Sekda Jateng, Sri Puryono, memberikan semangat kepada atlet pelajar bela diri tarung derajat di Hotel Plaza, Semarang, Selasa (27/8/2019). (jatengprov.go.id)

Solopos.com, SEMARANG — Tarung derajat Jawa Tengah (Jateng) membidik target lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang digelar di Papua. Namun sebelum memenuhi target itu, atlet bela diri tarung derajat Jateng harus melewati rintangan yang dihadapi pada Pra-PON di Jawa Barat, November nanti.

Hal itu disampaikan Pembina Pengurus Tarung Derajat Jateng, Sri Puryono, kepada ratusan atlet pelajar pada acara Coaching Clinic Atlet Pelajar Jateng di Hotel Plaza, Kota Semarang, Selasa (27/8/2019).

“Tugas kita dalam waktu dekat ini lolos Pra-PON 2019 dan melaju ke PON 2020. Ini yang penting, jangan sampai semua semangat tapi enggak lolos. Tancapkan niat untuk membela Jateng. Saya hadir untuk kualifikasi dan saya harus menang, setelah menang ikut PON,” ujar Sri yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng itu.

Sri mengatakan PON 2020 yang digelar di Papua bukan hanya ajang kejuaraan olahraga tingkat nasional. Ajang itu juga menjadi sarana merekatkan keutuhan NKRI. Oleh karenanya, atlet dari berbagai cabang olahraga harus tampil semangat, tertib, teratur, dan menjaga sportivitas.

Kepada 229 atlet tarung derajat kelahiran di bawah tahun 2001 itu, Sri juga meminta untuk memberikan yang terbaik saat tampil pada Pra-PON 2020.

“Terus bersemangat dalam memberikan yang terbaik untuk Jateng,” imbuh pria asal Sragen itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten