Warga menikmati menu kuliner saat open house di Rumah Dinas Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (5/6/2019). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menggelar open house seusai Salat Idulfitri di rumah dinasnya, Rabu (5/6/2019). Aneka menu hidangan disajikan untuk warga masyarakat yang datang ke acara tersebut.

Di antara berbagai menu tersebut, yang paling banya diburu adalah tengkleng dan gulai kambing. Dua hidangan itu ludes diserbu warga hanya dalam waktu setengah jam. Kegembiraan dan keakraban tampak jelas di antara para tamu yang hadir.

Sebelumnya, ribuan umat Islam Sragen mengikuti Salat Id di Jl. Raya Sukowati, Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen, dan halaman Setda Sragen, Rabu pagi. Pantauan Solopos.com di lokasi, khusus jemaah pria menjalankan Salat Id di sepanjang Jl. Raya Sukowati mulai dari Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen hingga Taman Kridoanggo sejauh sekitar 500 meter.

Sementara jemaah wanita terbagi di halaman Setda Sragen dan Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, berada di barisan jemaah wanita di halaman Setda Sragen. Imam Salat Id adalah Mahmudi dari MUI Sragen, sementara khatibnya Kepala Kemenag Sragen, H. Hanif Hanani.

salat id sragen

Ribuan warga Sragen mengikuti Salat Id, Rabu (5/6/2019). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Dalam kesempatan itu, Hanif mengajak umat Islam untuk mencintai orang miskin karena itu merupakan wasiat Nabi Muhammad SAW. Dengan mencintai orang miskin, pintu rezeki akan terbuka lebar.

Salah satu bentuk kecintaan kepada orang miskin adalah dengan memberikan zakat kepada mereka. Dia mengingatkan kisah sepupu dari Nabi Musa bernama Qorun yang diberi harta kekayaan melimpah oleh Allah.

Qorun sebetulnya ahli Kitab Taurot dengan suara bacaan yang merdu. Kendati begitu, Qorun enggan membelanjakan hartanya di jalan Allah.

“Harta telah membutakan mata hati Qorun. Dia amat sombong karena enggan membelanjakan hartanya ke jalan Allah. Dia sudah diingatkan oleh Nabi Musa, tetapi malah membantahnya. Atas izin Allah, harta Qorun itu kemudian ditenggelamkan ke dalam perut bumi melalui musibah tanah longsor. Tidak ada harta Qorun yang tersisa,” ucap Hanif.

Salat Id tersebut mendapat pengamanan ratusan personel polisi dari Polres Sragen. Mereka menenteng senjata laras panjang dan memakai rompi antipeluru.

Hadir dalam kesempatan itu, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sragen. Mantan Bupati Untung Wiyono juga hadir di antara jemaah Salat Id.

Dia berada di barisan depan bersama Wakil Bupati Dedy Endriyatno, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, dan pejabat lainnya.

“Pengamanan Lebaran sudah menjadi tanggung jawab polisi. Warga tidak perlu khawatir dengan ancaman teror. Silakan beraktivitas seperti biasa selama Ramadan,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten