Tegaskan Netral Pada Pilkada 2020, FKPPI 11.35 Ajak Warga Solo Tidak Golput
Pengurus FKPPI 11.35 Solo mendeklarasikan sikap mereka netral pada Pilkada 2020, Jumat (4/12/2020). (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO -- Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri atau FKPPI 11.35 Solo menyatakan sikap netral dalam Pilkada 2020. Mereka tidak mendukung salah satu pasangan cawali-cawawali Solo yang saling berkompetisi.

Sikap itu sesuai prinsip organisasi yang selalu menjadi penyeimbang segala perbedaan dalam berbangsa dan bernegara. FKPPI 11.35 Solo juga menyerukan semua elemen masyarakat Solo untuk tetap menjunjung nilai persatuan dan kesatuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua FKPPI 11.35 Solo, Hasta Gunawan, saat konferensi pers di Warung Makan Tumpeng Solo, Jumat (4/12/2020). Dalam kesempatan itu, ia bersama belasan pengurus, tokoh dan anggota FKPPI 11.35 Solo.

Lukas Jayadi Tersangka Penembakan Mobil Bos Duniatex Ternyata Pebisnis Sukses Bidang Otomotif Di Solo

“Secara organisasi kami FKPPI menyatakan bersikap netral pada Pilkada Solo 2020, tidak mendukung pasangan cawali-cawawali mana pun. Sebab kami selalu berada pada garis komando dari para pembina organisasi ini yaitu TNI dan kepolisian,” ujarnya.

Namun, sebagai warga Solo, Hasta melanjutkan setiap anggota FKPPI 11.35 Solo akan menggunakan hak pilih mereka. Ihwal cawali-cawawali mana yang akan mereka pilih pada 9 Desember 2020, FKPPI 11.35 Solo menyerahkan sepenuhnya kepada anggota.

Penembakan Mobil Bos Duniatex Berawal Dari Persoalan Tanah Dan Utang Rp16 Miliar, Begini Ceritanya

Hati Nurani

“Secara pribadi dan atas nama penduduk Solo, kami akan menggunakan hak pilih kami sesuai dengan hati nurani,” katanya.

FKPPI 11.35 Solo juga mengajak seluruh warga yang masuk daftar pemilih tetap atau DPT Pilkada 2020 untuk menyalurkan suaranya. Warga ia minta tidak menjadi golongan putih atau golput.

Ihwal kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, menurutnya, bisa disiasati dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan.

Spanduk Liar Kontroversial Bertebaran di Sragen Jelang Masa Tenang Pilkada

Selain itu dengan menjaga jarak atau mengindari kerumunan massa. Hasta meyakini penyelenggara Pilkada 2020, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, sudah menyiapkan mekanisme pemungutan suara agar tak menjadi klaster penularan Covid-19.

“Jangan takut ke TPS. Yang terpenting selalu patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak. Kami juga serukan kepada warga Solo ikut menjaga Pilkada 2020 berjalan lancar, aman,” paparnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom