Target Golkar 2024: Rebut Suara di Kandang Banteng!

Henry mengingatkan agar setiap kader Golkar bekerja lebih keras dan cerdas untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar.

 Plt Ketua LKI DPP Partai Golkar, Henry Indraguna (pakai jaket Golkar), saat berkunjung ke Kelurahan Sriwedari, Solo, belum lama ini. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Plt Ketua LKI DPP Partai Golkar, Henry Indraguna (pakai jaket Golkar), saat berkunjung ke Kelurahan Sriwedari, Solo, belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA – Partai Golkar menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi di DPR, DPRD maupun DPRD Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Tengah pada Pemilu 2024 nanti.

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Henry Indraguna mengungkapkan Partai Golkar saat ini tengah memperkuat basisnya di Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali Jawa Tengah.

Henry menjelaskan bahwa DPD Jawa Tengah kini tengah melakukan konsolidasi pada akar rumput. Dia optimistis perolehan suara dan kursi Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2019 lalu, terulang kembali pada Pemilu 2024 nanti.

“Insya Allah jika Tuhan berkehendak kita pasti bisa kembalikan menjadi milik Beringin seperti waktu itu zaman kejayaan Golkar,” tutur Henry dalam keterangan resminya yang dikutip Bisnis di Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Selain itu, dia juga mengatakan pihaknya sudah mengaktifkan mesin Partai Golkar untuk mendukung penuh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menang pada Pemilu 2024.

Henry mengingatkan agar setiap kader Golkar bekerja lebih keras dan cerdas untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar.

Baca Juga: Pilpres 2024, Politikus Golkar Solo Sebut Partainya Siap Hadapi PDIP 

“Lebih loyal dan militan kepada perjuangan partai sehingga rating Golkar saat ini akan terus semakin meningkat begitu juga popularitas Ketum Airlangga Hartarto yang juga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Taufiqurrahman, memastikan partainya siap berhadapan langsung alias head to head dengan PDIP pada Pilpres 2024 mendatang. Ia menyebut saat ini Partai Golkar terus mempersiapkan menghadapi event demokrasi lima tahunan itu.

Agenda Pemilu Presiden atau Pilpres 2024 memang masih tiga tahun lagi. Namun dinamika politik menuju pesta akbar demokrasi di Tanah Air itu semakin menghangat dipicu manuver politik sejumlah kandidat capres.

Terbaru, pertarungan Pilpres 2024 diprediksi akan terjadi antara dua pasangan saja, yaitu pasangan capres-cawapres yang diusung oleh koalisi PDIP melawan pasangan yang diusung koalisi Partai Golkar.

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini: 24 Januari 1848 Mulai Penambangan Emas di California

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 24 Januari.

Menpan RB: Pemda Jangan Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Tjahjo menegaskan larangan bagi instansi pemerintah untuk merekrut tenaga honorer tersebut juga telah diatur dalam peraturan pemerintah.

Pemerintah Bakal Rekrut Lebih Banyak PPPK Daripada PNS

Formasi CPNS akan ditiadakan penerimaannya pada tahun 2022.

TNI: Poster Babe Haikal Isi Pengajian di Yonif Raider Hoaks

Yonif Para Raider 502/UY telah meminta Tim Ustadz Babe Haikal untuk menghapus poster tersebut guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

Yusuf Mansur: Tak Salat Aja Boleh Minta, Masak yang Salat Tidak Boleh

Yusuf Mansur mengatakan tidak ada yang salah jika seseorang menunaikan salat untuk meminta rezeki kepada Allah SWT.

Setor Rp12 Juta, Mimpi Umi Nginap di Hotel Yusuf Mansur Tak Kesampaian

Perempuan yang kini berusia 77 tahun itu adalah salah pengagum Ustaz Yusuf Mansur.

Iran akan Punya Hak Suara Lagi di PBB Setelah Tunggakan Dilunasi Korsel

Iran akan mendapatkan kembali hak suaranya di PBB setelah Korea Selatan (Korsel) membayar tunggakan iuran Tehran ke badan dunia itu.

+ PLUS Pembangunan Kawasan Inti Ibu Kota Baru Masih Menunggu Alokasi Biaya

Realisasi pembangunan infrastruktur di kawasan inti ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur masih menunggu alokasi anggaran dan perintah Presiden Joko Widodo. Seluruh lahan bakal lokasi ibu kota baru adalah tanah negara.

Tak Peduli Bisnis, Umi Sepuh Hanya Ingin Nginap di Hotel Yusuf Mansur

Umi tertarik ikut investasi karena ingin merasakan tidur di hotel yang saat itu dikampanyekan Yusuf Mansur milik umat Islam dan untuk jemaah haji.

Tak Menuntut Yusuf Mansur, Umi Sepuh Pilih Curhat kepada Allah

Umi tertarik ikut investasi karena ingin merasakan tidur di hotel yang saat itu dikampanyekan Yusuf Mansur milik umat Islam dan untuk jemaah haji.

5 Mobil Arteria Dahlan Pakai Pelat Nomor Sama, Apa Sanksinya?

Mempunyai pelat mobil ganda dapat dikenai sanksi penilangan bahkan pemalsuan identitas, karena setiap kendaraan memiliki plat nomor berbeda.

5 Mobil Ini Tidak Dilaporkan Anggota DPR Arteria Dahlan ke KPK

Meskipun diakui miliknya, 5 mobil tersebut tak dimasukkan dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Desember 2019.

+ PLUS SAFEnet Luncurkan Platform Pengaduan Pelanggaran Hak-Hak Digital

Mengakses Internet dengan aman dan nyaman adalah hak asasi setiap orang. Negara harus memenuhi hak itu. Perlindungan data pribadi menjadi bagi penting dari pemenuhan hak asasi digital warga negara.

Puspo Wardoyo: Sedekah & Investasi Yusuf Mansur Rugikan Umat

Pengusaha Wong Solo Group, Puspo Wardoyo, menilai apa yang dilakukan Ustaz Yusuf Mansur terkait investasi dan sedekah merugikan umat.

Dikhianati Soal Mobil, Puspo Wardoyo Dendam ke Ustaz Yusuf Mansur?

Puspo Wardoyo menilai apa yang dilakukan Ustaz Yusuf Mansur terkait sedekah dan investasi itu menyesatkan serta merugikan umat.

+ PLUS "Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Yayasan VinFuture yang berbasis di Hanoi, Vietnam, memberikan penghargaan kepada para ilmuwan di dunia yang berprestasi bagi kemanusiaan. Penentuan ilmuwan penerima hadiah diputuskan sebuah komite khusus.