Telinga Anak Balita di Sragen Bengkak Gegara Anting
Petugas pemadam kebakaran berusaha melepas anting yang mengakibatkan pembengkakan pada telinga kiri balita di Kantor Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Senin (30/12/2020). (Istimewa/Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Hati-hati bagi orang tua yang ingin memasang anting-anting pada anak perempuannya. Siapa sangka, pemasangan anting bisa berdampak tidak baik bagi si buah hati.

Hal ini seperti yang dialami oleh Aqueena, 4, asal RT 02/4, Kampung Dukuhan, Kelurahan Nglorog, Sragen.

Kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sragen mendadak diramaikan oleh suara tangis seorang anak balita pada Senin (30/11/2020) siang. Bocah perempuan itu terus menangis karena kesakitan. Penyebabnya, telinganya mengalami iritasi dan bengkak akibat anting yang dipakainya.

Pikap Nyemplung Jurang di Tawangmangu, Sopirnya Malah Ngacir

Oleh ayahnya, Wardi, 33, Aqueena dibawa ke Kantor Satpol PP dan Damkar Sragen. Para petugas pemadam kebakaran itu berusaha membantu melepas anting yang bikin bengkak  telinga kiri bocah itu. Namun, melepas anting di telinga bocah balita ternyata bukan perkara mudah.

Anting itu ternyata melukai daun telinga si bocah hingga membuatnya infeksi. Hal itu membuat Aqueena terus menangis merasakan sakit pada daun telinganya.

“Karena kami tidak mampu mencabut anting itu, maka kami berkoordinasi dengan PSC [public safety center 119 Sukowati],” jelas Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Anton Sujarwo, mewakili Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sragen, Heru Martono, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Selasa (1/12/2020).

Jalan Tol Solo-Jogja Terjang 5 Masjid dan 5 Permakaman di Klaten

Sukarelawan PSC 119 Sukowati kemudian menghubungi Puskesmas Kota Sragen. Tak lama kemudian, Aqueena dilarikan ke Puskesmas Kota Sragen. Setelah ditangani tenaga medis dengan peralatan yang memadai, anting tersebut akhirnya bisa dilepas dari daun telinga Aqueena.

Urusi Segala Urusan

Belakangan, para petugas dari Dinas Satpol PP dan Damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran. Para petugas selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan apa pun. Tidak hanya membantu melepas anting, Dinas Satpol PP dan Damkar belakangan juga kerap melayani pemusnahan sarang tawon Vespa Affinis hingga mengevakuasi kucing dari dalam sumur.

“Kerja sama yang solid antarintansi terkait kebencanaan maupun situasi kedaruratan memudahkan penanganan masalah yang dihadapi warga,” terang Anton Sujarwo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom