Bendera Israel dengan latar belakang Masjid Al Aqsa, Yerusalem. (Reuters)

<p><strong>Solopos.com, JERUSALEM &ndash;</strong> <a href="http://news.solopos.com/read/20180709/497/926957/israel-batasi-bantuan-untuk-palestina">Tentara Israel</a> menyerbu masuk ke Masjid Al Aqsha, Jerusalem untuk menangkap pemuda yang dituding melempar batu dan petasan ke arah tentara di luar kompleks masjid.</p><p>Serbuan tersebut terjadi bersamaan dengan tewasnya seorang pria peserta demonstrasi di perbatasan <a href="http://news.solopos.com/read/20180727/497/930427/bocah-palestina-gagal-cicipi-indomie-gara-gara-rudal">Jalur Gaza</a> karena ditembak militer Israel.</p><p>Juru bicara kepolisian mengatakan tentara dikirim ke dalam Masjid Al Aqsha untuk menangkap para pelaku pelemparan batu dan petasan, yang terjadi saat kedua pihak berkonfrontasi di sekitar kompleks masjid.</p><p>Hingga kini belum ada kabar terkait adanya kekerasan di dalam masjid. Sejumlah saksi mengatakan sekitar 20 pemuda ditahan oleh kepolisian, sebelum ibadah di dalam masjid dilanjutkan.</p><p>Sebagaimana dikutip <em>Antara</em> dari <em>Reuters</em>, Sabtu (28/7/2018), polisi mengaku telah menahan 24 orang, dan menambahkan empat anggota mereka terluka dalam bentrokan tersebut. Sementara itu otoritas Muslim setempat mengatakan puluhan orang terluka akibat granat setrum dari pihak Israel.</p><p>"Serangan Israel yang terus-menerus terhadap tanah rampasan Jerusalem justru akan meningkatkan ketegangan dan menyeret kawasan ini ke dalam perang agama yang ingin kami hindari," kata kantor Presiden <a href="http://news.solopos.com/read/20180712/497/927329/tiongkok-tawarkan-bantuan-rp215-miliar-untuk-palestina">Palestina </a>&nbsp;Mahmoud Abbas dalam pernyataan tertulis.</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten