Tanggga Gunung Lawu Dibangun dari Cemoro Kandang, Panjangnya 12 Km

Anak tangga menuju ke puncak Gunung Lawu bakal dibangun dari jalur pendakian Cemoro Kandang sepanjang 12 km.

 Pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Tawangmangu, sebelum penerapan PPKM Darurat beberapa waktu lalu. (Istimewa/ Sukarelawan)

SOLOPOS.COM - Pintu masuk jalur pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Tawangmangu, sebelum penerapan PPKM Darurat beberapa waktu lalu. (Istimewa/ Sukarelawan)

Solopos.com, KARANGANYAR — Rencana pembangunan anak tangga menuju ke puncak Gunung Lawu oleh Pemkab Karanganyar dimulai pada tahun ini. Infrastruktur ini dibuat untuk mencegah pendaki tersesat.

Kabarnya, anak tangga itu akan dibangun sampai ke puncak gunung setinggi 3.265 mdpl. Peletakan batu pertama proyek tersebut dilakukan pada 17 Agustus 2018.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Pembangunan tersebut merupakan proyek corporate social responsibility (CSR) perusahaan dan perorangan yang peduli terhadap Gunung Lawu. Jika proyek ini terwujud, maka anak tangga di Gunung Lawu itu diklaim menjadi yang pertama di dunia.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan anak tangga sampai ke puncak gunung yang hendak dibangun di gunung bernama asli Wukir Mahendra itu adalah yang pertama di dunia.

Proyek yang rencananya dimulai pada 2018 itu mangkrak akibat pandemi Covid-19. Akan tetapi dalam waktu dekat Pemkab Karanganyar akan merealisasikan proyek tersebut.

Baca juga: Tangga ke Gunung Lawu Dibangun Agar Tak Ada Pendaki Tersesat

Yuli, sapaan akrab Bupati Karanganyar, menggambarkan tangga yang akan dibuat sampai ke puncak Gunung Lawu tidak menggunakan bahan semen. Tetapi memanfaatkan batu alam yang ditata sedemikian rupa.

Pembangunan tangga ini juga sangat berhati-hati agar tidak merusak lingkungan. Nantinya pembangunan infrastruktur ini akan menggandeng sukarelawan serta aktivis pencinta alam.

“Ini [tangga ke puncak Gunung Lawu] bisa menyelamatkan banyak orang. Tidak ada lagi yang tersesat saat mendaki Lawu,” tuturnya ketika dijumpai wartawan di Gedung DPRD Karanganyar pada Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Misteri Hargo Dalem Gunung Lawu, Tempat Paling Sakral di Tanah Jawa

Rencananya tangga menuju puncak gunung itu dibuat sepanjang 12 kilometer dari pos pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu.

Tangga Gunung Lawu itu nantinya dibuat menyusuri jalur pendakian yang sudah ada dilengkapi lampu penerangan, sehingga tidak akan merusak alam yang ada di sana.

“Tangga dibuat dengan bebatuan. Batu-batu di sekitar lokasi. Jadi tidak akan merusak alam,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Solopos Hari Ini: Optimistis Bangkit Lebih Cepat

      Bangsa Indonesia ini masih memiliki tantangan besar saat memperingati ulang tahun ke-77 Proklamasi Kemerdekaan.

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), bisa disimikan pada artikel ini.

      Proyek Simpang Joglo Solo, Mulai Hari Ini Jl Kol Sugiyono Jadi Searah

      Mulai hari ini, Selasa (16/8/2022), Jl Kolonel Sugiyono, Banjarsari, Solo, berlaku dua arah menyusul dimulainya pekerjaan pemasangan pilar jembatan rel layang Simpang Joglo.

      Terus Berkurang, Kebo Bule Keraton Solo Kini Tinggal 15 Ekor

      Jumlah kebo bule milik Keraton Solo kini tinggal 15 ekor menyusul kematian empat ekor kerbau ikon kirab malam 1 Sura itu dalam waktu kurang dari sebulan terakhir.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 16 Agustus 2022, Pagi Sudah Hujan

      Prakiraan cuaca Sragen hari ini, Selasa (16/8/2022), hujan akan turun sejak pagi dan meningkat intensitasnya di malam hari.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 16 Agustus 2022, Berawan dan Hujan

      Hujan ringan masih akan mewarnai prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Sukoharjo Selasa Ini: Awan Tebal Sore, Hujan Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Selasa (16/8/2022).

      Cuaca Boyolali Selasa Ini, Hujan Ringan Sore hingga Malam Hari

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Selasa (16/8/2022), tersaji secara lengkap dalam artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Solo Selasa 16 Agustus, Hujan Bergeser ke Malam Hari

      Prakiraan cuaca Kota Solo akan hujan pada Selasa (16/8/2022) malam.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Selasa Ini: Gerimis Pukul 19.00 WIB

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Selasa Ini: Gerimis Malam

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Selasa 16 Agustus 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Target Pendapatan Daerah 2022 Naik Rp8 Miliar, Pemkot Solo Genjot Pajak

      Hasil kesepakatan Pemkot dan DPRD Solo, pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2022 dinaikkan senilai Rp8 miliar.

      Sambut HUT RI, Warga dan Eks Napiter Boyolali Heboh Lomba Mancing Mania

      Seratusan warga Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, serta stakeholder pemerintahan di kecamatan setempat menggelar lomba memancing disertai pengibaran bendera dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI dan meningkatkan nasionalisme di desa setempat, Minggu (14/8/2022).

      Warga Solo Mau Ikut Pawai Pembangunan 2022? Buruan Daftar di Link Ini

      Pemkot Solo mengadakan Pawai Pembangunan memperingati HUT ke-77 RI pada Jumat (19/8/2022), masyarakat umum bisa ikut berpartisipasi sebagai peserta.

      Bak Model, Puluhan ODGJ Ikut Fashion Show di Griya PMI Peduli Solo

      Puluhan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ penghuni Griya PMI Peduli di Mojosongo, Solo, bergaya bak model di acara fashion show memeriahkan HUT RI.