Teman Pangeran Harry Blak-Blakan Soal Ketegangan Keluarga Kerajaan Inggris
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Reuters)

Solopos.com, SOLO — Seorang penulis, jurnalis, sekaligus teman Pangeran Harry dan Meghan Markle, Tom Bradby, buka-bukaan tentang ketegangan keluarga Kerajaan Inggris. Seperti diketahui, ketegangan terjadi setelah pasangan itu menyatakan hengkang dari keluarga kerajaan.

Bradby baru-baru ini melakukan tur Afrika Selatan bersama Pangeran Harry dan Meghan untuk sebuah film dokumenter betajuk Harry & Meghan: An African Journey.

Bradby dengan rasa penasaran bertanya kepada Meghan tentang semua yang dilalui pada tahun lalu. “Tahun lalu merupakan hal yang sangat berat untuk kami lalui,” ucap Meghan ditirukan Bradby seperti dikutip dari People.com, Minggu (17/2/21).

Ketika sang jurnalis ditanya mengenai keadaan Harry dan Meghan setelah pindah ke California pada awal tahun ini, Bradby menyatakan mereka puas dan cukup bahagia untuk saat ini.

“Harry hanya sedikit berkecamuk dengan keluarganya, namun hal ini tentu saja bukan ranah kita semua untuk mengetahuinya,” jelas Bradby.

Bejat! Pria Sukoharjo Tega Perkosa Bocah 12 Tahun di Karanganyar

Bradby juga membicarakan jarak antara Harry dan kakaknya, Pangeran William.

“Situasi yang ada dalam kerajaan jelas-jelas menegangkan. Publik sangat ingin mereka semua bahagia dan baik-baik saja, namun sayangnya tidak, ini merupakan situasi yang sangat sulit selama setahun terakhir,” katanya.

Bradby menambahkan ketegangan dengan keluarga Kerajaan Inggris bukan serta-merta membuat Harry dan Meghan tidak bahagia.

“Mereka cukup bahagia, hanya memang sedikit bergumul. Begitu juga dengan Pangeran William, dia tidak menganggap ini suatu hal yang mudah untuk dilalui,” lanjutnya.

Keluar

Pada Januari 2020, Harry dan Meghan secara inisiatif mengumumkan keputusan mereka untuk mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

Jokowi Janjikan Bantuan Rp10 Juta hingga Rp50 Juta untuk Korban Gempa Sulbar

“Dengan adanya kejadian ini, saya rasa tidak hanya menyakitkan bagi anggota kerajaan, tetapi juga bagi semua orang. Mereka baru saja memutuskan untuk keluar dari anggota kerajaan sepenuhnya,” ujar jurnalis berusia 57 tahun tersebut.

Ketegangan yang ada seperti mengingatkan kembali kala pemerintahan Raja Edward III. Harry dianggap di jalan setapak dengan kakek buyutnya itu, memilih untuk keluar dari keanggotaan keluarga Kerajaan Inggris.

Kendati demikian, mereka bukanlah sebuah keluarga biasa. Mereka berada di dalam bisnis layanan publik yang erat kaitannya dengan rakyat, hal itu yang menyebabkan ketegangan baik dalam keluarga mereka sendiri maupun untuk publik.

Di waktu yang bersamaan, Harry dan Meghan hanya ingin membangun keluarga kecil yang bahagia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom