Target Golkar 2024: Rebut Suara di Kandang Banteng!

Henry mengingatkan agar setiap kader Golkar bekerja lebih keras dan cerdas untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar.

Sholahuddin Al Ayyubi - Solopos.com
Kamis, 9 Desember 2021 - 04:00 WIB

SOLOPOS.COM - Plt Ketua LKI DPP Partai Golkar, Henry Indraguna (pakai jaket Golkar), saat berkunjung ke Kelurahan Sriwedari, Solo, belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA – Partai Golkar menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi di DPR, DPRD maupun DPRD Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Tengah pada Pemilu 2024 nanti.

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Henry Indraguna mengungkapkan Partai Golkar saat ini tengah memperkuat basisnya di Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali Jawa Tengah.

Henry menjelaskan bahwa DPD Jawa Tengah kini tengah melakukan konsolidasi pada akar rumput. Dia optimistis perolehan suara dan kursi Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2019 lalu, terulang kembali pada Pemilu 2024 nanti.

“Insya Allah jika Tuhan berkehendak kita pasti bisa kembalikan menjadi milik Beringin seperti waktu itu zaman kejayaan Golkar,” tutur Henry dalam keterangan resminya yang dikutip Bisnis di Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Selain itu, dia juga mengatakan pihaknya sudah mengaktifkan mesin Partai Golkar untuk mendukung penuh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menang pada Pemilu 2024.

Henry mengingatkan agar setiap kader Golkar bekerja lebih keras dan cerdas untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar.

Baca Juga: Pilpres 2024, Politikus Golkar Solo Sebut Partainya Siap Hadapi PDIP 

“Lebih loyal dan militan kepada perjuangan partai sehingga rating Golkar saat ini akan terus semakin meningkat begitu juga popularitas Ketum Airlangga Hartarto yang juga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Taufiqurrahman, memastikan partainya siap berhadapan langsung alias head to head dengan PDIP pada Pilpres 2024 mendatang. Ia menyebut saat ini Partai Golkar terus mempersiapkan menghadapi event demokrasi lima tahunan itu.

Agenda Pemilu Presiden atau Pilpres 2024 memang masih tiga tahun lagi. Namun dinamika politik menuju pesta akbar demokrasi di Tanah Air itu semakin menghangat dipicu manuver politik sejumlah kandidat capres.

Terbaru, pertarungan Pilpres 2024 diprediksi akan terjadi antara dua pasangan saja, yaitu pasangan capres-cawapres yang diusung oleh koalisi PDIP melawan pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif