Ilustrasi Whatsapp (Youtube)

Solopos.com, SOLO—Satuan Sabhara Polresta Solo kini memiliki call center melalui nomor aplikasi pesan instan Whatsapp guna menumpas tindak pidana penyakit masyarakat (pekat). Hal itu sebagai upaya Polisi mewujudkan Kota Solo yang kondusif terbebas dari pekat dengan cepat menyesuaikan perkembangan zaman saat ini.

Kanit Sabhara Polresta Solo, Kompol Busroni, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Sabtu (2/3/2019) mengatakan masyarakat dapat melaporkan terjadinya tindak pidana pekat seperti perjudian, pesta miras, atau hal-hal yang meresahkan masyarakat melalui nomor Whatsapp 081237700033 yang dipegang langsung olehnya.

“Nomor ini telah disebarkan masyarakat di beberapa media sosial. Dari 10 laporan, tujuh benar sedangkan yang tiga merupakan zonk. Laporan zonk itu hanya mencoba apakah benar nomor ini nomor polisi dengan reaksi cepat. Tapi itu bukan suatu masalah, berarti masyarakat sudah sadar dan menjadi tahu bahwa nomor itu merupakan nomor yang saya pegang langsung,” ujar Kompol Busroni.

Menurutnya, laporan palsu itu justru membuktikan bahwa Polisi benar-benar terjun ke lokasi yang dilaporkan. Ia justru mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat itu karena suatu saat apabila ada kejadian yang benar masyarakat akan segera melapor dan tidak main hakim sendiri.

Ia menegaskan setiap laporan yang masuk pasti akan ditindaklanjuti, untuk mengecek laporan akan ada Polisi berpakaian preman yang akan memastikan dahulu. Setelah laporan dirasa benar maka petugas akan segera datang untuk menindak laporan itu. Dalam sepekan, ia menunjukan sekitar 25 pesan berisi laporan perjudian dan pesta miras yang masuk ke ponselnya.

Ia menambahkan laporan melalui pesan instan itu membuat laporan yang diterima sangat rinci. Dikarenakan, laporan itu dilengkapi dengan foto dan lokasi yang tepat dengan fitur share lokasi. Sebelumnya, ia menangkap perjudian yang berasal dari laporan masyarakat melalui pesan itu.

Bahkan, ia menemukan metode khusus penjudi untuk menghindari polisi yakni dengan membuat alarm khusus yang merupakan kode saat polisi datang. Selain itu, perjudian menebak dadu kini menggunakan aplikasi permainan melalui smartphone. Ia meminta masyarakat jangan takut untuk melaporkan tindak pidana melalui pesan instan itu. Ia menjamin keamanan dan kerahasiaan dari pelapor.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten