Nissan Juke. (Istimewa/Nissan)

Solopos.com, JAKARTA - Produsen otomotif asal Jepang, Nissan, telah meluncurkan generasi mobil terbarunya yakni varian Nissan Juke pada selasa lalu. Mobil ini mulai dipasarkan pada bulan November tahun ini di Eropa.

Mobil ini memiliki pembaruan pada bagian eksteriornya, salah satunya body mobil yang ditambah lebih panjang 75 mm dengan dimensi keseluruhan mencapai 4210 mm. Jarak sumbu roda Nissan Juke juga mengalami pembaruan dengan 105 mm lebih panjang.

Perubahan ini dilakukan oleh Nissan setelah generasi sebelumnya mobil ini memiliki masalah pada ruang bagian belakang yang kurang lebar serta kapasitas bagasi yang terlalu kecil.

Ruang lutut belakang mobil Juke terbaru telah ditingkatkan sebesar 58 mm dan pada bagian ruang bagasi telah diperbesar hingga 20 persen menjadi 422 liter.

Generasi Nissan Juke terbaru memiliki desain yang lebih sporty daripada model sebelumnya. Pada bagian lampu menggunakan LED serta diperlebar dan melengkung pada bagian sampingnya, tetapi Nissan tetap mengusung lampu depan yang berbentuk bulat yang terpisah.

Terdapat garis hitam yang memisahkan antara kabin dan atap mobil belakang untuk memberikan kesan 'floating roof', hal ini memberikan desain Juke terbaru yang terlihat seperti mobil coupe. Serta dilengkapi dengan velg berukuran 19 inci menambah kesan sporty pada mobil ini.

Sementara pada bagian interior mobil, Nissan Juke berfokus pada dashboard mobil dengan kehadiran layar sentuh 8 inci yang dilengkapi dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto untuk memberikan kemudahan para penumpang jika mengakses menggunakan smartphone.

Nissan juga menerapkan aplikasi ConnectServices, yang berfungsi untuk mengetahui informasi mengenai kondisi mobil seperti tekanan ban serta dapat membuka kunci dari jarak jauh. Kemudian adanya teknologi terbaru seperti adaptive cruise control serta sistem peringatan blind-spot saat berkendara.

Generasi terbaru Nissan Juke akan mengusung mesin 1.0L bensin dengan tiga silinder turbocharged serta menghasilkan tenaga hingga 115 hp. Diperkirakan mesin generasi selanjutnya akan menggunakan drivetrain plug-in hybrid yang juga direncanakan oleh Renault pada seri mobil Capture.

Pihak Nissan juga tidak memiliki rencana menggantikan mesin dengan menggunakan diesel. Pelanggan akan memiliki pilihan gearbox manual dengan enam transmisi serta pilihan automatic dengan tujuh kecepatan.

Produksi mobil ini akan dimulai pada bulan Oktober dengan berfokus penjualan di pasar Eropa. Mobil ini dijual dengan harga 19.000 euro atau sekitar Rp300 juta serta untuk model yang lebih lengkap dijual seharga Rp440 juta.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten