Tutup Iklan
Tambah Satu, Kasus Positif Covid-19 Kota Madiun Jadi 18 Orang
Ilustrasi stop Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Kota Madiun menambah satu pasien positif Covid-19, Rabu (8/7/2020), sehingga total kasus positif virus corona di wilayah setempat menjadi 18 orang.

Pasien positif Covid-19 terbaru di Kota Madiun berinisial ITA berusia 29 tahun. Pasien positif Covid-19 itu merupakan warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun, Noor Aflah, mengatakan ITA yang menjadi pasien nomor 18 mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta ke Lamongan.

Positif Covid-19, 6 Santri Pondok Gontor Datang ke Ponorogo Tanpa Rapid Test

Saat bepergian, ITA bersama mertuanya yang berstatus PDP dan seorang sopir.

"Pasien beserta mertuanya itu sempat bepergian dari Jakarta ke Lamongan pada bulan Maret lalu. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Kota Madiun pada 22 Juni lalu," kata Aflah.

Innalillahi, 2 Nakes Jatim Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Saat perjalanan ke Kota Madiun, mertua pasien nomor 18 mengalami sesak napas. Kemudian diputuskan untuk membawanya ke RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun.

"Yang mertua ini sempat menjalani perawatan selama sepekan di RSUD Dolopo. Karena tidak kunjung membaik, pihak rumah sakit kemudian melakukan tes swab terhadap ketiga orang itu," jelas dia, Rabu sore.

Pengawasan Petugas

Aflah menyampaikan dari tes swab itu telah keluar hasilnya dan ITA dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan hasil tes swab untuk mertua dan sopirnya belum keluar. Untuk pasien ITA dan mertuanya sudah dirawat di RSUD dr. Soedono Madiun.

"Untuk sopirnya masih dalam pengawasan petugas. Ini masih menunggu hasil tes swab," kata dia.

Hilang Sehari, Wanita Lansia Madiun Meninggal di Sungai

Aflah menyampaikan untuk penanganan pasien nomor 18 perlu koordinasi dengan Pemkab Madiun. Karena dari awal pasien ini dirawat di RSUD Dolopo yang berada di Kabupaten Madiun.

"Karena ITA ini warga Kota Madiun, secara otomatis kasus dilimpahkan ke Kota Madiun. Karena lintas daerah, tim saat ini terus berkoordinasi dengan Pemkab Madiun. Termasuk sejauh mana pelacakannya," jelas dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho