Tega, Perangkat Desa di Temanggung Sodomi Anak Tetangga di Bawah Umur

Seorang perangkat desa di Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, tega melakukan kekerasan seksual atau sodomi terhadap anak di bawah umur yang merupakan tetangganya.

 Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi, saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus kekerasan seksual atau sodomi yang dilakukan seorang perangkat desa di Mapolres Temanggung, Kamis (22/9/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi, saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus kekerasan seksual atau sodomi yang dilakukan seorang perangkat desa di Mapolres Temanggung, Kamis (22/9/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Perbuatan bejat dilakukan seorang perangkat desa di Temanggung berinisial DY, 43, yang tega melakukan kekerasan seksual berupa sodomi terhadap anak tetangganya yang masih dibawah umur. Tak hanya itu, guna melancarkan nafsu bejatnya, pelaku juga mencekoki minuman keras (miras) kepada korban hingga tak sadarkan diri.

Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi, membenarkan peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan perangkat desa di Kecamatan Kedu itu. Pelaku merupakan perangkat desa yang sehari-hari bertugas sebagai kaum atau modin di desa tersebut.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Agus mengungkapkan awal mulanya pelaku mengajak korban yang masih di bawah umur untuk menenggak minuman keras bersama teman-temannya. Setelah, korban tak sadarkan diri, pelaku langsung melakukan kekerasan seksual berupa sodomi sambil merekam perbuatannya.

“Dengan modal rekaman kejadian itu, pelaku memberikan ancaman kepada korban akan menyebarkan video tersebut jika korban tidak mau menuruti kemauannya,” terang Kapolres Temanggung dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Kamis (22/9/2022).

Atas perbuatan pelaku itu, korban pun sempat stres dan putus asa. Bahkan, berdasarkan keterangan Kapolres Temanggung, korban yang masih di bawah umur itu berniat melakukan bunuh diri karena tak kuat menahan malu atas perbuatan pelaku.

Baca juga: Viral Sopir Truk Kesasar ke Kuburan Semarang, Youtuber Jadikan Lokasi Uji Nyali

Dari pengakuan korban, tersangka yang merupakan perangkat desa di Temanggung itu sudah melakukan aksi sodomi sebanyak lima kali. Perbuatan amoral pelaku itu dilakukan di berbagai tempat.

“Korban R saat kejadian masih dibawah umur dan berdasar hasil visum terhadap korban terdapat luka sobekan di dubur akibat benda tumpul,” lanjutnya.

Pelampiasan

Sementara itu DY saat dimintai keterangan awak media mengaku alasannya melakukan sodomi terhadap korban karena kekasihnya saat itu tidak mau melayani nafsunya saat di bawah pengaruh miras. Ia pun kemudian melampiaskan nafsunya kepada korban yang masih di bawah umur.

Baca juga: Keterlaluan! Selama 3 Tahun, Kepala Sekolah di Purbalingga Sodomi Siswa

“Saya pertama kali melakukan tindakan sodomi terhadap korban ketika korban sedang mabuk berat dan saat itu korban saya ajak bermain ke tempat kekasih saya,” akunya.

DY, perangkat desa di Temanggung yang bertugas sebagai kaum atau modin itu pun saat ini telah mendekam di tahanan Polres Temanggung. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76 E juncto Pasal 82 UU No. 35/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak juncto UU No. 17/2916 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak subsider 289 KUHPidana subsider 292 KUHPidana.

“Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp5 miliar,” ujar Kapolres Temanggung.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kasus Curanmor di Banyumas & Jepara Tertinggi se-Jateng

      Kasus curanmor di Kabupaten Banyumas dan Jepara menjadi yang terbanyak atau tertinggi selama Operasi Sikat Jaran Candi pada 25 Agustus-13 September 2022.

      Tari Kecak & Penari Pendet Meriahkan Merti Desa di Bandungan Semarang

      Karnaval Merti Desa Sumowono di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, dimeriahkan pertunjukan tari Kecak.

      Rekahan Gunung Slamet di Dasar Bumi, Munculkan Air Panas Alami

      Mata air panas di Kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas dan Guci, Kabupaten Tegal dihasilkan dari panas bumi Gunung Slamet, yang sampai saat ini masih dinyatakan sebagai gunung aktif.

      Lindungi Semarang, SERA Group Tanam 1.500 Bibit Pohon Bakau

      PT Serasi Auto Raya menanam 1.500 bibit pohon bakau di Semarang demi melindungi daratan dari abrasi.

      Ini Pengakuan Driver Ojol yang Dikeroyok di SPBU Semarang

      Driver atau pengemudi ojek online (ojol) di Kota Semarang yang menjadi korban pengeroyokan memberikan pengakuan dalam sebuah video yang dibagikan di Twitter.

      20 Hari, 40 Kasus Curanmor di Jepara Diungkap

      Polres Jepara, Jawa Tengah (Jateng), mengungkap 40 kasus pencurian selama Operasi Sikat Jaran Candi 2022.

      UKSW Salatiga Datangkan Tipe-X Hibur Mahasiswa Baru

      Puncak acara Orientasi Mahasiswa Baru atau OMB UKSW Salatiga dimeriahkan dengan penampilan grup band legendaris Tipe-X.

      Ini Kronologi Driver Ojol di Semarang Dikeroyok yang Berujung Kematian Pelaku

      Seorang driver ojek online atau ojol di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pengeroyokan di SPBU.

      Awal Mula Pengeroyokan Driver Ojol di Semarang yang Sebabkan 1 Orang Meninggal

      Seorang pelaku penganiyaan atau pengeroyokan terhadap driver atau pengemudi ojek online di Kota Semarang meninggal dunia.

      Rebutan Antrean di SPBU, Pelaku Pengeroyokoan Driver Ojol di Semarang Meninggal

      Insiden pengeroyokan driver ojek online atau ojol di Semarang berujung balas dendam yang menyebabkan pelaku pengeroyokan meninggal dunia.

      Mantap, Perjalanan KA Semarang Tawang-Gambir Kini Lebih Singkat

      PT KAI Daops IV Semarang mempersingkat perjalanan 8 KA jarak jauh salah satunya tujuan Semarang Tawang-Gambir pada 28 September 2022.

      Cegah Stunting, BKKBN & NFA Ajak Warga Kendal Makan Telur

      BKKBN dan Badan Pangan Nasional (NFA) menggelar kegiatan Gerakan Makan Telur Bersama di Kabupaten Kendal sebagai upaya pencegahan stunting.

      Polisi Dalami Dugaan Kelalaian pada Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

      Polda Jawa Tengah akan mengecek apakah ada unsur kelalaian atau kesalahan prosedur pada kasus ledakan di asrama Brimob Sukoharjo pada Minggu (25/9/2022) petang.

      Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Semarang Hari Ini (26/9/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Senin, 26 September 2022.

      Seru! Ratusan Peserta Ikuti Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Danjen Kopassus

      Ratusan joki kuda mengikuti Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Danjen Kopassus Cup Nusantara Derby 2022 Round II di Lapangan Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang.

      Korban Meninggal dalam Kecelakaan Tol Semarang-Solo Bertambah, Total 6 Orang

      Korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Semarang-Solo tepatnya di KM 436+400 kini bertambah menjadi enam orang.