Sukarelawan, warga, dan polisi bergotong-royong membersihkan reruntuhan bangunan milik Tukimin, warga Desa Sampetan, Gladagsari, Boyolali, yang tertimpa tanah longsor, Jumat (7/2/2020). (Istimewa/Polsek Ampel)

Solopos.com, BOYOLALI -- Tebing setinggi kurang lebih 30 meter longsor menimpa satu rumah di Dukuh Ganduman RT 004/RW 006, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Boyolali, Kamis (6/2/2020) malam.

Bagian belakang rumah milik Tukimin itu rusak parah. Bagian belakang rumah itu hanya berjarak 2 meter dari tebing. Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Ampel dan Kecamatan Gladagsari sejak Kamis siang menyebabkan tebing itu longsor.

Sosok Berjas Hujan Meninggal di Pinggir Rel Transito Solo, Diduga Tertabrak KA

Kondisi ini diperparah lantaran tebing tidak disangga akar tanaman keras. Akibat longsor itu, atap dan tembok dapur berukuran 4 meter x 5 meter itu roboh.

Tanah longsor juga menghancurkan sejumlah perabotan seperti kompor, piring, dan lemari. “Taksiran kerugian sekitar Rp30 juta,” ujar Kapolsek Ampel, AKP Margono, kepada Solopos.com, Jumat (7/2/2020).

Hujan Deras, Jl. Slamet Riyadi Purwosari Solo Tergenang

Pada Jumat, sejumlah sukarelawan dan aparat Polsek Ampel langsung turun bekerja bakti membersihkan reruntuhan bangunan. Keluarga Tukimin masih tinggal di rumah tersebut karena bagian depan rumah tidak rusak.

“Rumah masih bisa ditinggali karena yang rusak hanya bagian belakang,” terang Kapolsek.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten