Tutup Iklan

Tega! Sudah Ditolong, Pria Purbalingga Ini Malah Bawa Kabur Mobil Temannya di Sragen

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SRAGEN — Seorang pria asal Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Maulana Muzakky Alamsyah, 22, tega menipu temannya sendiri yang sudah menolongnya mengantar kondangan ke Malang.

Maulana membawa kabur mobil Daihatsu Grandmax warna hitam keluaran 2017 milik temannya yang bernama Sato Al Samin, 29, seorang buruh Dukuh/Desa Karangcegak RT 023, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, itu saat dalam perjalanan menghadiri kondangan di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019).

Akibatnya kini Maulana harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sragen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal itu diungkapkan Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Agus menyampaikan Maulana ditangkap pada Kamis (8/8/2019) malam dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pelanggaran Pasal 378 juncto Pasal 372 KUHP.

Agus menjelaskan awalnya pada Jumat (2/8/2019) pukul 16.00 WIB, Sato diminta Maulana untuk mengantar ke kondangan atau hajatan di Malang, Jawa Timur. Sato menyanggupi.

Mereka berangkat naik mobil Daihatsu Grandmax berpelat nomor R 8763 TC. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menyebut milik Sumin, warga Karangjengkol RT 012/RW 004, Kutasari, Purbalingga.

“Dalam perjalanan pulang dari Malang mereka berhenti di Gemolong untuk makan nasi goreng di depan Toko Lestari Baru Gemolong. Setelah makan bareng melanjutkan perjalanan tapi Maulana menggantikan Sato jadi sopir,” jelas Agus.

Mereka berjalan ke arah Karanggede, Boyolali. Dalam perjalanan itu mereka berhenti lagi di depan Alfamart Ngembatpadas, Gemolong. Saat itu Maulana meminta Sato beli rokok ke minimarket itu.

Setelah beli rokok, ujar Agus, Sato keluar minimarket dan kaget mendapati temannya sudah kabur dengan mobilnya. Sato sempat menghubungi Maulana tetapi tidak bisa tersambung.

Sato kemudian melaporkan perisitiwa itu ke Polsek Gemolong pada Kamis lalu. Dari hasil penyelidikan, ujar Agus, polisi berhasil melacak dan kemudian membekuk Maulana.

Maulana ditangkap di Tangerang dan barang buktinya ditemukan di Wonosobo. Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra menambahkan polisi awalnya mendapatkan informasi pelaku mempunyai keluarga di Wonosobo.

“Dari informasi awal itu bisa menemukan pelaku dan barang bukti,” katanya.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba