Tambang Sirtu di Madiun Disegel karena Menunggak Pajak
Petugas Satpol PP Madiun menyegel tambang pasir dan batu di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Rabu (19/9/2018). (Madiunpos.com-AbdulJalil)

Madiunpos.com, MADIUN -- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menyegel tambang material pasir dan batu (sirtu) di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Rabu (19/9/2018). Tambang sirtu ini disegel karena menunggak pajak selama dua bulan.

Kepala Bidang ESDM Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Aris Budi, mengatakan tambang sirtu milik Dedy Sapto Pamungkas itu sudah beroperasi sekitar satu tahun lalu. Dia menuturkan tambang sirtu tersebut disegel karena menunggak pajak selama dua bulan.

Pihaknya sudah melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada pemilik lahan. Namun, pemilik lahan tidak segera melunasi tunggakan pajak tersebut.

"Pemilik lahan beralasan karena tambang sirtu itu belum menghasilkan keuntungan. Sehingga pemilik lahan tidak membayar pajak," kata dia kepada wartawan.

Aris menyampaikan penyegelan tambang sirtu ini hanya bersifat sementara. Tambang itu akan dibuka kembali setelah pemilik melunasi tunggakan pajak.

"Nanti kalau tunggakan sudah dibayar. Segel akses jalan masuk ini akan kita buka kembali," terang Aris. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Tambang Sirtu, Satpol PP Kabupaten Madiun, 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom