Tutup Iklan
Tambah 4 Pasien, Kasus Positif Covid-19 Sragen Jadi 86
Ilustrasi covid-19 atau virus corona (freepik)

Solopos.com, SRAGEN – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sragen kembali bertambah empat orang menjadi 86 per Kamis (30/7/2020).

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, dr. Sri Subekti, menyampaikan tambahan empat orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu terdiri atas S, 58, warga Gondang dengan riwayat istri seorang blantik hewan.

Kemudian S, 41, warga Sumberlawang yang merupakan kontak erat dari tracing terhadap pedagang Pasar Sumberlawang, SR. Lalu S, 63, warga Sumberlawang yang merupakan kontak erat dari karyawan pabrik kayu asal Mondokan.

Pilkada Sragen 2020: Sukarelawan Sukiman-Iriyanto Berharap Dukungan PKS & Gerindra 

Bekti menyampaikan satu kasus lagi F, 12, warga Tanon, yang merupakan kontak erat K yang meninggal dunia saat masih berstatus suspect di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Selain yang positif itu juga ada yang sembuh sebanyak tiga orang, yakni HS, 29, warga Jenar yang juga pelaku perjalanan Kalimantan Timur; SF, 25, warga Mondokan, yang seorang pabrik kayu dengan kontak erat warga Solo; dan EM, 25, warga Sambungmacan yang juga pelaku perjalanan ke Kalimantan Timur,” ujar Bekti.

Selain tambahan empat orang positif, ada juga tiga orang yang sembuh dari Covid-19. Bekti menyampaikan pemulangan dua orang yang sembuh dilakukan sore hari. Bekti menyampaikan DKK tidak melakukan swab test pada Kamis.

Pengumuman! 1.912 Masjid di Sragen Boleh Gelar Salat Id Besok

Sementara itu, Kepala Desa Bedoro, Sambungmacan, Sragen, Pri Hartono, menyatakan Bedoro bebas dari Covid-19. Dia menjelaskan sebelumnya ada satu orang yang dikatakan terkonfirmasi positif Covid-19 itu ternyata negatif berdasarkan hasil swab test ulang yang turun pada Rabu (29/7/2020) malam.

“Setelah EM dilakukan swab test ulang di Kalimantan, hasilnya negatif. Demikian pula yang kontak erat dengannya juga hasilnya negatife semua. Dengan demikian Bedoro bebas Covid-19. Yang bersangkutan belum pernah dirawat sehingga tidak ada istilah sembuh mestinya,” ujarnya dalam pesan singkatnya yang disampaikan kepada Solopos.com, Kamis siang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho