Tarif Parkir CFD Solo Mahal, Ini Respons Dishub

Begini respons Dishub Solo soal tarif parkir di kawasan CFD yang mahal dan dikeluhkan warga.

 Suasana pembukaan perdana CFD di Jl Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, setelah libur panjang akibat pandemi Covid-19, Minggu (15/5/2022). (Solopos.com/Afifa Enggar Wulandari)

SOLOPOS.COM - Suasana pembukaan perdana CFD di Jl Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, setelah libur panjang akibat pandemi Covid-19, Minggu (15/5/2022). (Solopos.com/Afifa Enggar Wulandari)

Solopos.com, SOLO — Tarif Parkir di kawasan CFD yang mahal dan dikeluhkan warga akan ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Kota Solo, Yulianto Nugroho, saat dihubungi Solopo.com, pada Minggu (22/5/2022). Mestinya, tarif parkir tetap mengacu pada Perda (Peraturan Daerah), dan tidak boleh ditetapkan secara sembarangan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Untuk tarif parkir tetap mengacu kepada Perda yang berlaku dengan zona yang sudah ditetapkan, baik roda dua ataupun roda empat, jadi tidak bisa ada perubahan seenaknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Dishub akan memberikan pembinaan kepada petugas parkir, guna mengantisipasi kejadian yang sama saat event tertentu.

“Dari kejadian ini ke depan akan diberikan pembinaan kepada para petugas parkir khususnya pada saat event CFD untuk mematuhi ketentuan yg berlaku,” ujarnya.

Sejumlah warga mengeluhkan tarif parkir saat car free day (CFD) yang digelar pada hari Minggu (22/5/2022).

 

Tarif Parkir CFD Solo Mahal

Mereka yang datang saat CFD harus membayar Rp3.000 untuk memarkir sepeda motor mereka. Padahal dalam karcis parkir yang diberikan, tertulis Rp2.000 untuk sekali parkir.

Desty, salah satu warga yang datang saat CFD mengeluhkan hal tersebut. Ia memarkir motornya di daerah Lapangan Sriwedari, menurutnya ini cukup membingungkan, karena tarif parkir yang tidak sesuai antara yang tertulis dengan yang ditagihkan.

“Iya, saya tadi bayar ongkos parkirnya Rp3.000 sebenarnya juga tidak apa-apa. Cuman karena karcisnya tertulis Rp2.000 ya saya jadi bingung mengenai tarif parkirnya berapa sebenarnya,” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi kepada Nofik, yang memarkir kendaraannya tidak jauh dari Jalan Bhayangkara. Ia juga ditagih ongkos parkir sebesar Rp3.000.

“Saya tadi bayar Rp3.000 tapi dikasih karcis Rp2.000 jadi bingung sebenarnya untuk bayar parkir saat CFD ini harusnya berapa. Kami juga sedikit keberatan kalau tarifnya segitu,” terangnya.

 

Zonasi Parkir

Menurut laman resmi Pemerintah Kota Solo, Surakarta.go.id, ada penjelasan detail terkait pembagian zonasi parkir di Kota Solo beserta besarannya dalam Perda Kota Solo nomor 9 tahun 2011.

Ada tiga zona parkir yang berlaku di Solo, yakni zona C, D, dan E dengan tarif yang berbeda-beda.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Solo sudah memberi tanda zonasi parkir tersebut. Para juru parkir (jukir) juga sudah dibagi dan diberi seragam serta karcis parkir yang sesuai dengan zonasi.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

PPDB SMA Solo: Laweyan Tak Ada Kelas Virtual, Ini Alasan Disdik Jateng

Disdik Jateng mengaku belum ada kelas virtual untuk para calon siswa di Kecamatan Laweyan, Solo, yang tidak memiliki SMA negeri, apa alasannya?

Cadas! Nyanyi Di Sukoharjo, Eks Vokalis Boomerang Panjat Tiang 15 Meter

Penyanyi rock kawakan eks vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, melakukan aksi tak biasa saat manggung di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Minggu (3/7/2022).

Disdik Jateng: Tak Ada Zonasi Khusus PPDB Pasar Kliwon-Laweyan Solo

Disdik Jateng memastikan tidak ada zonasi khusus untuk wilayah kecamatan yang tidak memiliki SMA negeri seperti Pasar Kliwon dan Laweyan, Kota Solo, pada PPDB tahun ini.

Geramnya Gibran Soal Pelecehan Seksual JKT 48: The Park Itu Bukan Solo!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan klarifikasi ihwal penyebutan Solo sebagai lokasi insiden pelecehan seksual yang dialami personel JKT48 saat konser.

Alasan Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Inilah alasan di balik pernyataan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang menyebut Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Soal Pilpres 2024, Rudy Solo: Golek Presiden Angel, Nganggo Mitos Wae

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mendoakan Ketua Umum DPP PDIP agar mempercayai mitos dalam menentukan capres di pilpres 2024.

Rumus Otak-Atik Gatuk Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8

Inilah rumus otak-atik gatuk ala Rudy yang dengan lantang menyebut Ganjar Pranowo sebagai presiden kedelapan RI.

Bermalam di Jl. Mayor Kusmanto Demi Jaga Lapak Jualan di CFD Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan PKL hanya diperbolehkan menempati kawasan paving di kedua sisi Jl. Mayor Kusmanto.

Lantang! Rudy Solo: Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memprediksi Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Warga Sragen Meninggal Tak Wajar: Mayat Sujud Tapi Kepala Masuk Ember

Warga Sragen diduga meninggal secara tak wajar karena posisi mayatnya seperti sujud, namun kepalanya berada di dalam ember di kamar mandi.

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.