Telan Anggaran Rp18,3 Miliar, Gedung MPP Sukoharjo Mulai Dibangun

Gedung Mal Pelayanan Publik atau MPP Sukoharjo mulai dibangun oleh pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp18,3 miliar.

 Ilustrasi Infrastruktur (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Infrastruktur (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SUKOHARJO — Gedung Mal Pelayanan Publik atau MPP Sukoharjo mulai dibangun oleh PT Pulung Manuggal Abadi Semarang selaku pemenang lelang.

Nilai kontrak pembangunan gedung tersebut senilai Rp18.385.210.000 dari pagu anggaran Rp22.950.000.000. Kontraktor kini mulai melakukan proses pengerjaan Gedung MPP tersebut setelah menang lelang.

Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) terhitung 27 Juli 2021 dan ditargetkan selesai pada 27 Desember nanti.

Baca Juga: Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, mengatakan proses lelang pembangunan gedung MPP dan penandatanganan kontrak sudah selesai.

“Pembangunan Gedung MPP dikerjakan PT Pulung Manunggal Abadi selaku pemenang lelang,” katanya, Minggu (1/8/2021).

Pembangunan Gedung MPP dikerjakan secara bertahap. Pada tahun ini dibangun kontruksi gedungnya terlebih dahulu. Sedangkan sarana dan prasarana baru dikerjakan pada 2022 mendatang.

Baca Juga: Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Jemput 27 Pasien Positif untuk Isolasi Terpadu

Proses pembangunan Gedung MPP Sukoharjo itu bisa diharapkan selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja. Gedung MPP dibangun Pemkab di lahan bekas Kantor Satpol PP, Kantor DPPKBP3A, serta bekas Kantor Bidang Pendapatan BKD.

Sejumlah alat berat sudah didatangkan dan mulai meratakan lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung tersebut.

Baca Juga: Tak Semua Tahanan Polres Sukoharjo Divaksin, Ini Alasannya

“Di Gedung MPP akan ditempati semua dinas, kantor yang selama ini melakukan pelayanan publik. Juga beberapa instansi vertikal, BUMN, dan perbankan,” katanya.

Selain itu, Haris menambahkan juga sejumlah kantor pelayanan di tingkat provinsi akan bergabung di gedung MPP Sukoharjo.

Baca Juga: Asale Bekas Rumah Dinas Pengawas Perkebunan, Saksi Bisu Era Kejayaan Industri di Gatak Sukoharjo

Dengan demikian beberapa instansi yang melakukan pelayanan pada masyarakat akan memiliki stan di MPP tersebut.

MPP tidak hanya khusus soal perizinan, melainkan juga semua hal terkait pelayanan, termasuk pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), dan lainnya.

Berita Terkait

Espos Premium

PPKM Makin Longgar, Jangan Buru-Buru "Balas Dendam" Berwisata!

PPKM Makin Longgar, Jangan Buru-Buru "Balas Dendam" Berwisata!

Pelonggaran kegiatan seusai pembatasan ketat berbulan-bulan demi menurunkan penularan Covid-19 memicu munculnya revenge travel atau revenge tourism atau biasa disebut wisata balas dendam. Kedisiplinan terhadap protokol kesehatan selama revenge travel menjadi kunci mencegah lonjakan kasus berikutnya. Revenge travel terjadi ketika masyarakat merasa haus mendapatkan hiburan atau refreshing setelah pengetatan aktivitas di rumah saja dalam periode yang lama.

Berita Terkini

Masyarakat Peduli Api Dibentuk di Gunung Bromo Karanganyar, Ini Perannya

Pembentukan MPA Singo Serang khusus di lingkungan KHDTK Gunung Bromo diperlukan dalam upaya menciptakan hutan lestari.

Jhon Underground: Pemuda Wonogiri yang Punya Misi Mengenalkan Kampung Halaman lewat Media

Jhon Underground, pemuda asli Wonogiri tergerak untuk memperkenalkan kampung halamannya ke masyarakat luas.

Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Sudah Tempati Kontrakan Baru

Sekeluarga yang tidur di kolong meja wedangan di Kartasura, Sukoharjo, sudah menempati kontrakan baru. Kontrakan itu tak jauh dari wedangan yang menjadi usaha keluarga tersebut.

Hindari Yoni di Tengah Sawah, Jalan Tol Solo-Jogja Wilayah Klaten ini Dibuat Melayang

Proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja wilayah Keprabon, Polanharjo, Klaten, dibuat melayang demi menghindari yoni di tengah sawah.

Saking Parahnya Pencemaran, Warga Sragen Sampai Takut Makan Ikan dari Bengawan Solo

Warga Sragen merasakan betul dampak dari pencemaran Sungai Bengawan Solo di wilayah mereka sampai takut makan ikannya.

Ingat! Tempat Wisata di Boyolali Masih Belum Boleh Buka Lur

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali belum membuka tempat wisata selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

Nasi Boks I Am In Love, Solusi Praktis Makan Ayam Panggang

I Am In Love Panggang menyajikan menu lunch box bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya

Dulur Sukoharjo, Ojo Lali Prokes 5M Ya...

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Tes SKD CPNS Sukoharjo, Puluhan Peserta Gugur pada Hari Pertama

Jumlah peserta tes SKD CPNS Sukoharjo yang tidak lolos karena tidak hadir saat tes masih ada kemungkinan bertambah.

Pemilik Angkringan di Klaten Tetap Ngeyel Usai Ditegur Satpol PP, Sejumlah Gelas Dikukut

Satpol PP Klaten terpaksa menegur keras tiga pemilik angkringan di Klaten Selatan sepanjang PPKM Level 3.

PTM SMP dan SMA Sederajat di Wonogiri Mungkin Digelar Bareng

PTM belum akan digelar dalam waktu dekat karena SMP-SMA sederajat mulai pekan ini menggelar kegiatan tatap muka terbatas ANBK.

Puluhan Kebakaran Terjadi di Wonogiri Tahun Ini, Mayoritas Penyebabnya Karena Ini

Puluhan kebakaran terjadi di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu Januari hingga September 2021. Human eror mendominasi penyebab kebakaran di kabupaten itu.

Borong 7,5 Kuintal Cabai Petani, Bupati Karanganyar: Spekulan Jangan Mainkan Harga!

Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk campur tangan mengatasi permainan spekulan.

Lewat Program Desa Tuntas Vaksinasi, Pemkab Klaten Ingin Percepat Herd Immunity

Vaksinasi massal digelar di Balai Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Selasa (14/9/2021).

Pasar Bahulak Sragen Raih Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf, Apa Itu?

Pasar Bahulak di Desa Karungan, Plupuh, Sragen, mendapat sertifikat cleanliness, health, safety, dan environment sustainability (CHSE) dari Kemenparekraf.

Waduh… 40% Peserta Tes SKD Wonogiri di LPPKS Karanganyar Tak Penuhi Passing Grade

Sekitar 40 persen peserta seleksi CPNS Kabupaten Wonogiri yang mengikuti tes di LPPKS di Kabupaten Karanganyar tidak memenuhi passing grade.