Tanah Tiba-Tiba Ambles, Warga Mayungan Klaten Terperosok ke Dasar Sumur

Sukisno, 79, warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen berhasil diselamatkan tim gabungan setelah tercebur sumur sedalam 13 meter, Minggu (25/9/2022).

Minggu, 25 September 2022 - 20:13 WIB Penulis: Taufiq Sidik Prakoso Editor: Ponco Suseno | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Petugas gabungan mengevakuasi Sukisno, 79, warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen yang tercebur sumur di rumahnya, Minggu (25/9/2022). (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)

Solopos.com, KLATEN — Sukisno, 79, warga Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen berhasil diselamatkan tim gabungan setelah tercebur sumur sedalam 13 meter, Minggu (25/9/2022). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB.

Awalnya, Sukisno berniat ke kamar mandi. Saat berjalan di dekat sumur, tiba-tiba tanah yang diinjak ambles. Sukisno lantas  terperosok hingga masuk ke dasar sumur.

Pria itu lantas berteriak meminta tolong dan didengar oleh istrinya, Rukajah, 71. Wanita itu lantas memanggil warga lainnya.

Saat warga mendekati sumur, Sukisno meminta diturunkan tangga. Lantaran terlampau dalam, warga meminta bantuan ke Damkar Klaten dan Polsek Klaten Utara.

Tim Damkar, SAR, PMI, BPBD, dan sukarelawan desa bersama Polsek Klaten Utara mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban. Sukisno berhasil dievakuasi dari dasar sumur sekitar pukul 16.05 WIB.

Baca Juga: Waduh! 200 Keluarga di Jambakan Klaten Masih Terdampak Krisis Air Bersih

“Korban masih hidup, mengalami luka pada kaki kanan dan tangan kiri lecet. Korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans,” kata Kapolsek Klaten Utara, AKP Sugeng Handoko, Minggu.

Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino, mengatakan kedalaman sumur sekitar 13 meter dengan diameter sekitar 1 meter.

“Proses evakuasi tidak mengalami kendala,” kata dia.

Baca Juga: Musim Kemarau, 4 Desa di Lereng Merapi Klaten Ini Mulai Minta Dropping Air

Salah satu anggota SAR Klaten, Agus Santosa, menjelaskan proses evakuasi menggunakan teknik high angle rescue techniques atau evakuasi korban di medan terjal.

“Kendalanya pada kondisi medan yang sempit dan sumur yang rawan longsor dan rapuh,” jelas Agus.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Kaesang-Erina Ziarah ke Makam Raja Mangkunegara, Juru Kunci: Minta Izin Resepsi 2 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Dukung Program Kantin Cumi, Pengantin di Karanganom Klaten Tebar Ikan di Sungai 25 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Tips Petani Muda Sukses: Niat Dahulu, Nekat Kemudian 34 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Sesuaikan Survei KHL, Serikat Pekerja di Boyolali Tetap Usulkan UMK Rp3 Jutaan 40 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Kronologi Mobil Nyungsep di Saluran Irigasi Sukoharjo Gegara Google Maps 45 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Rahasia Pindang Kambing Mbah Sinem Wonogiri Sering Ludes dalam Waktu 2 Jam 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Fenomena Efek Wali Kota Gibran, Warga Luar Solo Ramai-Ramai Sambat 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Ibu Negara Iriana Test Food Kuliner Pernikahan Kaesang-Erina 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tambang Ilegal di Klaten Merusak Ekosistem Gunung Merapi 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Ada Peran Sunan Pandanaran di Balik Tradisi Pembuatan Gerabah Melikan Klaten 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Romantis, Erina Terus Gandeng Tangan Kaesang Saat Ziarah di Astana Mangadeg 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Penyerapan APBD Boyolali Baru 80-an Persen, Sekitar 35 OPD Belum Maksimal 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Mantap! Penghasilan Petani Milenial Sragen Ini Capai Rp10 Juta/Bulan 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pakai Google Maps, Mobil Ayla Nyungsep di Saluran Irigasi Mojolaban Sukoharjo 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Kaesang-Erina Ziarah Ke Makam Raja Mangkunegaran di Astana Mangadeg 2 jam yang lalu