Telat Berikan THR, 21 Perusahaan di Jateng Terancam Sanksi

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah (Jateng) mengancam memberikan sanksi tegas kepada 21 perusahaan karena terlambat memberikan tunjangan hari raya (THR) Lebaran kepada karyawannya.

Hal itu disampaikan Kepala Disnakertrans Jateng, Wika Bintang , saat menggelar inspeksi di beberapa perusahaan di Kota Semarang, Selasa (28/5/2019). Bahkan, dari hasil inspeksi itu diketahui ada beberapa perusahaan yang memberikan THR kepada karyawan dengan nilai yang sangat minim atau tidak sesuai dengan aturan yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No. 6/2016.

“Dari tahun ke tahun sebenarnya tren pengaduan THR cenderung menurun. Jika pada 2017 masih terdapat 36 aduan, tahun 2019 lalu berkurang menjadi 26. Tahun ini, ada sekitar 21 aduan terkait keterlambatan THR,” ujar Wika.

Wika mengaku dari laporan yang diterima masih banyak perusahaan yang memberikan THR dalam waktu yang sangat mepet. Padahal sesuai Permenaker No. 6/2016 tentang Pelaksanaan THR Bagi Buruh/Pekerja di Perusahaan, THR diberikan paling lambat sebelum H-7 Lebaran atau sebelum Senin (27/5/2019).

Wika menyebut Kota Semarang menjadi wilayah yang mendominasi masalah pembayaran THR. Terdapat delapan perusahaan di Semarang yang dilaporkan menunda pemberian THR maupun memberikan THR dengan nilai yang sangat minim.

“Paling banyak aduannya itu dari Semarang ada delapan perusahaan. Sisanya tersebar di Jepara, Tegal, Demak, Pati dan Solo,” ujar Wika.

Temuan paling mencolok, katanya ada perusahaan yang gagal memberikan THR kurang dari ketentuan yang berlaku. Kemenaker telah mewajibkan THR yang diberikan kepada pekerja harus dalam bentuk satu bulan gaji.

Namun, aturan itu rupanya banyak yang diabaikan. Bahkan, Disnakertrans Jateng menemukan ada seorang pengusaha di Kota Semarang memberikan THR hanya Rp200.000 kepada setiap karyawan.

“Ini masih ada pengaduan karena perilaku pengusaha yang bayar THR cuma Rp200.000. Itu pengusahanya di Semarang. Kasihan pekerjanya,” ujarnya.

Wika pun mengaku akan memberikan sanksi berat terhadap perusahaan yang sewenang-wenang dalam memberikan THR kepada karyawan. Sanksi itu berupa denda 5% dari total gaji yang diterima pekerja yang nanti dikelola serikat pekerja. Sementara, sanksi lain berupa administratif dengan tidak mendapatkan izin usaha.

“Jadi kalau mau perpanjangan izin usaha enggak akan bisa karena disetop. Maksudnya pemerintah kan jangan seperti itu. Kalau nanti THR diberikan dengan ikhlas, semoga saja perusahaannya jadi bisa lebih berkembang,” beber Wika.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Sirkuit Internasional di Bintan Batam Dimulai dari Sekarang

Sirkuit kelas internasional di Bintan, Batam, bakal dibangun dan ditarget selesai tahun 2023.

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

Smartphone Sadis, Sony Xperia Pro-I Seharga Rp25 Jutaan Dirilis

Sony Xperia Pro-I resmi diluncurkan dibanderol $1.799,99.

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Nekat Goda Pacar Orang, Pria di Sidoarjo Jawa Timur Tewas Dikeroyok

Nekat goda pacar orang, seorang pemuda meninggal setelah menjadi korban pengeroyokan di kawasan GOR Sidoarjo, Jawa Timur.

Jumlah Subscriber Atta Halilintar Naik Pesat, Ini Kuncinya

Meski mengaku tak lagi ngaya, kenyataannya jumlah subscriber di channel Youtube Atta Halilintar tetap saja bertambah.

Langgar PPKM, Holywings dan Kafe Marabunta di Semarang Disegel

Dua kafe di Semarang, yakni Holywings dan Marabunta, disegel polisi karena melanggar aturan PPKM level 1 dengan buka lebih dari pukul 24.00 WIB.

Ini Skema Hyundai Hadapi Penyetopan Mobil Bensin-Solar Tahun 2050

Skema Hyundai hadapi kebijakan penyetopan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan solar.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Tuntut Usut Kasus Diklat Maut Menwa UNS, Mahasiswa Gelar Aksi 100 Lilin

mahasiswa mendesak rektorat tegas dan transparan dalam menyikapi kasus meninggalnya Gilang Endi