Kondisi pagar GBI Syaloom di Jl. Setiabudi, Gilingan, Banjarsari, Solo, yang dirobohkan orang tak dikenal, Senin (19/8/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Tembok pagar pembatas Gereja Bethel Indonesia (GBI) Syaloom di Jl. Setiabudi, Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, dirobohkan orang tak dikenal. Hal itu diduga terkait sengketa lahan yang saat ini kasusnya sedang ditangani Polresta Solo.

Laporan jurnalis Solopos, Ichsan Kholif Rahman, dari lokasi, pagar pembatas gereja itu diketahui sudah roboh pada Senin (19/8/2019) sore. Tidak ada yang tahu siapa yang merobohkan pagar tersebut.

Ketua RT 002/RW 009, Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Budi Prasetyo, mengatakan belum jelas bagaimana kejadian perobohan tembok pagar itu maupun siapa pelakunya. "Tahu-tahu dirobohkan, tidak tahu pelakunya dari pihak mana," jelas Budi, kepada wartawan, Senin sore.

Sementara itu, polisi yang mendapat laporan langsung datang untuk mengamankan lokasi. Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, yang ikut datang ke lokasi, kepada wartawan mengungkapkan lahan GBI Syaloom itu memang sedang dalam sengketa.

"Itu memang lahan dan bangunannya sedang dalam sengketa, sudah proses di Polres. Kami berharap kedua pihak menghormati proses hukum, tidak saling mengerahkan massa," tegas Andy.

Saat ditanya siapa pelaku perobohan pagar gereja tersebut, Andy tak menjawab secara jelas. "Nanti saja prosesnya di Polresta," kata dia singkat.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, Jl. Setiabudi sempat ditutup dari lalu lintas kendaraan. Polisi masih berjaga di lokasi. Hingga berita ini diunggah, belum ada konfirmasi dari pengelola GBI Syaloom.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten