Tutup Iklan

Mengais Rejeki dengan Menantang Arus Sungai Bengawan Solo

Perahu tenggelam hingga kecantol kawat merupakan risiko yang biasa dihadapi para penambang pasir Sungai Bengawan Solo.

Kegiatan warga di Masaran, Sragen ini memang membutuhkan nyali. Mereka nyemplung di Sungai Bengawan Solo, menantang arus air untuk mengambil pasir dan mengangkutnya dengan perahu.

Penambang pasir di sini sudah biasa menghadapi risiko perahu tenggelam hingga terkena goresan kawat. Demi mengais rejeki, hal tersebut rela mereka lakukan.

Pasir di sini lazimnya dibeli konsumen untuk kebutuhan material pengecoran jalan. Untuk kuota satu rit atau satu truk pasir, penambang butuh mengangkut pasir 12 kali angkutan perahu dari permukaan Sungai Bengawan Solo.

Berita Terkait

Berita Terkini

Dari Kamar Mungil, Gadis Boyolali Mendulang Rejeki

Gadis di Boyolali mendulang rejeki dari dalam kamar yang mungil melalui kreativitasnya menempel barang bekas.

Urai Sampah Dibantu Lalat Bisa Hasilkan Cuan Belasan Juta Sebulan

Urai sampah dengan bantuan lalat bisa hasilkan cuan celasan juta rupiah sebulan.

Anjing dan Kucing Disuntik Vaksin di Kota Solo

74 Ekor anjing dan kucing diberi suntikan vaksin oleh Dispartan Kota Solo.

Ingin Balas Dendam Dukun Penggandaan Uang, Jerat Hukum Upal Didapat

Niat balas dendam karena tertipu dukun penggandaan uang malah membuat pria Sragen terjerat hukum karena kepemilikan upal atau uang palsu.

Parah Bejatnya! Kakek Cabuli Tetangga 7 Tahun Pakai Selang

Kakek bejat mencabuli anak tetangga dengan logam selang air di saat main ke rumahnya.

Pria 82 Tahun Meninggal Tercebur di Sumur Karanganyar

Pria tua usia 82 tahun ditemukan meninggal di dalam sumur di Karanganyar.

Koleksi Kamera Analog Jadul Bisa Jadi Ladang Investasi

Koleksi kamera jadul analog bisa dijadikan referensi dalam berinvestasi.

2 Keuntungan Beli BBM Pakai Aplikasi My Pertamina

Keuntungan pakai My Pertamina saat beli BBM, mendapat cashback dan mengurangi interaksi dengan petugas.

Rumah Kumuh di Semanggi Solo Dirobohkan

Rumah kumuh di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo dirobohkan untuk program peningkatan kualitas permukiman.

Gua Kuno di Bawah Akar Beringin di Sragen Menyimpan Kisah Pangeran Mangkubumi

Gua kuno di Masaran, Sragen, berada di bawah akar pohon beringin dan menyimpan kisah perjalanan Pangeran Mangkubumi.

3.000 Liter/Hari Limbah Ciu Dibuang ke Bengawan Solo via Kali Samin

Sehari, dua pelaku pembuangan limbah mengaku membuang 3.000 liter limbah ciu ke Kali Samin yang terhubung ke Sungai Bengawan Solo.

ESKPEDISI ENERGI 2021: Berawal dari Pesanan 5 Porsi, Bos Katering Boyolali Sukses Layani 7.000 Porsi/Hari

Bermula melayani 5-10 porsi makan siang, bos katering Boyolali ini bisa menembus kontrak pesanan hingga 7.000 porsi makananan/hari.

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Sragen Belajar di Musala

Atap kelas ambruk memaksa siswa SD di Sragen ngungsi belajar di emperan musala.

Tak Kuat Bayar Indekos, Pasutri dan 8 Anak di Sukoharjo Tinggal di Kolong Gerobak Hik

Kolong gerobak hik menjadi tempat tinggal pasutri dan delapan anak di Kartasura, Sukoharjo, sejak sewa indekos tak kuat mereka bayar.

Merasa Aman, Pencuri Laptop di Kota Solo Ini Gunakan Kostum Ojol

Pelaku pencurian laptop di indekos kawasan Jebres, Solo, mengenakan kostum ojek online atau ojol untuk menghindari kecurigaan warga sekitar.

Talang Air Raksasa "Plengkung Pitu" Siap Dijadikan Ikon Wisata Klaten

Talang air raksasa peninggalan Belanda di Sudimoro, Tulung, Klaten diberi nama Plengkung Pitu danbakal dijadikan ikon baru wisata di desa tersebut.