Teman Ditahan, Anggota Perguruan Pagar Nusa Geruduk Polres Grobogan

Puluhan anggota perguruan silat Pagar Nusa mendatangi Polres Grobogan, Senin (29/11/2021) sore. Mereka memberikan dukungan moral dan meminta temannya yang ditahan dibebaskan.

 Puluhan warga Pagar Nusa Grobogan mendatangi Mapolres Grobogan, Senin (29/11/2021). Mereka memberikan dukungan moral sekaligus meminta temannya yang ditahan dibebaskan. (Solopos.com/Arif Fajar S)

SOLOPOS.COM - Puluhan warga Pagar Nusa Grobogan mendatangi Mapolres Grobogan, Senin (29/11/2021). Mereka memberikan dukungan moral sekaligus meminta temannya yang ditahan dibebaskan. (Solopos.com/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Puluhan anggota perguruan silat Pagar Nusa mendatangi Polres Grobogan, Senin (29/11/2021) sore. Kedatangan mereka untuk meminta empat temannya yang ditahan terkait kasus penganiayaan dibebaskan.

Anggota perguruan silat Pagar Nusa yang datang menggunakan sepeda motor sempat membuat macet Jalan Gajah Mada sisi utara atau depan Polres Grobogan. Sehingga polisi terpaksa menjadikan Jalan Gajah Mada sisi selatan dua arah.

PromosiPeningkatan Ekspor Kopi Bisa Dimulai Dari Penanganan Masalah di Petani

Informasi yang diperoleh dari kepolisian, peristiwa yang menyebabkan empat anggota perguruan silat Pagar Nusa ditahan terjadi pada Minggu (21/11/2021). Sekira pukul 22.15 WIB terjadi tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang diduga dilakukan warga Pagar Nusa Grobogan.

Baca juga: Membaik, Kondisi Perwira Polri Korban Kekerasan Ormas PP

Ketua Pagar Nusa Cabang Kabupaten Grobogan, Gus Jibril menyebutkan kejadian awalnya terjadi di Gubug antara anggota Pagar Nusa dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW). Kemudian berlanjut di depan Indomart Karangrayung..

“Para pelaku memakai jaket dan helm, sehingga kita kesulitan mengenali pelaku. Sementara dari anggota Pagar Nusa tak satu pun mengakui perbuatan tersebut. Sebenarnya juga sudah diupayakan perdamaian,” jelasnya kepada wartawan.

Diketahui ada tujuh orang pelaku, di mana empat anggota Pagar Nusa ditahan di Polres Grobogan. Saat ini proses penyidikan masih berlangsung kendati upaya perdamaian antara Pagar Nusa dan Setia Hati Winongi dalam upaya perdamaian.

Para warga Pagar Nusa Grobogan mendatangi Polres Grobogan menggunakan 30 sepeda motor. Mereka selain meminta temannya dibebabkan, juga memberikan dukungan moral. Sebelum ke Polres, mereka berkumpul di Sekretarian PCNU Grobogan.

Baca juga: Cegah Mafia Tanah, BPN Grobogan Gelar Sosialisasi ke Kades dan Lurah

Setelah itu dengan beriringan melalui rute Jalan Jenderal Sudirman, Alun-alun Purwodadi, Jalan DI Panjaitan, Jalan Hayam Wuruk. Kemudian Jalan Dr Sutomo, Bundaran Simpang Lima, Jalan Gajah Mada, Mapolres Grobogan.

Sesampai di Mapolres Grobogan ternyata sudah ada perwakilan dari LBH Ansor yang sedang berkoordinasi dengan penyidik terkait kasus ini. Perwakilan mengupayakan ada perdamaian dan kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Mengingat sudah ada perwakilan LBH Ansor, akhirnya warga Pagar Nusa membubarkan diri dan kembali ke PCNU Grobogan melalui Jalan Untung Suropati. Mereka dikawal anggota Dalmas dan Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Andryansyah Rithas Hasibuan mengatakan memang ada anggota Pagar Nusa yang ditahan terkait kasus dugaan penganiayaan. Memang ada dari LBH Ansor dan Pagar Nusa yang mengupayakan perdamaian.

 

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

+ PLUS Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

Platform atau program kerja kandidat presiden tampak tidak begitu penting menuju pemilihan presiden 2024. Prioritas menuju pemilihan presiden 2024 adalah elektabilitas kandidat setinggi-tingginya.

Berita Terkini

Terbanyak di Jateng, Segini Jumlah Kiai di Pati

Kabupaten Pati ternyata menjadi wilayah yang memiliki jumlah kiai terbanyak di Jawa Tengah (Jateng).

Aksi Pembacokan di Jepara, Satu Pelaku Tertangkap Satunya Buron

Seorang pelaku pembacokan menggunakan sebilah pedang di desa Ujung watu, Kecamatan Donorojo, Jepara berhasil ditangkap polisi.

Jos! Desa di Pemalang Ini Bebas dari Status Miskin Berkat Pupuk Organik

Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, bisa terlepas dari status desa miskin berkat pengolahan pupuk organik.

Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Bandara Semarang, Ini Sebabnya

Pesawat Citilink bernomor penerbangan QG 483 dengan rute Banjarmasin ke Cengkareng mengalami kerusakan mesin dan akhirnya mendarat darurat di Semarang.

Bawa 146 Penumpang, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Semarang

Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 483 mendarat darurat di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang.

Air Berkah Waisak Diambil di Umbul Jumprit, Airnya Bisa Bikin Awet Muda

Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, memiliki sejarah panjang dan airnya dipercaya memiliki banyak khasiat.

Disemayamkan di Candi Mendut, Ini Makna Api Dharma Waisak dari Mrapen

Api Dharma Waisak 2566 Budhist Era (BE) yang diambil dari Sumber Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, disemayamkan di Candi Mendut, Kabupaten Magelang.

Air Berkah Waisak Diambil dari Umbul di Lereng Gunung Sindoro

Air berkah Waisak 2566 Buddhis Era (BE) diambil dari lereng Gunung Sindoro tepatnya Umbul Jumprit di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kota Lama Semarang, Spot Wisata Favorit di Jawa Tengah

Kawasan Kota Lama Semarang menjadi objek wisata terfavorit di Jawa Tengah.

Gunung Manggir, Wisata Alam Ngehits di Blora

Gunung Manggir merupakan objek wisata alam ciamik di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sakral! Begini Ritual Waisak di Candi Borobudur

Perayaan Hari Raya Triusuci Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, telah menjadi daya tarik wisata.

Blora Penghasil Kayu Jati Terbaik di Dunia, Tapi...

Separuh wilayah Kabupaten Blora yang berada di kawasan Kendeng merupakan kawasan hutan, khususnya hutan pohon jati penghasil kayu terbaik di dunia.

Geger! Mayat Perempuan Misterius Ditemukan Warga Kebumen, Ini Cirinya

Sosok mayat perempuan tanpa identitas atau misterius ditemukan warga di sebuah ladang di Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.

Polda Jateng Sebut 237 Hewan Ternak di Jateng Terindikasi PMK

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) menyebut ada 237 hewan ternak di wilayah Jateng yang terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Api Dharma Tri Suci Waisak dari Mrapen Disakralkan di Mendut

Pengambilan Api Dharma Tri Suci Waisak dilakukan di Api Abadi Mrapen, Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022).