Tantangan Agus Yuwono: Persis Solo Banyak Dihuni Muka Baru!

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Agus Yuwono benar-benar mendapat tantangan besar dalam menyusun kekuatan Persis Solo musim ini. Bagaimana tidak, mayoritas rekrutan sang pelatih sejauh ini adalah muka baru yang butuh waktu untuk beradaptasi dengan skema permainan tim. Rata-rata pemain lama yang dipertahankan pun bukanlah pemain inti di musim lalu.

Bisa dibilang, pelatih asal Malang ini bakal membentuk tim yang benar-benar baru untuk mengarungi persaingan Liga 2 2019. Rekrutan anyar nan berpengalaman seperti striker Ugik Sugiyanto dan kiper Sukasto Effendi diyakini hampir pasti mendapatkan slot pemain inti. 

Demikian halnya Hapidin yang bakal dipercaya mengisi pos gelandang serang menyusul kemampuannya menyayat dari sisi sayap. Aroma baru di lini tengah bakal bertambah apabila Ilhamul Irhaz sepakat berlabuh ke Persis.

Praktis di lini tengah hanya tersisa Tegar Hening Pangestu sebagai muka lama yang berpeluang besar menjadi pemain inti. Oky Derry memang bisa dipasang di gelandang bertahan, tapi posisi idealnya adalah bek sayap. Di posisi itu pun dia masih harus bersaing dengan pemain muda Persis, Dedi Tri Maulana yang mengincar posisi pemain inti di musim keduanya bersama Persis. 

Di posisi jantung pertahanan, duet anyar Susanto dan Jodi Kustiawan perlu membuktikan diri mampu sekuat karang seperti Asyraq Ghufran dan Ikhwan Ciptady yang memilih hijrah ke PSS Sleman. Berkat ketangguhan Asyraq dan Ikhwan, Persis menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit kedua di fase grup Liga 2 musim lalu (16 gol). 

Jodi diprediksi tinggal menghitung hari bergabung dengan Persis lantaran sudah mengikuti tes medis. Adapun mantan pemain PSIM Jogja, Crah Angger, bakal menjadi kompetitor sepadan bagi Andreantono Oriza di sektor bek sayap apabila resmi menerima pinangan Laskar Sambernyawa. Andreantono resmi kembali ke Persis setelah musim lalu sempat membela PSIR Rembang dan PSIK Kendal. 

“Perombakan besar-besaran tim tentu ada keuntungan dan kerugiannya. Namun kami melihat hal ini justru bisa menjadi ajang pembuktian sejauh mana tangan dingin coach Agus,” ujar perwakilan Surakartans, Adith, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (23/2/2019).

Adith menyebut membangun chemistry dan kesolidan tim bakal menjadi tantangan terbesar pelatih musim ini. Menurutnya, tak mudah membentuk kerja sama tim seusai perombakan total. “Tidak bisa instan. Namun kami percaya coach Agus bisa memberikan yang terbaik. Sudah saatnya dia lepas dari bayang-bayang pelatih sebelumnya.”

Agus Yuwono dalam sebuah kesempatan mengatakan butuh tiga sampai empat tahun bagi sebuah tim untuk membangun skuat yang padu. Eks Pelatih Perseru Serui itu mengaku bakal memanfaatkan waktu persiapan yang ada untuk memoles kolektivitas tim. “Dengan banyaknya pemain baru idealnya persiapan sekitar empat bulan. Kami akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.” (Chrisna Chanis Cara/JIBI)

Berita Terkait

Berita Terkini

Terjaring Razia, 10 Motor Knalpot Brong Dibawa ke Satlantas Karanganyar

Sebanyak 10 kendaraan berknalpot brong ditertibkan oleh Satlantas Polres Karanganyar saat Operasi Patuh Candi 2021

Kabar Tukul Arwana Terbaru, Sudah Mulai Respons Tapi Butuh Istirahat

Tukul Arwana mulai merespons, tapi belum 100 persen sadar dan sudah bisa gerakan beberapa anggota tubuh

Setelah Land Rover, Giliran Triumph Keluarkan Seri James Bond

Menyusul Land Rover, pabrikan motor Inggris Triumph mengeluarkan edisi James Bond.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

Mahasiswa UNS Bikin Sabun Kertas, Inovasi Saat Pandemi

Sabun kertas ciptaan mahasiswa UNS ini menawarkan kepraktisan membersihkan tangan, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Anjing dan Kucing Disuntik Vaksin di Kota Solo

74 Ekor anjing dan kucing diberi suntikan vaksin oleh Dispartan Kota Solo.

Hadapi Persis Solo, Pemain AHHA PS Pati Diminta Jaga Salat

Putra Siregar mengingatkan para pemain AHHA PS Pati menjaga salat lima waktu dan ibadah sebagai bekal melawan Persis Solo.

Ingin Balas Dendam Dukun Penggandaan Uang, Jerat Hukum Upal Didapat

Niat balas dendam karena tertipu dukun penggandaan uang malah membuat pria Sragen terjerat hukum karena kepemilikan upal atau uang palsu.

Tampil Pukul 21.00 WIB, PSIM Jogja Butuh Adaptasi Main Malam

PSIM Jogja harus menyesuaikan diri dengan kondisi lampu dan rumput karena akan tampil pada pukul 21.00 WIB.

Soal Mandalika, Mick Doohan: Saya Takut Bedakan Balapan atau Liburan

Mantan juara dunia MotoGP, Mick Doohan komentari Sirkuit Mandalika bikin bingung bedakan balapan atau liburan.

Buat Penyuka Pedas, Berani Coba Botok Mercon Mbah Wiro?

WM Bothok Mercon Mbah Wiro di timur Jembatan Gawan perbatasan Tanon-Sidoharjo, Sragen, cukup populer di kalangan pecinta kuliner pedas.

Preview Persis Solo vs AHHA PS Pati: Motivasi Tinggi Laskar Sambernyawa

Latihan taktik dan strategi khusus sudah disiapkan tim pelatih Persis Solo untuk mengalahkan AHHA PS Pati FC.

Huawei Luncurkan Tablet Edisi Anak Harga Rp2 Jutaan

Tablet khusus anak harga Rp2 jutaan diluncurkan oleh Huawei.

Ini Tantangan Lulusan ITNY Menjelang Revolusi Industri 5.0

Mahasiswa lulusan ITNY menghadapi sejumlah tantangan dan peluang menjelang Revolusi Industri 5.0.

Besok Liga 2 Dimulai, PT LIB Gelar Tumpengan di Stadion Manahan Solo

PT LIB juga memastikan Stadion Manahan siap untuk menghelat pembukaan Liga 2 2021 sekaligus sebagai venue Grup C.

Bimsalabim! Lahan Tidur Di Jangglengan Sukoharjo Disulap Jadi Produktif

Pemerintah Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter mengoptimalkan lahan tidur di sekitar rawa-rawa untuk ditanami holtikultura.