Kategori: Boyolali

Tambah Lagi! Ada 2 Klaster Covid-19 Keluarga Baru di Boyolali


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, BOYOLALI - Muncul dua klaster Covid-19 keluarga baru di Kabupaten Boyolali. Klaster keluarga tersebut berada di desa Ngaruaru, Kecamatan Banyudono dan dari Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro.

Hal tersebut diketahui lewat informasi yang diunggah di https://covid19.boyolali.go.id. Dua klaster Covid-19 keluarga tersebut muncul di awal November 2020 ini. Dua klaster tersebut muncul setelah ditemukannya kasus konfirmasi baru yang merupakan kontak erat dari kasus sebelumnya.

Simulasi PTM, SMAN 3 Solo Andalkan Kamera CCTV Untuk Pantau Jaga Jarak Antarsiswa

Selain dua klaster keluarga di Ngaruaru dan Karangjati, ada 10 klaster Covid-19 keluarga di Boyolali yang masih aktif. Perinciannya adalah Pandean, Ngemplak; klaster Selodoko, Ampel; klaster Kebonan, Karanggede; klaster Gombang, Sawit; klaster Kateguhan, Sawit; klaster Giriroto, Ngemplak; klaster Tlogolele, Selo; klaster Demangan, Sambi; klaster Pulisen, Boyolali dan klaster Siswodipuran, Boyolali.

Segera Meluncur! Video Simulasi Panduan Hajatan Dengan Protokol Kesehatan Untuk Warga Boyolali

Di sisi lain, ada 17 kasus Covid-19 baru di Kabupaten Boyolali pada Minggu (1/11/2020) dan Senin (2/11/2020). Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina.

"Pada tanggal 1 November ada 11 kasus dan 2 November ada 6 kasus. Dengan begitu total kasus konfirmasi di Boyolali sampai Senin [2/11/2020] ada 1.158 kasus. Dari jumlah itu yang dirawat ada 88 orang, isolasi mandiri ada 72 orang, selesai isolasi ada 952 orang dan meninggal 46 orang," kata dia.

Viral Video Remaja Injak Makam Pahlawan di Lampung Utara, Polisi Gerak Cepat Ciduk Pelaku

Dari data itu Ratri menyebutkan persentase kesembuhan di Boyolali mencapai 82%, dan untuk kematian 4%. Dia menyebut saat ini Boyolali masih masuk di zona risiko sedang.

Cerita Umrah di Masa Pandemi: Hanya Boleh Nginap di Hotel Bintang 5, Ongkos Nyaris Dua Kali Lipat

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi