Tenang, Tinggi Muka Air Kali Dengkeng Klaten Masih Normal
Cek Dam Tukuman, Kecamatan Cawas, Klaten menjadi pintu air di Kali Dengkeng yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo. Tinggi muka air Kali Dengkeng dinilai masih berada pada ambang normal. Foto diambil Kamis (24/1/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Tinggi muka air sungai di Kabupaten Klaten yang selama ini rawan terjadi luapan dinilai masih aman. Kondisi itu seperti pada tinggi muka air Kali Dengkeng yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo.

Penjaga pintu air Cek Dam Tukuman, Kecamatan Cawas, Parno Sukoco, 46, mengatakan tinggi muka air Sungai Dengkeng di wilayah hulu yakni Bendung Talang, Kecamatan Bayat berkisar 80 sentimeter. Sementara, kondisi muka air kritis dan rawan terjadi luapan air sungai ketika tinggi muka air di Bendung Talang mencapai 140-160 sentimeter.

Parno mengatakan enam pintu air di Cek Dam Tukuman bakal dinaikkan ketika tinggi muka air mendekati titik kritis. “Kalau tinggi muka air sekitar 100 sentimeter, pintu air di Cek Dam Tukuman segera dibuka agar tidak terjadi banjir di wilayah hulu,” jelas dia saat ditemui Solopos.com di Cek Dam Tukuman, Kamis (24/1/2019).

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, mengatakan secara umum tinggi muka air sungai di wilayah Klaten masih berada di titik normal. “Secara umum badan sungai masih mampu menampung volume air hujan yang turun. Beberapa waktu lalu ada luapan di Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo terjadi lebih disebabkan tersumbatnya pilar jembatan oleh rumpun bambu yang hanyut,” kata dia.

Terkait pemantauan, Haris menjelaskan BPBD fokus pada pemantauan Kali Dengkeng dan anak sungainya. Untuk pemantauan itu dua kamera closed circuit television (CCTV) sudah dipasang di Jembatan Kragilan, Kecamatan Gantiwarno untuk mengetahui muka air sungai yang berasal dari aliran pegunungan selatan dan hulu Gunung Merapi.

“Kamera CCTV juga dipasang di Bendung Talang, Kecamatan Bayat untuk mengetahui tinggi muka air sungai di hilir Kali Dengkeng,” urai dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom