Senam Germas diperagakan saat sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019). (Antara-Heru Suyitno)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) pada kelompok masyarakat peduli kesehatan. Senam Germas pun diperagakan saat sosialisasi itu.

Ketua Panitia Germas Temanggung yang juga Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Samudi, di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019), mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan sosialisasi Germas kepada kelompok peduli kesehatan sebelumnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan Germas oleh anggota kelompok peduli kesehatan, tersebarluasnya informasi tentang Germas kepada masyarakat, dan tersususnnya rencana aksi pada kelompok peduli kesehatan terkait implementasi Germas.

Ia menuturkan kegiatan ini diikuti 150 orang, terdiri atas komunitas pejalan kaki (KPK), komunitas senam jantung sehat, komunitas instruktur senam di Temanggung. Ia menyampaikan dalam 30 tahun terakhir ini terjadi penyakit yang disebabkan oleh perubahan perilaku manusia, pada era 1990-an penyebab kematian dan kesakitan adalah penyakit menular seperti infeksi saluran pernapasan atas, TBC, dan diare.

Kemudian sejak tahun 2010 penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah penyakit tidak menular, seperti stroke, jantung, dan kencing manis. Ia mengatakan penyakit tidak menular saat ini bisa menyerang bukan hanya usia tua tetapi telah bergeser ke usia muda dari semua kalangan, kaya dan miskin, baik bertempat tinggal di desa maupun kota.

"Sementara itu kesakitan dan kematian akibat penyakit menular semakin menurun walaupun prevalensinya, angka kejadian penyakit masih cukup tinggi," katanya.

Ia mengatakan meningkatnya kasus penyakit tidak menular akan menambah beban pemerintah dan masyarakat karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar dan memerlukan teknologi tinggi. Ia menuturkan tanpa upaya yang signifikan, kecenderungan kematian, kesakitan serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat sehingga upaya promotif dan preventif sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.

"Gerakan masyarakat hidup sehat atau germas merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor," katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Adi Nurtantio berharap para peserta diharapkan dapat menularkan virus-virus Germas di masyarakat agar semua masyarakat Temanggung sehat. Ia mengatakan pencanangan Germas di Temanggung berbeda dengan daerah lain, di kabupaten lain dimulai dari tingkat kabupaten, kalau di Temanggung dimulai dari bawah kemudian baru di tingkat kabupaten.

"Hal ini dilakukan biar masyarakat kita perkenalkan, kita sosialisasikan Germas kepada masyarakat. Hal ini terbukti dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional, kita menyelenggarakan senam Germas ternyata pesertanya di luar dugaan, yang semula direncanakan hanya beberapa kelompok, ternyata lebih dari 50 kelompok," katanya.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten