Warga bercengkerama di Wisata Kaliguwo, Dusun Kaliguwo, Pulutan Kulon, Wuryantoro, Wonogiri. (Solopos-Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI — Desa-desa di Kabupaten Wonogiri berlomba-lomba mengembangkan potensi wisata sejak beberapa tahun terakhir, tak terkecuali Desa Pulutan Kulon di Kecamatan Wuryantoro.

Pemerintah Desa Pulutan Kulon bersama warga menyulap kawasan dam di Dusun Kaliguwo RT 002/RW 006 menjadi tempat wisata keluarga sejak awal tahun ini. Tempat wisata itu dinamai Wisata Kaliguwo. Dam tersebut memiliki air berlimpah yang keluar dari mata air di dalam goa di bawah perbukitan. Airnya tak pernah kering meski kemarau panjang seperti sekarang.

Air di Wisata Kaliguwo Wonogiri cukup jernih sehingga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi lebih dari 80 keluarga. Di bagian tengah dam dibangun jembatan dari bambu.

Lokasi tersebut dipayungi pohon trembesi berusia ratusan tahun yang sangat rindang. Alhasil, siapa pun yang berada di lokasi tak akan kepanasan. Semilir angin membuat Anda betah berlama-lama di lokasi.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pulutan Kulon, Sudarno, saat ditemui solopos.com, belum lama ini, menyampaikan sejak dibuka untuk umum awal tahun ini sudah cukup banyak orang mengunjungi Wisata Kaliguwo.

Mayoritas pengunjung merupakan kelompok warga dari suatu lembaga atau instansi, seperti kelompok ibu-ibu dan taman pendidikan Alquran (TPA). Mereka menggelar senam bersama atau kegiatan lainnya. Belum lama ini terdapat kelompok TPA yang menggelar jambore.

“Tempat wisatanya belum jadi sepenuhnya. Saat ini kami belum menarik retribusi karcis masuk. Paling hanya menarik biaya parkir. Masih banyak hal yang kami kerjakan,” kata Sudarno.

Pemerintah Desa (Pemdes) bersama warga sudah memiliki konsep pengembangan Wisata Kaliguwo Wonogiri. Konsep itu seperti di dam akan dibangun tempat terbuka seperti joglo, sedangkan di dam akan diberi ikan. Selain itu, kawasan sekitarnya akan dibangun selter pedagang.

Perbukitan ditata sedemikian rupa untuk taman bunga dan wahana mancakrida. Di dekat mulut goa dibangun spot swafoto dengan memanfaatkan batang pohon trembesi yang telah mati.

Sudarno meyakini jika tempat wisata telah dibangun secara keseluruhan tak akan kalah indah dengan tempat wisata alam di desa lain. Ke depan Wisata Kaliguwo akan dikelola Badan Usaha Milik (BUM) Desa Pulutan Kulon dengan bekerja sama dengan warga.

“Tempat wisata ini dibangun masyarakat secara swadaya. Tahun ini kami belum menggelontorkan dana desa. Rencananya baru tahun depan. Nilainya berapa tergantung kondisi keuangan desa dan hasil musdes [musyawarah desa],” imbuh Sudarno.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten