Tutup Iklan

Tanpa Komando, Pasukan Pemburu Ikan Serbu Saluran Dam Colo

Warga serbu saluran air Dam Colo, Sukoharjo, untuk memburu ikan di saat saluran ditutup untuk pemeliharaan irigasi.

Solopos.com, SUKOHARJO – Video berikut menggambarkan ramainya warga yang berbondong-bondong turun ke saluran air Dam Colo. Mereka seperti pasukan yang menenteng berbagai jenis alat untuk menangkap ikan.

Pasukan tanpa komando ini rutin sigap dan siap turun ke saluran walau harus berangkat setelah subuh. Dan berikut adalah pemadangan Dam Colo dan saluran terusan Dam Colo, Senin (11/10/2021) di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.

Baca Juga: Upwelling Sebabkan Ribuan Ikan di Waduk Mati, Begini Penjelasan Pakar!

Aksi pasukan tanpa komando ini menyusul penutupan saluran Dam Colo dalam rangka pemeliharaan saluran irigasi. Saat seperti itu diangkap warga saat yang tepat untuk menangkap ikan.

Ada ikan wader, gabus hingga patin yang mereka buru. Mereka membekali berbagai jenis peralatan menangkap ikan mulai jala, jarring lingkar, jarring pukat hingga bubu. Bahkan sebagian membawa alat setrum ikan yang dipanggul di punggung.

Hasil tangkapan ikan dijual kepada masyarakat atau pedagang ikan di pasar tradisional. Apabila mampu menangkap ikan dalam jumlah besar, mereka bisa mengantongi uang ratusan ribu rupiah.

Baca Juga: Dijuluki Predator, Benarkah Ikan Toman Seperti di Waduk Mulur Lebih Ganas dari Piranha?

Biasanya, hasil tangkapan ikan itu dijual Rp10.000 per kilogram-Rp15.000 per kilogram. Selama proses penutupan pintu saluran air Dam Colo, aparat TNI-Polri dan SAR Sukoharjo turut mengawasi masyarakat yang mencari ikan.

Anggota SAR Sukoharjo disebar di sejumlah lokasi di sepanjang saluran air Dam Colo. Mereka berulang kali memeringatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas mencari ikan.

Baca Juga: 3.000 Liter/Hari Limbah Ciu Dibuang ke Bengawan Solo via Kali Samin

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan yang terjadi saat momentum penutupan pintu saluran air Dam Colo.


Berita Terkait

Berita Terkini

Berpacu dengan Debit Air, Tim SAR Temukan Jasad Korban Longsor

Tim Basarnas dan SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban longsor talut di tebing Sungai Siwaluh, Karanganyar.

Dua Tanda Jacksen Tiago Merapat ke Persis Solo

Dua hal yang dikait-kaitkan sebagai tanda Jacksen F Tiago merapat ke Persis Solo.

Mahasiswa UNS Solo Pelajari Efisiensi Reproduksi Kambing Perah

Mahasiswa UNS Solo dan peternak di Sragen belajar efisiensi reproduksi kambing ternak.

Keturunan Pedagang Sebut Hik Bukan Akronim

Versi keturunan pedagang kuliner tradisional, Hik bukan sebuah akronim.

Bangunan Baru Pasar Legi Solo Sudah 99%

Pembangunan Pasar Legi Solo disebut telah mencapai 99%.

Bebatuan Candi Dikeruk dengan Ekskavator di Klaten

Bebatuan candi yang diduga belum terdaftar benda cagar budaya dikeruk ekskavator dalam kegiatan pembangunan objek wisata umbul di Gondangjetis, Tulung, Klaten.

Jelajah Bangunan Tua Klaten dengan Wisata Jip

Wisata baru di Klaten, jelajah bangunan tua dengan menunggang jip tua.

Gasak Kabel Internet 2 Ton, 3 Pemuda Ditangkap 5 Buron

Tiga pemuda ditangkap terkait kasus pencurian kabel jaringan internet.

Kado Menyambut Ultah ke-76 Ratu Keroncong Waldjinah

Penghargaan untuk Ratu Keroncong Waldjinah dalam panggung 25 Tahun Endah Laras Berkarya.

Duh Lagi! Dukun Pengganda Uang Berulah di Wonogiri

Polres Wonogiri mengungkap kasus penipuan berkedok dukun penggandaan uang.

Berdiameter 3 Meter, Pohon Asem Berusia Dua Abad Diyakini Angker

Pohon asem setinggi 25 meter disebut angker oleh warga serta dikisahkan pernah tumbang dan berdiri lagi dengan sendirinya.

Rektor UNS Solo Dampingi Polisi Umumkan Tersangka Kasus Diklat Menwa

Rektor UNS Solo dampingi polisi umumkan tersangka kasus Diklat Menwa Jagal Abilawa.

Rektor UNS Janji Bongkar Kasus Diklat Menwa, Termasuk Kasus 2013

Komitmen Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho terhadap kasus kekerasan di dalam kampus.

Diskusi Batik Kuno: Selvi Bicara, Dua Nenek Ini Asyik Sendiri

Selvi Ananda bicara dalam acara diskusi tentang batik kuno.

Terjun ke Jurang 30 Meter di Sragen, Mobil Avanza Ringsek

Toyota Avanza ringsek setelah terjun ke jurang sedalam 30 meter di Sragen.