Tawon Renggut Nyawa 3 Warga Klaten, Ratusan Sarang Dimusnahkan

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Tiga orang menjadi korban keganasan tawon di Klaten selama dua tahun terakhir. Mereka tersengat hingga meningal dunia.

Sementara itu, Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten sejauh ini menerima 390 laporan permintaan pemusnahan sarang tawon. Anggota unit Damkar Klaten, Farizal Efendi, mengatakan selama 2017 ada 300 permintaan penanganan sarang tawon.

Sementara hingga Januari 2018 ada 90 permintaan penanganan sarang tawon yang masuk ke Damkar Klaten. “Pada 2017 itu sudah tertangani semua sementara yang 2018 sudah separuh tertangani,” kata Fendi saat berbincang dengan Solopos.com, Jumat (27/4/2018).

Dari jumlah kejadian itu, tiga orang yakni dua orang anak-anak  dan satu orang dewasa meninggal dunia lantaran tersengat tawon dari sarang yang sudah terlampau besar. Mereka meninggal dunia lantaran banyaknya sengatan tawon.

“Pada 2017 itu ada dua orang meninggal dunia dan 2018 ada satu orang. Biasanya tersengat lebih dari delapan sengatan dan penanganan awal tidak langsung dibawa ke rumah sakit,” urai Fendi yang juga koordinator tim operasi tangkap tawon (OTT) Unit Damkar.

Penanganan sarang tawon masih terkendala minimnya personel serta peralatan. Selama ini penanganan dilakukan dengan memanfaatkan peralatan seperti blower untuk mengisap tawon dari sarangnya. Proses penanganan dilakukan saat malam hingga dini hari. Dalam sehari, Damkar menangani tiga sarang tawon dari laporan yang diterima.

Unit Damkar sudah berkoordinasi dengan petugas Linmas desa agar mereka ikut terlibat penanganan awal. Soal munculnya kelompok masyarakat yang menawarkan jasa penanganan sarang tawon, Fendi menjelaskan hal itu sangat membantu namun ia mengingatkan soal jaminan keselamatan saat penanganan.

“Linmas desa dan pemangku desa sudah kami koordinasikan agar bisa menangani sejak awal ketika diketahui ada sarang tawon yang masih kecil. Untuk kelompok-kelompok masyarakat yang menangani sarang tawon sebenarnya sangat membantu tetapi kami mengimbau agar lebih memperhatikan faktor keamanan jangan sampai si penolong malah jadi yang ditolong,” katanya.

Terkait bermunculannya sarang tawon berukuran besar dua tahun belakangan ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berencana melakukan penelitian. Dari pengamatan awal, jenis tawon yang bermunculan dengan sarang raksasa itu memiliki nama latin Vespa affinis.

Ciri khas tawon itu berwarna gelap dan memiliki sabuk berwarna kuning pada bagian perut. Tawon tersebut bersifat predator serta pengendali hama pertanian, salah satunya memangsa ulat.

Peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Hari Nugroho, mengatakan tim dari LIPI akan mulai intensif meneliti tawon di Klaten pada Agustus 2018. Hari mengatakan penelitian itu salah satunya dengan memasang perangkap tawon untuk mengurangi populasi jika ratu tawon bisa terperangkap.

Selain itu, LIPI juga akan mengidentifikasi siklus hidup tawon tersebut. Hasil penelitian bakal menjadi rekomendasi untuk pengendalian populasi tawon.

“Harapan kami nanti ada rekomendasi pengelolaannya untuk mengontrol populasi. Kalau pemusnahan itu yang ditakutkan justru ada ledakan hama karena tidak ada predator yang memangsa hama-hama tanaman,” katanya.



Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Rusak Gembok, Pasutri di Ponorogo Mencuri di Toko Dua Kali

Pasangan suami ini dua kali berturut-turut mencuri di sebuah Toko di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.