Tanya Jawab Seputar Covid-19 (Bagian II): Corona Bisa Ditularkan Lewat Udara?
Ilustrasi pakai masker (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Kasus pasien positif corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Muncul berbagai pertanyaan mengenai penyebaran virus ini, salah satunya apakah corona bisa ditularkan lewat udara?

Ada berbagai pertanyaan yang muncul mengenai penyebaran virus ini misal apakah dapat ditularkan dari orang yang tidak bergejala sakit sampai penularan dari udara.

Berikut sejumlah question and answer atau tanya jawab seputar virus corona sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), covid19.kemkes.go.id, Senin (16/3/2020).

Apakah Covid-19 dapat ditularkan dari orang yang tidak bergejala sakit?

Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala Covid-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya.

Sekolah di Solo Libur 14 Hari, Hampir Semua Agenda Ditunda Gara-Gara Corona 

Namun, banyak orang yang teridentifikasi Covid-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit.

Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan periode penularan atau masa inkubasi Covid-19. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

Apakah virus penyebab Covid-19 dapat ditularkan melalui udara?

Tidak. Hingga saat ini penelitian menyebutkan bahwa virus penyebab Covid-19 ditularkan melalui kontak dengan tetesan kecil (droplet) dari saluran pernapasan. Jadi sejauh ini belum ada bukti bila corona bisa ditularkan melalui udara.

Bisakah manusia terinfeksi Covid-19 dari hewan?

Covid-19 disebabkan oleh salah satu jenis virus dari keluarga besar Coronavirus, yang umumnya ditemukan pada hewan. Sampai saat ini sumber hewan penular Covid-19 belum diketahui, para ahli terus menyelidiki berbagai kemungkinan jenis hewan penularnya.

Bisakah hewan peliharaan menyebarkan Covid-19?

Saat ini, belum ditemukan bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus Covid-19. Namun, akan jauh lebih baik untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan.

Ternyata Ini Foto Asli Soeharto Naik Nmax

Kebiasaan ini dapat melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah antara hewan peliharaan dan manusia.

Berapa lama virus ini bertahan di permukaan benda?

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti berapa lama Covid-19 mampu bertahan di permukaan suatu benda, meskipun studi awal menunjukkan bahwa Covid-19 dapat bertahan hingga beberapa jam, tergantung jenis permukaan, suhu, atau kelembaban lingkungan.

Taman Wonderia Semarang Kata Gadis Indigo Tak Pernah Sepi

Namun, disinfektan sederhana dapat membunuh virus tersebut sehingga tidak mungkin menginfeksi orang lagi. Membiasakan cuci tangan dengan air dan sabun, atau hand-rub berbasis alkohol, serta hindari menyentuh mata, mulut atau hidung (segitiga wajah) lebih efektif melindungi diri Anda.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho