Tanah Tiba-Tiba Longsor Timpa Rumah, 4 Warga Tertimbun

Peristiwa tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu merobohkan dua rumah dengan korban sebanyak sembilan orang.

 Tempat kejadian longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2022). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor)

SOLOPOS.COM - Tempat kejadian longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2022). (ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor)

Solopos.com, BOGOR – Empat warga Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tertimbun tanah longsor akibat hujan deras pada Sabtu (21/5/2022) petang.

Peristiwa tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu merobohkan dua rumah dengan korban sebanyak sembilan orang. Lima korban di antaranya berhasil selamat yaitu Hilman, Fitri, Adit, Abay dan Ama.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Sementara empat korban lainnya tertimbun material longsor dengan identitas Uum, 70, Duduh, 43, Eneng, 24, dan Nafis, 4. Uum sudah berhasil dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia.

“Kami masih berusaha untuk evakuasi secara manual menggunakan cangkul. Tim masih di lapangan untuk evakuasi. Sejauh ini, satu korban tertimbun berhasil dievakuasi,” ,” ungkap Penata Bencana Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam di sela-sela evakuasi.

Baca Juga: Hujan Lebat, Sejumlah Dusun di Ngargoyoso Diterjang Tanah Longsor

Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan proses pencarian tiga korban tertimbun. Meski hujan sudah mulai reda di tempat kejadian perkara (TKP) tapi kurangnya pencahayaan membuat proses pencarian terhambat.

Kapolsek Cigombong-Cijeruk, Kompol Sumijo menjelaskan para korban longsor tersebut yaitu satu keluarga.
Satu korban meninggal yang berhasil dievakuasi merupakan kepala keluarganya.

Baca Juga: Tertimpa Tanah Longsor, 1 Warga Wonosobo Luka Berat

“Yang meninggal itu kepala keluarga. Istrinya terselamatkan karena bisa lompat dia. Anaknya masih tertimbun dan neneknya. Jadi yang masih dievakuasi ini tiga orang,” tambahnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Indonesia Butuh Cetak Biru Pedagogi Digital

      + PLUS Indonesia Butuh Cetak Biru Pedagogi Digital

      Indonesia membutuhkan cetak biru pedagogi digital. Kebutuhan ini urgen berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pendidikan pada masa pandemi Covid-19. Pandemi kini telah masuk tahun ketiga.

      Berita Terkini

      Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J

      Komnas HAM menyebut Ferdy Sambo telah mengakui bahwa dirinya sebagai aktor utama pembunuhan Brigadir J.

      Hybrid Bank Jadi Strategi BRI di Tengah Era Digitalisasi

      Konsep hybrid bank agar mampu melayani seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok negeri di era transformasi digital.

      Istri Ferdy Sambo Berpotensi Jadi Tersangka? Begini Jawaban Polri

      Hotman Paris Hutapea mempertanyakan status hukum istri Ferdy Sambo, apakah Putri Candrawathi berpotensi menjadi tersangka?

      Kasus Pelecehan Disetop, Akankah Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka?

      Setelah kasus dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J disetop, akankah istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi berpotensi jadi tersangka?

      Solopos Hari Ini: Serbuan Gombal Impor

      Kementerian Perdagangan (Kemendag) membakar baju bekas impor senilai Rp9 miliar hasil pengawasan selama Juni 2022-Agustus 2022.

      Kabareskrim: Tidak Ada Pelecehan saat Brigadir J Ditembak

      Kabareskrim menyatakan tidak ada pelecehan seksual saat Brigadir J ditembak.

      Sejarah Hari Ini: 13 Agustus 1961, Pembangunan Tembok Berlin Dimulai

      Berbagai macam peristiwa penting dan bersejarah dari tahun ke tahun terjadi pada 13 Agustus.

      Jerman Tolak Paspor Indonesia, Ini Masalahnya

      Kedutaan Jerman menolak memberikan visa karena paspor Indonesia tidak memenuhi syarat ketentuan internasional.

      Koalisi PKB-Gerindra Dinilai Tak Cerminkan Aspirasi Pemilih PKB

      Manuver politik PKB dan Gerindra bukan berdasarkan kecenderungan aspirasi pemilih PKB maupun massa NU yang menjadi basis konstituennya.

      Dua Kali Kalah Tetap Nyapres, Prabowo: Pejuang Jatuh Itu Biasa

      Dua kali kekalahan Prabowo tersebut terjadi saat ia berkompetisi dengan Joko Widodo pada Pilpres 2014 dan 2019.

      Kasus Ferdy Sambo dan Satgassus Merah Putih yang Dibubarkan Kapolri

      Satgassus Merah Putih tim yang dibentuk di era Kapolri Tito Karnavian tahun 2016 untuk menangani kasus-kasus besar.

      Pengamat: Ratu Kalinyamat Kode Megawati untuk Pencapresan Puan

      Dukungan Megawati tersebut sebagai sinyal nyata bahwa PDIP akan mengusung Puan Maharani.

      Kasus Pelecehan Disetop, Istri Ferdy Sambo Terancam Jerat Pidana

      Bareskrim memastikan berdasarkan pemeriksaan tim khusus bentukan Kapolri tidak ada peristiwa pidana dalam dua laporan polisi tersebut.

      Marah ke Sambo, Istri Hendra Kurniawan: Suami Saya Hancur Seketika

      Isteri Hendra Kurniawn, Seali Syah menjerit atas nasib yang dialami suaminya melalui akun Instagram, @sealisyah.

      Kena Bully, Ketua Kompolnas Benny Mamoto Malu Dibohongi Ferdy Sambo

      Benny Mamoto menjadi bahan perundungan publik beberapa hari lalu karena salah menyimpulkan terkait kasus penembakan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

      Kasus Disetop, Tidak Ada Pelecehan Seksual terhadap Istri Ferdy Sambo

      Penghentian penyelidikan karena tidak ditemukan unsur pidana dalam laporan kasus tersebut.