Telkom Fokus Pengembangan Jaringan Pita Lebar

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

PT Telkom fokus pada pengembangan broadband (pita lebar) atau  koneksi internet dengan transmisi data kecepatan tinggi

Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi PT Telkom fokus pada pengembangan broadband (pita lebar) atau  koneksi internet dengan transmisi data kecepatan tinggi.

PromosiDijual Rp1,5 Miliar/Kg, Gaharu Sudah Jadi Upeti Sejak Era Sriwijaya

General Manager PT Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Yogyakarta Firmansyah mengatakan, pengembangan di DIY dilakukan melalui produk Indihome yang merupakan layanan triple play dengan kecepatan sekitar 10 Mbps.

“Itu untuk konsumen ritel. Dulu kecepatan ini biasanya untuk pelanggan perusahaan,” kata dia kepada Harianjogja.com ketika ditemui di di Gedung Telkom Witel Yogyakarta, Jogja, Selasa (13/9/2016).

Ia mengungkapkan, hal ini dilakukan agar tidak ada kesenjangan akses internet sehingga masyarakat bisa menikmati secara merata. Pengembangan ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Dari total 75.000 pelanggan Telkom, sebanyak 33.000 pelanggan sudah mengakses layanan Indihome. Untuk pelanggan telpo dan internet ada sekitar 20.000 dan menjadi sasaran untuk migrasi ke Indihome. Sekarang ini, Telkom sudah menambah alat produksi dan siap pasang untuk 70.000 pelanggan.

“Ini dalam rangka mencegah adanya gap antara barat dan timur, antara Eropa dan kita di Asia. Maka konsumsi bandwidth harus ditingkatkan,” kata dia.

PT Telkom juga sedang fokus mengganti semua jaringan tembaga menjadi jaringan fiber optik. Jaringan tembaga memiliki batasan waktu untuk layak digunakan.

Semakin tua usianya maka redamannya akan semakin tinggi dan tidak  bisa lagi mengantarkan data. Oleh karena itu, perpindahan ke jaringan fiber optik menjadi solusi.

Ia menyebutkan, untuk jaringan optik di DY sudah mencakup sekitar 80% lokasi. Ia mengakui, untuk daerah yang agak jauh belum terjangkau sehingga masih memakai tembaga yang lama.

Jika jarak feeder terlalu jauh misal sampai 20 km, maka dibutuhkan investasi yang sangat besar. “Kami desain berbarengan dengan Telkom Group misalnya dengan anak perusahaan yakni Telkomsel yang beralih dari radio ke jaringan fiber optik,” kata dia.

Untuk mengembangkan jaringan fiber optik ada kendala yang dihadapi terutama jarak. Selain itu, ada budaya di masyarakat yang masih enggan untuk beralih ke fiber optik dan bertahan di tembaga.

“Untuk kendala jarak, kalau sudah ada kluster, meskipun belum ada jaringan, kami bisa menarikkan jaringan,” kata dia.

Dengan berbagai upaya itu, cakupan internet Telkom yang digabung dengan Telkomsel sudah mencapai seluruh wilayah DIY. Untuk daerah dengan jaringan 2G, Telkom membuat wifi corner dengan kecepatan tinggi. Ada 10 titik wifi corner di DIY dan bisa dimanfaatkan dengan membeli paket Rp5.000 untuk 12 jam.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Bikin Deg-degan, Damkar Wonogiri Tangkap Ular Sanca di Permukiman Warga

Petugas Damkar Wonogiri membantu warga mengevakuasi ular sanca jenis Pythonidae yang masuk ke pekarangan rumah warga di Pokoh Kidul, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri pada Kamis (19/5/2022).

AS Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet 2022, Kenali Gejalanya

CDC juga meminta penyedia layanan kesehatan di sejumlah negara mewaspadai pasien yang mengalami gejala seperti cacar monyet.

Kenapa Jalan Solo-Boyolali Kerap Terjadi Kecelakaan?

Kira-kira kenapa jalan di Solo-Boyolali kerap terjadi kecelakaan, bahkan ada korban yang meninggal dunia?

Bupati Karanganyar: Pilih Pengurus PGRI yang Rajin!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta Konferensi Kerja tahun ke-2 Kabupaten (Konkerkab) Karanganyar PGRI untuk memilih pengurus yang rajin.

Jelang Lawan Persis Solo, Kondisi Fisik Pemain Persebaya Belum Ideal

Pelatih Persebaya Aji Santoso memastikan siap menghadapi laga uji coba melawan Persis Solo meskipun kondisi fisik pemain belum ideal.

PT KAI Tetap Wajibkan Penumpang Pakai Masker di Area Stasiun & Kereta

Penumpang KA jarak jauh tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen atau PCR namun minimal sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua atau ketiga (booster)

Disdik Kota Solo Izinkan Kantin Sekolah Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Dinas Pendidikan Kota Solo, Jawa Tengah tidak melarang kantin sekolah membuka usahanya selama pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat ini.

Fixed! Liverpool Bakal Pawai Keliling Kota Rayakan Juara Akhir Mei Ini

Liverpool bakal merayakan gelar juara dengan pawai keliling kota pada akhir Mei 2022 ini.

Waspadai Virus Cacar Monyet

Tidak ada pengobatan spesifik yang dilakukan pada orang yang terinfeksi virus cacar monyet.

One Stop Dental Care Rumah Sakit JIH Solo, Atasi Tuntas Masalah Gigi

Rumah sakit JIH Solo menawarkan One Stop Dental Care dengan lima spesialisasi kedokteran gigi yang mumpuni untuk memberikan pelayanan dan menangani semua permasalahan gigi.

KPU Sukoharjo Bocorkan Cara Memelihara Data Pemilih, Begini Lo...

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, menyampaikan beberapa cara memutakhirkan atau memperbarui Daftar Pemilih Tetap (DPT), salah satunya untuk mempersiapkan Pemilu 2024.

Simak! Inilah Daftar SMK Negeri di Kabupaten Boyolali

Berikut daftar SMK Negeri yang tersebar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Solopos Hari Ini: Menkeu Minta Tambah Rp275 T

Pemerintah menyodorkan dua pilihan sebagai respons terhadap tingginya harga minyak dunia. Pilihan itu yakni menambah anggaran Rp275 triliun untuk subsidi dan kompensasi energi 2022 atau harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik naik.

Menikmati Indahnya Alam Borobudur dari Bukit Dagi Magelang

Terletak di ketinggian 275 meter, Bukit Dagi merupakan tempat terbaik di Borobudur untuk menikmati sunsrise

Ada 3 Metode Pembayaran Jalan Tol Via MLFF, Ini Perbedaannya

Ada tiga metode pembayaran jalan tol setelah sistem pembayaran tol nontunai nirsentuh atau MLFF berlaku pada akhir 2022.