Tenggelam di Kali Anyar, Bocah 9 Tahun asal Jebres Solo Meninggal Dunia
Ilustrasi penanganan bencana alam orang tenggelam (Istimewa-Polres Madiun)

Solopos.com, SOLO -- Seorang bocah sembilan tahun, berinisial NC, warga Kepatihan Kulon, Jebres, Kota Solo, meninggal dunia setelah tenggelam di Kali Anyar, Banjarsari, Solo, pada Kamis (22/10/2020) pagi. Korban diduga terpeleset saat hendak mengambil masker di pinggiran sungai.

Perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Solo, Endhy Yudha, saat dihubungi Solopos.com menyampaikan peristiwa anak tenggelam itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB tak jauh dari lokasi awal ia terjatuh di Kali Anyar. Korban sempat dibawa ke RS Brayat Minulya, namun korban telah meninggal dunia.

Demi Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Pastikan Manahan Steril dari Pedagang pada Januari 2021

"Informasinya, saat itu korban bermain ke rumah saudaranya di wilayah Nusukan. Saat bermain, masker korban terjatuh di sungai. Saat mau mengambil sungai, anak itu terpeleset," papar dia.

Begitu memperoleh informasi ada anak tenggelam, para sukarelawan Tagana dan Basarnas langsung mencari korban. Menurut Endhy, kondisi air di Kali Anyar saat itu cukup tinggi lantara beberapa waktu terakhir wilayah Soloraya diguyur hujan. Korban rencananya dimakamkan pada hari ini pukul 14.00 WIB di Astana Purwoloyo.

Digelontor Rp6,7 Miliar Dari Kemenparekraf, TSTJ dan Balekambang Solo Bikin Ini

Kapolsek Banjarsari, AKP Rikha Zulkarnain, melalui Kanit Reskrim, Iptu Syarifuddin, mengonfirmasi kecelakaan air itu. Menurutnya, informasi yang diperolehnya korban terpeleset saat bermain di pinggir Kali Anyar.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom