Tambah Satu, Empat Orang Positif Covid-19 di Karanganyar
Ilustrasi uji coba vaksin virus corona. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinkes Kabupaten Karanganyar merilis empat orang warga Karanganyar terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis (4/6/2020).

Pengelola Wisata Karanganyar Siap Buka dengan Protokol New Normal

Sehari sebelumnya, Rabu (3/6/2020), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar lewat website Informasi Covid-19 Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa tiga orang terkonfirmasi positif.

Dua orang tercatat warga Kecamatan Jaten dan satu orang warga Kecamatan Karanganyar. Dua orang berstatus tenaga kesehatan (nakes) aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Satu orang sisanya adalah istri dari lelaki yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah sembuh. Lelaki tersebut termasuk Klaster Gowa.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar sekaligus Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan pada Kamis terjadi penambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

38 ASN Karanganyar Dimutasi, Bupati Ingatkan ASN Aktif di Lingkungan

Dia tercatat warga Kecamatan Jaten. Sehingga terdapat tiga orang warga Kecamatan Jaten yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tetapi, Juliyatmono, menyampaikan satu warga tersebut tidak berdomisili di Jaten.

"Kami sudah menghubungi yang bersangkutan. Betul, KTP Kabupaten Karanganyar dan rumah di Jaten. Tetapi dia sudah tiga bulan ini bekerja di Semarang dan tidak pulang ke Karanganyar. Keluarganya berada di DIY. Jadi dia memastikan bahwa tidak ada kontak erat dengan warga Karanganyar," kata Juliyatmono saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Beda di Website

Pada kesempatan itu, Yuli, sapaan akrabnya, mengonfirmasi perbedaan data pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tertulis pada website Jateng Tanggap Covid-19 dengan website Informasi Covid-19 Kabupaten Karanganyar. Terdapat perbedaan tiga data pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Round-Up Covid-19 Karanganyar: Sempat Zero, Kasus Positif Tambah 3 Orang

Dinkes Kabupaten Karanganyar mengonfirmasi hal itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Hasilnya terjadi kesalahan memasukkan data dan nama pasien ganda. Yuli menyampaikan pencatatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, ODP, maupun PDP berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) yang digunakan untuk mendaftar ke rumah sakit.

"Yang beda tiga data itu yang satu pasien namanya dicatat dua kali. Dia dirawat di RSUD Karanganyar kemudian ditulis lagi di RSUD Moewardi. Yang dua pasien itu salah memasukkan data. Hasil rapid test dua pasien itu reaktif lalu ditulis Covid-19. Tetapi kami kontak ke rumah sakit yang bersangkutan dirawat itu hasil swab test negatif. Rumah sakit salah memasukkan data. Kami sudah konfirmasi ke rumah sakit dan provinsi dengan menunjukkan hasil swab. Dia masuk daftar PDP. Jadi sudah clear [tidak ada perbedaan data]," ungkap dia.

Suami Sembuh, Istri Alumni Ijtima Gowa Asal Jaten Karanganyar Positif Covid-19


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho