Tempat Hiburan Malam di Sragen Disebut Kafe Lethong, Ternyata Begini Ceritanya

Kios di Sragen dibongkar oleh Satpol PP belum lama ini karena disalahgunakan sebagai tempat hiburan malam yang dikenal sebagai Kafe Lethong.

 Kondisi bekas bangunan Kafe Lethong di kompleks Pasar Hewan Nglangon, Sragen, setelah dibongkar, Jumat (23/7/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

SOLOPOS.COM - Kondisi bekas bangunan Kafe Lethong di kompleks Pasar Hewan Nglangon, Sragen, setelah dibongkar, Jumat (23/7/2021). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 37 dari 47 kios Pasar Hewan Nglangon, Karangtengah, Sragen, dibongkar pada pertengahan Juli lalu. Pembongkaran itu terpaksa dilakukan Satpol PP Sragen karena kios itu disalahgunakan untuk kegiatan hiburan malam maupun usaha karaoke yang dikenal dengan sebutan Kafe Lethong.

Dilihat dari segi bahasa, lethong berarti tahi sapi. Lalu, mengapai bangunan kios itu dijuluki sebagi Kafe Lethong?

“Pasar Hewan Nglangon biasa ramai saat Pahing. Ada puluhan bahkan ratusan sapi yang dijual di sini setiap Pahing. Umumnya pasar hewan, sudah pasti bau lethong dan pesing. Jadi, wajar kalau bau lethong itu tercium oleh pengunjung kafe. Apalagi setelah Pahing, bau lethong pasti lebih menyengat. Itulah sebabnya, kafe itu mendapat julukan Kafe Lethong,” ujar Narti, 55, warga Karangtengah kala berbincang dengn Solopos.com di sekitar lokasi, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Ratusan Napi dan Tahanan Sragen Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Warga sekitar merasa heran. Walau berbau tidak sedap, pengunjung Kafe Lethong cukup banyak. Sebelum resmi dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, pengunjung Kafe Lethong cukup ramai hingga pagi dini hari.

“Mereka membunyikan musik yang sangat keras sampai pagi. Kadang tidur kami terganggu karena suara musik yang cukup keras itu. Mereka membunyikan musik hingga pagi. Bahkan, kami sampai tidak mendengar suara azan Subuh karena kalah keras dengan suara musik yang diputar dari Kafe Lethong,” ujar Yanto, 40, warga Karangtengah.

Pengunjung Kafe Lethong merupakan laki-laki dan perempuan dengan usia dewasa. Rata-rata mereka berusa di atas 40 tahun. Sebagian dari mereka merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang datang dari berbagai daerah, bahkan luar kabupaten. Para PSK ini kerap main kucing-kucingan dengan aparat.

Tidak jarang mereka berhasil lolos dari kejaran aparat saat digelar razia yang dilakukan tim gabungan di lokasi. “Sejak Kafe Lethong dibongkar, kami merasa lebih nyaman. Sebab, tidak ada lagi suara musik yang diputar keras di malam hari,” papar Yanto.

Sebelumnya diberitakan, tim gabungan yang terdiri atas 90 orang membongkar paksa 37 kios dari 47 kios di Pasar Hewan Nglangon, Karangtengah, Sragen, Rabu (14/7/2021). Pembongkaran kios-kios itu dilakukan setelah ada peringatan kali ketiga, mulai pengosongan sampai penutupan.

Sebelumnya sebanyak 37 kios ditutup dengan pemasangan segel penutupan. Sebanyak 37 kios itu disinyalir digunakan untuk aktivitas di luar peruntukannya, seperti tempat hiburan malam atau karaoke yang dikenal dengan sebutan Kafe Lethong.

Baca Juga: Sejak Januari Terjadi 51 Kebakaran di Grobogan, Kerugian Rp6,5 Miliar

Tim gabungan dari unsur Satpol PP, Polres Sragen, Propam, TNI, Denpom, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Sragen bergerak mulai dari Markas Satpol PP menuju ke lokasi Pasar Hewan Nglangon pada pukul 08.30 WIB.

Pembongkaran kios Pasar Nglangon dilakukan dengan menggunakan peralatan, seperti martil, linggis, palu, catut, tang, dan seterusnya. Tembok yang tidak sesuai peruntukkannya digempur dengan martil. Pintu atau jendela yang ditutup permanen juga dibongkar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bakal Tampil di Peparnas Papua, Atlet Panahan Wonogiri Ternyata Berlatih di Tegalan

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Jos! Sidowayah Klaten Kembangkan Millenial Smartfarming Biar Petani Nggak Punah

Konsep millenial smartfarming yang dikembangkan di Desa Sidowayah Klaten memadukan teknologi dan manajemen pertanian.

BI Solo: Kasus Upal Boyolali Jadi Temuan Terbesar di Soloraya

Kasus uang palsu atau upal yang diungkap Polres Boyolali dengan sembilan tersangka pada 12 September lalu merupakan temuan terbesar.

Operasi Prokes Gencar Digelar di Bendosari Sukoharjo, Jangan Lupa 5M Ya!

Penurunan PPKM Level di Kabupaten Sukoharjo tak menurunkan intensitas aparat gabungan di Kecamatan Bendosari untuk melakukan operasi protokol kesehatan.

Airlangga dan Ganjar Terlihat Akrab di Jatinom Klaten, Mau Maju Pilpres 2024?

Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo terlihat berziarah di Makam Ki Ageng Gribig Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021).

RG Mathematical Soft Computing UNS Gelar Pengabdian Masyarakat di Klaten

RG Mathematical Soft Computing Program Studi Matematika UNS Solo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten

Waduh, Belum Semua Penyedia Jasa Konstruksi di Karanganyar Daftarkan Pekerja ke BPJS

Pemberi kerja jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerja dalam program JKK dan JKM kepada BPJS Ketenagakerjaan.

2 Pelajar Wonogiri Positif Covid-19 Sebelum Divaksin, Begini Tanggapan Bupati Jekek

Ditemukannya dua pelajar SMP di Wonogiri yang terpapar Covid-19 sebelum divaksin semakin menguatkan alasan kenapa Pemkab Wonogiri belum menggelar PTM.

Pemkab Boyolali Gelar Vaksinasi, Sasarannya Pengelola Objek Wisata hingga Pemandu Lagu

Pemkab Boyolali menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19. Kali ini, sasarannya adalah pelaku usaha di sektor pariwisata.

Gara-Gara Gas Bocor, Rumah Produksi Getah Pinus di Karanganyar Ludes Terbakar

SAR Karanganyar menerima informasi kebakaran pada Jumat pukul 03.45 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 06.00 WIB.

Pengumuman Hasil Tes PPPK Guru di Karanganyar Diundur Lur, Ini Penyebabnya

Panitia seleksi PPPK formasi guru di Karanganyar memutuskan untuk menunda pengumuman hasil seleksi kompetensi I yang seharusnya diumumkan pada Jumat (24/9/2021).

Prokes PTM SD-SMA di Sukoharjo Diperketat Demi Cegah Penularan Covid-19

Pengurus sekolah diminta memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan mulai dari siswa tiba, masuk ke ruang kelas hingga pulang sekolah.

Wow, Alga Bikinan Pemuda Sidowayah Klaten Jadi Makanan Astronaut di Ruang Angkasa Hlo

Kapsul alga yang dibuat pemuda di Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, menjadi salah satu makanan astronaut di ruang angkasa.

Tak Sengaja Kirim Chat Kasar ke Grup Kelas, Bocah SD di Mojogedang Ditampol Bapak Temannya

Kisah tragis dialami bocah SD di Mojogedang yang ditampol bapak temannya karena tak sengaja forward chat kasar ke grup kelas dengan HP temannya itu.

Misteri Palang Joglo Solo, dari Pesugihan hingga Asmara Makhluk Halus

Di bawah ini terdapat kisah misteri di persimpangan teramai di Kota Solo, Jawa Tengah, yakni Palang Joglo.