Tanggap Darurat Rob Pekalongan sampai 17 Juni

Pemkot Pekalongan menetapkan status tanggap darurat rob atau limpasan air laut ke daratan selama 14 hari, mulai 4 Juni hingga 17 Juni 2020.

 Genangan air rob di salah satu kawasan Kota Pekalongan. (Antara-Kutnadi)

SOLOPOS.COM - Genangan air rob di salah satu kawasan Kota Pekalongan. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, PEKALONGAN — Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menetapkan selama 14 hari status tanggap darurat rob atau limpasan air laut ke daratan. Tanggap darurat di Pekalongan itu diterapkan mulai 4 Juni hingga 17 Juni 2020.

"Rob terjadi hampir merata di Kecamatan Pekalongan Utara sejak awal Juni 2020 dan hingga kini rob belum surut," kata Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz di Pekalongan, Jateng, Kamis (4/6/2020).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Polisi Banyumas Cokok Pelaku Pencabulan 2 Perempuan Cilik

Ia mengatakan rob telah menyebabkan 7.700 warga terdampak. Bahkan, 250 orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Beberapa hal menyebabkan rob semakin tinggi dan status tanggap darurat dipandang perlu diterapkan di Pekalongan. Pertama, jebolnya tanggul di Sungai Meduri. Kedua, gelombang tinggi yang menyebabkan air laut melimpas ke jalan dan permukiman. Terakhir, Sungai Gabus dan Kalibanger yang airnya meluber ke perumahan warga.

Koordinasi Pemprov Jateng

Saelany mengatakan penetapan status tanggap darurat rob Pekalongan untuk memudahkan penghitungan anggaran penanganan, serta menyiapkan sarana dan prasarananya. Langkah pemkot saat ini, kata dia, berkoordinasi dengan Gubernur Jateng agar penanganan pembangunan tanggul secara permanen serta membantu mengintervensi pemerintah pusat untuk pembangunan di Kota Pekalongan.

MUI Jateng Izinkan Ibadah di Masjid, Tapi Cuma di Zona Hijau

"Pemkot telah meminta Pemprov Jateng dan pemerintah pusat mengkaji kembali. Penanganan ke depannya, kami ingin pembangunannya permanen atau tetap," katanya.

Pemkot mengapresiasi seluruh instansi yang telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai komunitas. Pemkot Pekalongan bersama BPBD menggandeng Pekalongan Tanggap, Pekalongan Peduli, dan Pekalongan Rescue yang telah membantu mengevakuasi warga terdampak rob, Polri, dan TNI.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.

      Korban Cabut Laporan, Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga Disetop

      Pratu RW, anggota TNI di Salatiga yang menjadi korban pengeroyokan lima preman mencabut laporannya ke polisi.

      45 Perempuan di Jateng Jadi Korban KDRT, Paling Banyak dari Semarang

      Sebanyak 45 perempuan di Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam kurun dua tahun terakhir.

      Bolos, 6 Siswa Terjaring Operasi Satpol PP saat Nongkrong di Warung

      Sebanyak enam siswa di Kota Salatiga, Jawa Tengah terjaring operasi pelajar yang dilakukan Satpol PP pada Kamis (6/10/2022).

      Banyak WP Nunggak, Piutan Pajak di Semarang Capai Rp590 Miliar

      Piutang pajak di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sejak 2017 mencapai Rp590 miliar.

      4 Budaya asli Jepara Diusulkan Jadi Warisan Tak Benda, Ini Ragamnya

      Pemerintah Kabupaten Jepara mendaftarkan empat karya budaya sebagai warisan budaya tak benda, salah satunya seni ukir macan kurung.

      BNN Jateng Sita Aset Bandar Narkoba, Ada Rumah di Semarang

      BNN Provinsi Jawa Tengah atau Jateng menyita sebuah rumah di kawasan Green Wood, Kota Semarang, yang merupakan aset milik bandar narkoba.

      Dahsyat Letusan Paku Tanah Jawa Gunung Tidar, Konon Kubur Candi Borobudur

      Letusan Gunung Tidar, sang paku Tanah Jawa diduga pernah menimbun Candi Borobudur selama ratusan tahun, bukan Gunung Merapi.

      Patut Dicoba, Ini 4 Rekomendasi Tempat Kuliner Kepala Manyung di Semarang

      Berikut rekomendasi empat tempat kuliner yang menyajikan kepala ikan manyung di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

      Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam

      Pemerintah Kota Semarang berencana membangun kawasan Kecamatan Semarang sebagai pusat wisata sejarah Islam.

      BNN Jateng Sita Rumah di Semarang Diduga Hasil Bisnis Narkoba

      BNN Provinsi Jawa Tengah menyita sebuah rumah di Perumahaan Greenwood, Kota Semarang karena diduga dibeli dari uang hasil bisnis narkoba.

      Berawal dari Penelitian, Dosen UKSW Bikin Batik Motif Matematika Bernama Odema

      Salah seorang dosen Matematika di UKSW Salatiga, Dr. Hanna Arini Parhusip, menggagas batik inovasi matematika yang diberi nama Odema.

      Serunya Anak-Anak KB, PAUD, TK Gugus Kartini Membatik di Bukit Cinta Semarang

      Ratusan siswa KB, PAUD, dan TK Gugus Kartini Banyubiru, Kabupaten Semarang mengikuti Ecoprint Batik Festival di Bukit Cinta pada Rabu (5/10/2022).

      Anies Capres, Nasdem Semarang Optimistis Perolehan Suara Terkerek

      DPD Nasdem Kota Semarang yakin perolehan suara partainya di Kota Semarang pada Pemilu 2024 akan terkerek menyusul penunjukkan Anies Baswedan sebagai capres.

      Ini Jadwal dan Daftar Agenda Wisata di Jateng pada Oktober 2022

      Berikut daftar dan jadwal agenda atau event wisata yang berlangsung di seluruh Jawa Tengah atau Jateng sepanjang Oktober 2022.