lari bertajuk Fun Run 5,6 Km di Makorem 074/Warastratama, Sabtu (21/5/2022), Gibran menjelaskan dirinya fokus tugas di Solo.

Infeksi Selaput Otak: Bertahun Keluarga Nunggu Tangisan Keras Richie

Suara tangisan sejadi-jadinya dari bibir Richie diharapkan bisa membuka kembali syaraf-syaraf yang selama ini tersumbat pada tubuh bocah itu.

Segini Tarif Jasa Dekorasi Langganan Presiden Jokowi

Ranu Asmoro yang mendekorasi resepsi pernikahan Ketua MK dengan adik Jokowi menetapkan tarif lebih tinggi dibandingkan penyedia jasa dekorasi lain.

Korean Wave Bikin Suasana Korea Begitu Terasa di Atrium Solo Grand Mall

Beberapa kroteria yang dinilai dalam kompetisi ini adalah kostum, koreografi, lipsing, serta kejutan yang diberikan untuk penonton.

Pemkab Sragen Klaim Terus Dampingi Anak Korban Perkosaan di Sukodono

Pemkab Sragen melalui Dinas Pengendalian Pendudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mengklaim selalu melakukan pendampina terhadap anak korban perkosaan.

800-An Tamu Bakal Saksikan Pernikahan Adik Presiden Jokowi pada 26 Mei

Sekitar 800-an undangan akan hadir pada pernikahan adik Jokowi yang digelar di Gedung Graha Saba Jl. Letjen Suprapto Solo.

1,5 Tahun Kasus Perkosaan Anak di Sragen Tak Tuntas, Polda Turun Tangan

Kapolres Sragen mengaku mengalami dua kendala dalam penanganan kasus perkosaan anak di bawah umur di Sukodono yang sudah berjalan 1,5 tahun.

Espos Plus: Perjalanan Inggris Legalkan LGBT dan Cerita Bandit Jawa

Tiga konten berita terkait perjalanan Inggris yang butuh waktu lima abad untuk melegalkan LGBT, cerita bandit Jawa jadi kecu atau perampok hingga Indonesia jadi ladang empuk jaringan pengedar narkoba internasional menjadi sajian menu Espos Plus edisi Sabtu (21/5/2022).

Bidik Pemilih Pemula Soloraya, Sahabat Ganjar Gelar Lomba TKJ

Sahabat Ganjar Relawan Indonesia atau Saga Relawan Indonesia menggelar lomba Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang diikuti para siswa SMK se-Soloraya.

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri Buka Kelas Komputer Berbayar Sampah

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri membuka kelas komputer untuk semua warga yang dibayar dengan sampah. Aksi sosial ini dilakukan untuk meningkatkan literasi digital warga Wonogiri.

Kementan Targetkan Swasembada Kedelai Pada 2026

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Tahun ini, Kementan mengejar target produksi kedelai 1 juta ton.

Sragen Hari Ini: 21 Mei 2016, Kecelakaan Maut Bus & Motor, 1 Meninggal

Enam tahun lalu, tepatnya pada 21 Mei 2016, terjadi kecelakaan lalu lintas di jembatan Mageru, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Warga Sragen Wetan Meninggal di Kamar, Ketahuan Seusai Jendela Didobrak

Seorang warga Sragen Wetan Sragen, ditemukan meninggal dunia sendirian di rumah. Korban ketahuan meninggal setelah ada warga yang mendobrak jendela rumahnya.

Tak Kuat Menanjak, Espass Nggelondor ke Jurang di Karangpandan

Mobil Daihatsu Zebra Espas yang dikemudikan warga Karangpandan, Karanganyar, ngglondor masuk jurang setelah tak kuat menanjak. Beruntung, sopir hanya mengalami luka ringan.

Keistimewaan Boyolali, Aneka Kuliner Lezat hingga Ikon Monumen Dunia

Kabupaten Boyolali dengan sederet keistimewaan terdiri atas 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 261 desan dan 6 kelurahan.